Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PROFITABILITAS, LEVERAGE, LIKUIDITAS DAN PRODUKTIFITAS TERHADAP PERINGKAT OBLIGASI Titis Kurniawan, Adeka; Suwarti, Titiek
Proceeding SENDI_U 2017: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.544 KB)

Abstract

This study aims to determine the effect of profitability,leverage, liquidity, and productivity in the bond rating to non financing companies listed in Indonesian stock Exchange an is registered in the ratings of bonds issued by PT. PEFINDO period 2011-2015. In this study the sample were 163 non financing companies. The sampling method used purposive sampling with the observation period from 2011 to 2015. Relationship and (or) influence between variable is described by using multiple linier regression analysis. The result indicted that 1) Profitability had significant positive 2) Leverage had significant negative 3) Liquidity had insignificantly and Productifity had insignificant in the bond rating. Keywords : bond rating, profitability, leverage, liquidity and productivity
PENGARUH PROFITABILITAS, LEVERAGE, LIKUIDITAS DAN PRODUKTIFITAS TERHADAP PERINGKAT OBLIGASI (Perusahaan Non Keuangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia 2011-2015) Adeka Titis Kurniawan, 13.05.52.0197; Suwarti, Titiek
Students Journal of Accounting and Banking Vol 6, No 1 (2017): Vol. 6 No. 1 Edisi April 2017
Publisher : Students Journal of Accounting and Banking

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of profitability,leverage, liquidity, and productivity in the bond rating to non financing companies listed in Indonesian stock Exchange an is registered in the ratings of bonds issued by PT. PEFINDO period 2011-2015. In this study the sample were 163 non financing companies. The sampling method used purposive sampling with the observation period from 2011 to 2015. Relationship and (or) influence between variable is described by using multiple linier regression analysis. The result indicted that 1) Profitability had significant positive 2) Leverage had significant negative 3) Liquidity had insignificantly and Productifity had insignificant in the bond rating.Keywords: Bond Rating, Profitability, Leverage, Liquidity and Productivity
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI PERAWAT DALAM MELAKUKAN PAP SMEAR (Literature Review) Ruth Suantika, Putu Inge; Hermayanti, Yanti; Kurniawan, Titis
KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): JURNAL KEPERAWATAN
Publisher : LPPM BSI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.506 KB)

Abstract

ABSTRAK Kanker serviks merupakan penyebab kematian tertinggi pada wanita. Perawat (wanita) merupakan salah satu pihak yang berisiko mengalami kanker serviks. Disisi lain, upaya pencegahan melalui deteksi dini dengan pemeriksaan kanker serviks diketahui efektif menurunkan angka kejadian kanker serviks. Meski demikian, partisipasi masyarakat termasuk petugas kesehatan dalam melakukan pap smear masih rendah. Dengan demikian menjadi penting menelaah lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang berkontribusi terhadap partisipasi perawat dalam melakukan pap smear. Telaahan literature ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap partisipasi perawat dalam melakukan pap smear. Telaah literature ini dilakukan terhadap hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal elektronik baik dalam bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris serta diterbitkan dalam tahun 2009-2016. Penelaah melakukan pencarian literature dimaksud melalui mesin pencari ProQuest, PubMed, google scholar dengan menggunakan kata kunci factor related, nurse, pap test dan cervical cancer. Dari literature tersebut ditemuukan 14 artikel yang memenuhi kriteria. Dari keseluruhan literature tersebut didapatkan bahwa faktor pengetahuan dan keyakinan merupakan faktor yang paling berhubungan dengan partisipasi perawat dalam melakukan pap smear. Pengetahuan yang rendah akan berhubungan dengan rendahnya perilaku pap smear pada peRawat. Demikian pula dengan faktor keyakinan dalam diri individu perawat. Adanya persepsi mengenai kerentanan dan hambatan menjadi faktor utama dalam membentuk keyakinan perawat untuk melakukan pap smear. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan keyakinan memiliki hubungan terhadap perilaku perawat dalam melakukan pap smear. Keyword: faktor, kanker serviks, pap smear, perawat.
PENGARUH MOTIVASI INTERNAL DAN EKSTERNAL TERHADAP DIABETES SELF MANAGEMENT DI WILAYAH KECAMATAN GOMBONG KABUPATEN KEBUMEN Ernawati, Ernawati; Setiawati, Elsa Pudji; Kurniawan, Titis
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 1, No 2 (2015): Volume 1 Nomor 2 Desember 2015
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.863 KB) | DOI: 10.24198/jsk.v1i2.13005

