Dholina Inang Pambudi
Ahmad Dahlan University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI SEKOLAH SIAGA BENCANA PADA SD UNGGULAN AISYIYAH BANTUL Miftachul Qoriandani; Dholina Inang Pambudi
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 7 No. 2 (2020): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.251 KB) | DOI: 10.31316/esjurnal.v7i2.753

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program SSB pada SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul berdasarkan parameter kesiapsiagaan. Jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru, siswa, karyawan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SSB SDUA berjalan sesuai dengan parameter kesiapsiagaan. Pada aspek sikap dan tindakan, terdapat pengetahuan mengenai PRB, pelaksanaan simulasi bencana, sosialisasi berkelanjutan, dan memiliki keterampilan tanggap darurat. Aspek kebijakan sekolah mendukung PRB, tersedianya akses informasi, pengetahuan dan pelatihan. Aspek perencanaan kesiapsiagaan, dibuktikan dengan adanya dokumen penilaian SSB, rencana aksi sebelum, saat dan sesudah bencana, PROTAP, sistem peringatan bencana, dan lokasi evakuasi. Aspek mobilisasi sumber daya dibuktikan dengan adanya gugus siaga bencana sekolah, pemantauan dan evaluasi yang diadakan pihak sekolah, tersedianya perlengkapan, suplai, dan kebutuhan dasar pasca bencana. Faktor pendukung program SSB SDUA yaitu SDM yang berkualitas dan instansi terkait, sedangkan faktor penghambat terkait lahan sekolah yang kurang luas dan perlengkapan kebutuhan belum memenuhi seluruh warga sekolah.Kata kunci: pengurangan risiko bencana, program SSB, Sekolah Dasar
Pengembangan Video Pembelajaran EduQuake Sebagai Media Pembelajaran Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Bagi Siswa Sekolah Dasar Maylina Hastin; Dholina Inang Pambudi
Jurnal Ilmiah Madrasah Vol 3, No 2 (2026): JIMAD (Juni-September)
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jimad.v3i2.45850

Abstract

Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap bencana gempa bumi sehingga pendidikan kesiapsiagaan bencana perlu diberikan sejak dini kepada siswa sekolah dasar. Namun, media pembelajaran kebencanaan yang menarik, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik siswa masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran EduQuake sebagai media pembelajaran kesiapsiagaan bencana gempa bumi bagi siswa sekolah dasar serta mengetahui kualitas produk berdasarkan penilaian ahli, guru, dan respon siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan model Borg and Gall yang disederhanakan menjadi tujuh tahap, yaitu : (1) Research and Information Collecting, (2) Planning, (3) Develop of Prelminary form of Product, (4) Preliminary Field Testing, (5) Main Product Revision, (6) Main Field Testing, dan (7) Operational Product Revision. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian melibatkan ahli media, ahli materi, ahli pembelajaran, satu guru, dan 18 siswa kelas IV SD Muhammadiyah Banguntapan. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran EduQuake memperoleh kategori sangat baik berdasarkan penilaian ahli media dengan skor 96, ahli materi 95, ahli pembelajaran 87, respon guru 96, dan respon siswa 93. Hasil tersebut menunjukkan bahwa video pembelajaran EduQuake memenuhi kriteria layak, praktis, dan menarik digunakan dalam pembelajaran kesiapsiagaan bencana gempa bumi bagi siswa sekolah dasar.