Tujuan penelitian ini, yaitu (1) mengeksplorasi berbagai hasil penelitian pada bangunan adat di kalimantan barat, (2) mengidentifikasi nama bangunan adat di kalimantan barat berdasarkan hasil kajian literatur, serta (3) menelaah konsep matematika yang terdapat dalam kajian etnomatematika pada bangunan adat di kalimantan barat. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis etnografi yang secara spesifik objeknya adalah bangunan adat di kalimantan barat. metode systematic literature review (slr) digunakan untuk menggali data mengenai sejumlah penelitian yang telah dilakukan terkait etnomatematika pada bangunan adat di kalimantan barat. tahapan dari penelitian slr ini yaitu, (1) merumuskan pertanyaan penelitian, (2) mencari literatur, (3) menetapkan kriteria ekslusi dan inklusi, (4) menyeleksi literatur, (5) menyajikan data, (6) mengolah data, dan (7) menarik kesimpulan. analisis data menggunakan metode slr telah menjawab ketiga tujuan penelitian. pertama, hasil telaah dari 15 artikel atau prosiding penelitian menunjukkan, sebagian besar etnomatematika yang ditemukan pada bangunan adat di kalimantan barat yaitu pada arsitektur dan ornamen rumah. sedangkan secara umum, hasil penelitian berfokus pada bangunan adat sebagai objek penelitian. kedua, hasil kajian slr pada 15 artikel atau prosiding memerinci nama bangunan adat, sebagai berikut, istana landak ismahayana, rumah tradisional suku melayu di kota sambas, rumah betang, rumah melayu, cetiya tridarma dewi samudera singkawang, rumah marga tjhia/thai buk, rumah betang ensaid panjang, rumah radakng, dan ompuk domuk ketiga, etnomatematika pada bangunan adat di kalimantan barat mengkaji beberapa materi seperti, konsep matematika dalam bidang bangun datar, bangun ruang, konsep dan perhintungan, bentuk spasial, jenis garis,bentuk proposisi,bentuk geometri,dan prinsip-prinsip matematika yang ada di budaya Kalimantan Barat.