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit kronik, oleh karena itu peran self-management sangat penting dalam perawatan maupun pencegahan komplikasi. Salah satu faktor yang mempengaruhi diabetes self management yaitu motivasi. Tujuan menganalisis dimensi kebutuhan dan keyakinan yang menggambarkan motivasi internal, menganalisis dimensi penghargaan dan harga diri yang menggambarkan motivasi eksternal, menganalisis dimensi diet, aktivitas fisik, pemeriksaan rutin, konsumsi obat, perawatan kaki yang menggambarkan diabetes self management,  menganalisis pengaruh motivasi internal dan eksternal terhadap diabetes self management. Penelitian kuantitatif korelasional,dilaksanakan 12 Februari s.d 6 Juni 2015 di Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, sampel 92 responden, teknik proporsional sampling, pendekatan cross sectional. Menggunakan kuesioner karakteristik demografi, Treatment Self-Regulation Questionnaire (TSRQ), The Summary of Diabetes Self Care Activities (SDSCA).  Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan software Smart-PLS. Hasil menunjukkan dimensi kebutuhan (0,989), keyakinan (0,989) mampu menggambarkan motivasi internal, dimensi penghargaan (0,925), harga diri (0,800) mampu menggambarkan motivasi eksternal. Dimensi diet, aktivitas fisik, pemeriksaan rutin, konsumsi obat,  perawatan kaki mampu menggambarkan diabetes self management. Ada pengaruh signifikan motivasi internal dan eksternal (t-statistik = 3,799 ; 3,117), memberikan pengaruh sebesar 43,10% terhadap diabetes self management (R²=0,431). Motivasi internal dan eksternal berpengaruh terhadap diabetes self management. Penting bagi perawat komunitas untuk melakukan pengkajian dan mengoptimalkan sumber motivasi internal dan eksternal dalam diabetes self management.                                 Kata kunci : Diabetes Mellitus Tipe 2, Diabetes Self Management, Motivasi Eksternal,  Motivasi Internal
PENGARUH TERAPI AKUPRESUR TERHADAP KADAR GULA DARAHPADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE IIDI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RS Tk II dr. SOEDJONO MAGELANG Masithoh, Robiul Fitri; Ropi, Helwiyah; Kurniawan, Titis
Journal Of Holistic Nursing Science Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.763 KB)

Abstract

Pengendalian kadar gula darah pada pasien diabetes melitus (DM) tipe II merupakan komponen penting dalam pengendalian komplikasi. Pengendalian kadar gula darah dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu self  management dan terapi komplemeter (terapi akupresur). Dengan demikian penting dilakukan penelitian pengaruh akupresur terhadap kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi akupresur terhadap kadar gula darah pada klien DM tipe II.             Penelitian quasi eksperimen ini menggunakan pendekatan pretest and posttest with control group design dengan melibatkan 52 klien DM tipe II yang berobat di Poliklinik Penyakit Dalam RS Tk II dr. Soedjono Magelang yang diambil  secara consecutive sampling. Dua puluh enam pasien pertama masuk kelompok intervensi dan 26 pasien yang selanjutnya masuk ke kelompok kontrol.Kelompok intervensi mendapatkan terapi standar dari rumah sakit dan mendapatkan enam kali akupresur selama tiga minggu dengan pengukuran gula darah setiap sebelum dan sesudah dilakukan akupresur.Adapun kelompok kontrol menerima terapi standar dari rumah sakit tanpa dilakukan terapi akupresur, gula darah diukur pada minggu pertama dan minggu ketiga.Data dianalisis dengan uji Wilcoxon dan Mann Whitney.             Hasil penelitian menunjukkan median gula darah setelah akupresur (150,50) secara signifikan lebih rendah  dibandingkan sebelum akupresur (181 mg/dl). Adapun gula darah pada kelompok kontrol pada minggu ketiga pada post test (188 mg/dl) secara sigifikan lebih tinggi daripada kelompok intervensi. Kadar gula darah  pre test kelompok intervensi tidak berbeda secara signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol dan  lebih rendah pre test pada kelompok kontrol (p=0,833) dan kadar gula darah kelompok intervensi setelah akupresur  (p=0,031) secara signifikan menurun dibandingkan dengan kelompok kontrol dengan median (157,50 mg/dl).             Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terapi akupresur terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II , dengan demikian menjadi penting bagi pihak rumah sakit untuk memasukan unsur terapi akupresur sebagai bahan kajian dalam pengelolaan pasien diabetes melitus tipe II.
Gambaran Persepsi Mahasiswa Terhadap Perilaku Pencegahan Diabetes Mellitus di Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran Lestari, Ranti Asri; Sari, Citra Windani Mambang; Kurniawan, Titis
JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Vol 4, No 1 (2018): Vol 4, No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpki.v4i1.12345

