Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peranan Pendidikan Tasawuf Santri pada Kehidupan Modern dalam Perspektif Filsafat Idealisme Kahari Kahari; Maryadi Maryadi; Endang Fauziyati
Journal of Social Research Vol. 1 No. 9 (2022): Journal Of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.607 KB) | DOI: 10.55324/josr.v1i9.220

Abstract

Latar Belakang : Pendidikan berkontribusi untuk mengembangkan kemampuan potensi dirinya sehingga menjadikan masyarakat berkualitas. Semakin jauhnya manusia modern dari visi keilahian akan menimbulkan gejala psikologis dan problem spiritual berupa kehampaan dan kegersangan spiritual dan untuk menyeimbangkan maka dibutuhkan pendidikan dengan pendekatan tasawuf. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan nilai-nilai pendidikan tasawuf diterapkan di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo, dan pendidikan tasawuf santri pada kehidupan modern dalam perspektif Idealisme. Metode : Jenis penelitian ini adalah studi kepustakaan yang diperoleh melalui sumber data sekunder dari buku, jurnal penelitian, tesis, artikel media masa, dan referensi lain yang berkaitan dengan judul penelitian dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil : Hasil penelitian yaitu nilai-nilai pendidikan tasawuf sangat ditekankan di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo karena berbanding lurus pada eksistensi Pesantren sebagai lembaga pendidikan moral Kesimpulan : Semakin jauhnya manusia modern dari visi keilahian akan menimbulkan gejala psikologis dan problem spiritual berupa kehampaan dan kegersangan spiritual dan untuk menyeimbangkan maka dibutuhkan pendidikan dengan pendekatan tasawuf.
FILSAFAT HUMANISME DAN IMPLIKASINYA DALAM KONSEP MERDEKA BELAJAR Nafiah Nur Shofia Rohmah; Ali Muckromin; Endang Fauziyati
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep merdeka belajar sesungguhnya telah dicetuskan sejak dahulu oleh Ki Hadjar Dewantara dengan pendapatnya yang menjelaskan bahwa merdeka belajar merupakan konsep tentang pendidikan yang yang didasarkan pada asas kemanusiaan. Menurutnya mendidik adalah proses memanusiakan manusia, sehingga bakat dan minat peserta didik bisa mengalami perkembangan baik. Karena filsafat merupakan keseluruhan kerangka konseptual bagi manusia, maka konsep pendidikan dapat dijelaskan sebagai implementasi pemikiran filosofis, jika pelaku pendidikan mempertimbangkan aspek filosofis sebagai dasar penciptaannya, sehingga implementasi konsep merdeka belajar dapat terlaksana secara tepat. Merdeka belajar merupakan sebuah konsep yang dalam pandangan filsafat humanisme lebih mempertimbangkan kebebasan peserta didik untuk memilih dan mengelola pengalaman belajarnya. Fokus merdeka belajar adalah sebuah konsep yang memberikan pengalaman secara langsung dalam kegiatan pembelajaran, yang memungkinkan peserta didik menjadi individu yang unik sesuai apa yang dimiliki. Tujuan pendidikan adalah menggunakan apa yang telah diperoleh peserta didik dalam pembelajaran dan menciptakan hal-hal yang baik bagi orang lain. Kata Kunci: Filsafat Humanisme, Implikasi, Konsep Merdeka Belajar.