Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integration of AHP and TOPSIS Methods for Small and Medium Industries Development Decision Making Anton Yudhana; Rusdi Umar; Aldi Bastiatul Fawait Fawait
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 6 No 5 (2022): Oktober 2022
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (898.876 KB) | DOI: 10.29207/resti.v6i5.4223

Abstract

Financial problems are one of the reasons why small and medium-sized industries (SMIs) in West Kutai have not developed optimally. Government assistance programs are one of the solutions. This program must be appropriate, so a decision-making tool is needed to help choose the right SMIs to be assisted later. The weight of the criteria was determined using the Analytical Hierarchy Process (AHP) technique, and the priority of the SMIs as the preferred proposal for the recipients of development assistance was determined using the Technique for Other Reference by Similarly to Ideal Solution (TOPSIS) approach. Labor, investment, production capacity, production value, and raw materials were used to determine the priorities of SMIs beneficiaries. Furthermore, TOPSIS prioritizes the development of alternative small and medium-sized industries with types of handicraft commodities. Integration of AHP and TOPSIS methods has been successfully used in the IKM Development Priority Determination Application, with 83.3% precision and 96.4% accuracy achieved by using a confusion matrix so that the IKM ranking can be known. The results of the study found that integration of the two methods was successfully used for Small and Medium Industries Development Decision Making.
Pengenalan Cyber Crime, Pinjaman Online (Pinjol), dan Cyber Bullying yang menjadi ancaman seriusĀ  bagi Siswa SMK Mambaul Falah Kudus Ahmad Ridwan; Widya Cholid; Wilda Rina Hasibuan; Anton Yudhana; Rusdi Umar
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (DIASYA) Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (DIASYA)
Publisher : Rumah Jurnal PT Citra Air Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71200/diasya.v2i2.261

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan tingginya penggunaan internet di kalangan remaja memberikan manfaat bagi proses pembelajaran, komunikasi, dan akses informasi. Namun, kondisi tersebut juga meningkatkan kerentanan siswa terhadap kejahatan siber, cyber bullying, serta penyalahgunaan pinjaman online ilegal. Siswa SMK Mambaul Falah Kudus, khususnya yang terbiasa menggunakan perangkat digital dan media sosial, memerlukan edukasi yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif agar mampu mengenali risiko dan menerapkan perilaku aman di ruang digital. Kegiatan Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) ini bertujuan meningkatkan literasi digital siswa melalui edukasi cyber crime, pinjaman online, dan cyber bullying. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan mitra, penyusunan materi, pre-test, penyampaian materi, diskusi studi kasus, praktik pengaturan keamanan akun digital, post-test, dan refleksi kegiatan. Peserta kegiatan adalah 30 siswa SMK Mambaul Falah Kudus. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta pada empat aspek utama, yaitu pemahaman cyber crime dari 55% menjadi 83%, cyber bullying dari 58% menjadi 86%, pinjaman online ilegal dari 50% menjadi 84%, dan keamanan digital dari 56% menjadi 85%. Peserta juga mampu mempraktikkan pengaturan privasi, two factor authentication, pemblokiran akun mencurigakan, serta langkah pelaporan ketika mengalami ancaman digital. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi literasi digital berbasis kasus dan praktik langsung dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam menggunakan internet secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.