Abstract

ABSTRAK  Perilaku pencegahan Diabetes Mellitus ditentukan oleh keyakinan dan persepsi seseorang mengenai ancaman kesehatan yang dirasakan. Gaya hidup tidak sehat yang dilakukan oleh mahasiswa cenderung dapat meningkatkan resiko terjadinya Diabetes Mellitus, sehingga perlu dilakukan upaya pencegahan Diabetes Mellitus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap perilaku Pencegahan Diabetes Mellitus. Penelitian deskriptif kuantitatif ini melibatkan 242 sampel yang ditentukan menggunakan stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Health Belief Model (HBM), yang terdiri dari 5 domain yaitu, persepsi kerentanan dan keseriusan, persepsi manfaat, persepsi hambatan, isyarat melakukan tindakan, dan self-efficacy. Data dianalisis dengan analisis deskriptif (frekuensi dan persentase). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) memiliki persepsi positif terhadap perilaku pencegahan Diabetes Mellitus. Adapun persepsi berdasarkan 5 domain didapatkan seluruh responden (100%) memiliki persepsi positif terhadap manfaat pencegahan Diabetes Mellitus, hampir seluruh responden memiliki persepsi positif terhadap kerentanan dan keseriusan (92,6%), isyarat melakukan pencegahan (98,3%), self-efficacy dalam melakukan pencegahan Diabetes Mellitus (92,6%), dan lebih dari setengah responden memiliki persepsi positif terhadap hambatan melakukan pencegahan Diabetes Mellitus (59,5%). Walaupun demikian, terdapat kurang dari setengah responden (40,5%) yang memiliki persepsi negatif terhadap hambatan, yang berarti bahwa responden tersebut merasakan adanya hambatan dalam melakukan pencegahan Diabetes Mellitus. Dapat disimpulkan bahwa seluruh responden mempersepsikan perlunya melakukan pencegahan Diabetes Mellitus. Namun, adanya hambatan dalam melakukan pencegahan Diabetes Mellitus, perlu diadakannya promosi kesehatan yang memotivasi mahasiswa untuk mengatasi hambatan yang dirasakan dalam melakukan penegahan Diabetes Mellitus.ABSTRACTUnhealthy lifestyle undertaken by students tended to increase the risk of Diabetes Mellitus, so there should be the effort to prevent Diabetes Mellitus. Prevention behaviors are determined by belief and perception about perceived of threats. This study aimed to identify student's perception towards prevention behavior of Diabetes Mellitus. This descriptive quantitative study involved 242 students were taken with stratified random sampling. Data collected by Health Belief Model (HBM) instrument that consisted of 5 domains; perceived susceptibility and severity, perceived benefits, perceived barriers, cues to action, and self-efficacy. Data analyzed with descriptive analysis (frequency and percentage). Result showed that all of respondent (100%) had positive perception towards prevention behavior of Diabetes Mellitus. The results of the perception based on 5 domains showed that all of respondent (100%) had positive perceived benefit, most of responden (92,6%) had positive perceived susceptibility and severity, cues to action (98,3%), self-efficacy (92,6%) and more than half of respondents (59,5%) had positive perceived barriers. However, less than half of respondent (40,5%) had negatively perceived barriers which indicated that respondent felt the barrier of Diabetes Mellitus prevention. To conclude, all of respondent perceived necessary to do Diabetes Mellitus prevention. Whereas, there was a barrier in Diabetes Mellitus prevention so, there should be health promotion to motivate students to overcome their perceived of the barrier to perform Diabetes Mellitus prevention
PENGETAHUAN CULTURAL COMPETENCE PADA MAHASISWA PROGRAM PROFESI NERS di BANDUNG Lumbantobing, Valentina; Susilaningsih, Fransisca Sri; Rasyiddin, Gyan; Kurniawan, Titis; Pratiwi, Atlastieka
Journal Nursing Care and Biomolecular Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.151 KB) | DOI: 10.32700/jnc.v3i2.119

