Muh. Erdiansyah Taslim
Halu Oleo University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBANDINGAN METODE FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DENGAN METODE FUZZY SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING DALAM MENENTUKAN STATUS KARYAWAN KONTRAK Muh. Erdiansyah Taslim; Bambang Pramono; Jumadil Nangi; Sutardi Sutardi
semanTIK Vol 5, No 2 (2019): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.834 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v5i2.7559

Abstract

Karyawan kontrak merupakan karyawan yang hanya dipekerjakan ketika perusahaan membutuhkan tenaga kerja tambahan saja. Karyawan tidak tetap biasanya dapat diberhentikan sewaktu-waktu oleh perusahaan ketika perusahaan sudah tidak membutuhkan tenaga tambahan lagi. Karyawan Kontrak diartikan secara hukum adalah karyawan dengan status bukan Karyawan tetap atau dengan kalimat lain Karyawan yang bekerja hanya untuk waktu tertentu berdasar kesepakatan antara karyawan dengan Perusahaan pemberi kerja. Dalam penelitian kali ini penulis membandingkan dua metode yaitu Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP) dan Fuzzy Simple Additive Weighting (FSAW) dalam status karyawan kontrak menjadi karyawan tetap. Perbandingan dimaksudkan agar  mendapatkan  hasil  yang maksimal  dalam  menentukan  karyawan  yang  layak menjadi karyawan tetap, dimana metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process berlaku untuk keadaan yang tidak pasti dari pemilihan suatu obyek sedangkan metode Fuzzy Simple Additive Weighting merupakan metode penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut. Berdasarkan pengujian dan hasil penelitian perbandingan kedua metode pada sebuah  aplikasi sistem pendukung keputusan,  maka  diperoleh  sebuah  kesimpulan yaitu hasil perankingan menunjukan kesamaan antara metode Fuzzy Analitycal Hierarchy Process dan metode Fuzzy Simple Additive Weighting. Namun pada langkah perhitungan, metode Fuzzy Analitycal Hierarchy Process memiliki banyak tahapan daripada metode Fuzzy Simple Additive Weighting. Sehingga metode Fuzzy Simple Additive Weighting adalah metode yang direkomendasikan untuk digunakan pada sistem pendukung keputusan dalam menntukan status karyawan kontrak menjadi karyawan tetap.  Kata Kunci — Karyawan kontrak, FAHP, FSAW