Abstract

Beragamnya latarbelakang klien yang menjalani perawatan di rumah sakit menjadi salah satu alasan dimana seorang perawat wajib memiliki kemampuan dalam melakukan asuhan keperawatan dengan memperhatikan aspek budaya. Proses pembelajaran tentang keperawatan peka budaya pada tingkat akademik pendidikan keperawatan sudah diberikan pada semester satu, dan pelaksanaan pendidikan profesi ners berlangsung pada semester sembilan, maka perlu diidentifikasi lebih lanjut terkait kemampuan mahasiswa dalam malakukan asuhan keperawatan peka budaya sehingga dapat memberikan palayanan yang maksimal kepada pasien dan mencegah cultural shock pada mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi gambaran pengetahuan tentang cultural competence pada mahasiswa program profesi Ners.Rancangan penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang dilakukan pada mahasiswa program profesi Ners di Bandung. Menggunakan teknik total sampling didapatkan 266 mahasiswa dalam 3 angkatan pendidikan profesi Ners. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan yang dikembangkan oleh team trusculturan nusing depertemen keperawatan dasar. Data dianalisis menggunakan analisis distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 204 (76,69%). Pengetahuan tentang cultural competency mahasiswa program profesi Ners perlu ditingkatkan, oleh sebab itu diharapkan adanya intergrasi yang berkesinambungan antara learning outcome dan topik cultural competence pada setiap mata kuliah keperawatan yang didapatkan mahasiswa selama program pendidikan sarjana. 
PENGARUH PROFITABILITAS, LEVERAGE, LIKUIDITAS DAN PRODUKTIFITAS TERHADAP PERINGKAT OBLIGASI (Perusahaan Non Keuangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia 2011-2015) Adeka Titis Kurniawan, 13.05.52.0197; Suwarti, Titiek
Students' Journal of Accounting and Banking Vol 6 No 1 (2017): Vol. 6 No. 1 Edisi April 2017
Publisher : Students' Journal of Accounting and Banking

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of profitability,leverage, liquidity, and productivity in the bond rating to non financing companies listed in Indonesian stock Exchange an is registered in the ratings of bonds issued by PT. PEFINDO period 2011-2015. In this study the sample were 163 non financing companies. The sampling method used purposive sampling with the observation period from 2011 to 2015. Relationship and (or) influence between variable is described by using multiple linier regression analysis. The result indicted that 1) Profitability had significant positive 2) Leverage had significant negative 3) Liquidity had insignificantly and Productifity had insignificant in the bond rating.Keywords: Bond Rating, Profitability, Leverage, Liquidity and Productivity
PENGARUH PROFITABILITAS, LEVERAGE, LIKUIDITAS DAN PRODUKTIFITAS TERHADAP PERINGKAT OBLIGASI Titis Kurniawan, Adeka; Suwarti, Titiek
Proceeding SENDI_U 2017: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.544 KB)

Abstract

This study aims to determine the effect of profitability,leverage, liquidity, and productivity in the bond rating to non financing companies listed in Indonesian stock Exchange an is registered in the ratings of bonds issued by PT. PEFINDO period 2011-2015. In this study the sample were 163 non financing companies. The sampling method used purposive sampling with the observation period from 2011 to 2015. Relationship and (or) influence between variable is described by using multiple linier regression analysis. The result indicted that 1) Profitability had significant positive 2) Leverage had significant negative 3) Liquidity had insignificantly and Productifity had insignificant in the bond rating. Keywords : bond rating, profitability, leverage, liquidity and productivity
PENGARUH TERAPI AKUPRESUR TERHADAP KADAR GULA DARAHPADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE IIDI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RS Tk II dr. SOEDJONO MAGELANG Masithoh, Robiul Fitri; Ropi, Helwiyah; Kurniawan, Titis
Journal of Holistic Nursing Science Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.763 KB)

Abstract

Pengendalian kadar gula darah pada pasien diabetes melitus (DM) tipe II merupakan komponen penting dalam pengendalian komplikasi. Pengendalian kadar gula darah dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu self management dan terapi komplemeter (terapi akupresur). Dengan demikian penting dilakukan penelitian pengaruh akupresur terhadap kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi akupresur terhadap kadar gula darah pada klien DM tipe II. Penelitian quasi eksperimen ini menggunakan pendekatan pretest and posttest with control group design dengan melibatkan 52 klien DM tipe II yang berobat di Poliklinik Penyakit Dalam RS Tk II dr. Soedjono Magelang yang diambil secara consecutive sampling. Dua puluh enam pasien pertama masuk kelompok intervensi dan 26 pasien yang selanjutnya masuk ke kelompok kontrol.Kelompok intervensi mendapatkan terapi standar dari rumah sakit dan mendapatkan enam kali akupresur selama tiga minggu dengan pengukuran gula darah setiap sebelum dan sesudah dilakukan akupresur.Adapun kelompok kontrol menerima terapi standar dari rumah sakit tanpa dilakukan terapi akupresur, gula darah diukur pada minggu pertama dan minggu ketiga.Data dianalisis dengan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan median gula darah setelah akupresur (150,50) secara signifikan lebih rendah dibandingkan sebelum akupresur (181 mg/dl). Adapun gula darah pada kelompok kontrol pada minggu ketiga pada post test (188 mg/dl) secara sigifikan lebih tinggi daripada kelompok intervensi. Kadar gula darah pre test kelompok intervensi tidak berbeda secara signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol dan lebih rendah pre test pada kelompok kontrol (p=0,833) dan kadar gula darah kelompok intervensi setelah akupresur (p=0,031) secara signifikan menurun dibandingkan dengan kelompok kontrol dengan median (157,50 mg/dl). Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terapi akupresur terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II , dengan demikian menjadi penting bagi pihak rumah sakit untuk memasukan unsur terapi akupresur sebagai bahan kajian dalam pengelolaan pasien diabetes melitus tipe II.
Co-Authors Aisyah, Iis Alviani, Eka Turjanah Andini, Nathania Putri Arseda, Astuti Aushaf, Inka Fadilla Nur Bambang Aditya Nugraha Chandra Isabella Hostanida Purba Citra Windani Mambang Sari Dian Adiningsih Diva Jogina Dwi Siwi Handayani Edi Mustamsir Eka Afrima Sari Eka Afrimasari Elsa Pudji Setiawati Epi Rohaeti Ernawati Ernawati Fa'izah, Bella Nadia Fadilah, Tria Nurhayyu Fadillah, Jasmine Fasya Fauzia, Salwa Ghaida Firdaus, Rose Maryana Harun, Hasniatisari Harun, Hasniatisari Helwiyah Ropi Hesti Platini Iis Nurhayati Ikawati, Dewi Karina, Grashiva Putri Kristian Labertus Kurniawan Yudianto Kusman Ibrahim Lestari, Ranti Asri Lumbantobing, Valentina Malfa Laila Pratidina Mediawati, Ati Surya Mira Trisyani Musyaffa, Najwa Aufa Muta'aliyah, Hikmah Mutiarasani, Anjani Nentika, Rindayu Bidara Caela Nugraha Firdaus Nurfuadah, Irfani Nurrofiqoh, Malihatunnisa Nursiswati Nurwijayanti Olivia, Claudia Pebriana, Tika Rifa Luthfiyah Pratiwi, Atlastieka Puspaningrum, Sepdian Putri, Nova Belinda Putri, Silvi Riana Rahma Dewi Rahmawati, Dedah Rahmawati, Syifa Eka Rasyiddin, Gyan Reyza, Muhammad Fakhrul Risman Ariana Robiul Fitri Masithoh Rustianti Salwa, Tetalia Sandra Pebrianti Santoso, Nilam Cahya Ressawati Sari, Citra Windani Mambang Sari, Eka Afirma Sari, Nur Puspita Setiani, Haniifah Silmi, Reina Zahira Sisca Damayanti siti romadoni Siti Rosita Siti Ulfah Rifa’atul Fitri Sri Hartati Sri Hartati Pratiwi Sri Suparti Sundari, Nissa Fauziyah Susilaningsih, Fransisca Sri Taty Hernawaty Titiek Suwarti Tsauroh, Salsabila Fiqrotu Tuti Pahria Virssyani, Khansa Auliya Vitniawati, Vina Wati, Irma Widaningsih, Ida Wijayanti, Niken Ayu Wiwi Mardiah Wongchan Petpichetchian Yanti Hermayanti Yeni Yulianti Yudiana, Zahra Haurannisa Yutantri, Savitri Kartika Zahirah, Esa