Muhammad Gunawan Perdana
Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA BIDANG TEKNIK SIPIL DITINJAU DARI MOTIVASI KERJA (STUDI KEGIATAN PEMBANGUNAN GEDUNG RAWAT INAP RSUD H. ANSYARI SALEH BANJARMASIN) Tezar Aulia Rachman; Muhammad Gunawan Perdana
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 2 No. 2 (2017): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.518 KB)

Abstract

Produktivitas adalah sebuah tujuan atau goal yang ingin dicapai oleh suatu perusahaan baik perusahaan apapun termasuk perusahaan jasa konstruksi pada bidang teknik sipil, banyak hal yang diusahakan oleh suatu perusahaan untuk memaksimalkan peningkatan produktivitasnya melalui tenaga kerja, baik yang berupa sistem pengupahan maupun mengupayakan sarana penunjang semangat kerja lainnya. Sebagai salah satu faktor produktivitas kerja dan sekaligus mereka sebagai manusia, makhluk sosial yang tentunya mempunyai kebutuhan-kebutuhan dan keinginan, dalam melaksanakan pekerjaan didorong oleh beberapa motif atau mempunyai motivasi-motivasi kerja tertentu, keinginan-keinginan dari pekerja diharapkan dapat dipenuhi oleh perusahaan dan sebaliknya perusahaan mengharapkan para tenaga kerja berperilaku dalam bekerja menurut aturan yang telah ditetapkan sesuai dengan bidangnya. Beberapa faktor yang dapat memberikan motivasi kerja antara lain keamanan, keselamatan, jenis pekerjaan, pengupahan, pengawasan, masa depan dan lain sebagainya. Faktor-faktor tersebut di atas diteliti dari setiap tenaga kerja dan dikorelasi dengan acuan produksi kerja masing-masing, sedangkan ukuran dari produktivitas sudah merupakan acuan baku analisa satuan kerja.
ANALISA PENYEBAB KECELAKAAN LALU LINTAS JALAN A. YANI KM. 06 SAMPAI BANDARA SYAMSUDIN NOOR Muhammad Gunawan Perdana; Akhmad Gazali
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 2 No. 2 (2017): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.629 KB)

Abstract

Ruas jalan Banjarmasin - Banjarbaru mulai Km.06 Banjarmasin sampai Bandara Syamsudin Noor merupakan sigmen jalan utama di Provinsi Kalimantan Selatan, terjadi suatu kecelakaan memang tidak kita kehendaki namun dalam istilah untung tidak bisa kita raih dan rugi tidak bisa kita tolak, tetapi manusia disuruh berusaha untuk meraih untung dan mencegah rugi. Kecelakaan adalah merupakan suatu kerugian baik berupa harta dan jiwa juga penderitaan yang lama bisa terjadi cacat dalam raga manusia. Menganalisa penyebab dari kecelakaan lalu lintas adalah sebuah usaha yang harusluhur dan mulia karena kita akan dapat mengetahui sebab dari terjadinya suatu kecelakaan tersebut, pada ruas jalan A. Yani Km.06 Banjarmasin sampai Bandara Syamsudin Noor ditemukan beberapa titik rawan kecelakaan yang antara lain pada pusat keramaian atau pasar seperti di Km.07.00 – Km.07.850 Kertak Hanyar, Km.13.800 – Km.14.600 Gambut dan Km.23.600 – Km.23.900 Landasan Ulin. Pada geometrik jalan tertentu yaitu tikungan dan persimpangan yaitu pada Km.16.800 – Km.17.150 dan Km.19.700 – Km.20.500 juga pada kegiatan tertentu yang melibatkan kendaraan bermanover seperti pada jembatan timbang Km.18.800 – Km.19.600, titik rawan lalu lintas lain yaitu pada lingkungan pemukiman padat penduduk di sini menyebabkan konsentrasi pejalan kaki (Pedestrian) volumenya cukup tinggi seperti di titik Km.17.800 – Km.17.900, Km 11.00 – Km.11.150 dan Km.18.300 – Km.18.400. Tercatat banyak merugikan harta dan kehilangan jiwa dan cacat tubuh seumur hidup, faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan antara lain: kecepatan yang melampaui batas, kelelahan pengemudi/mengantuk, perilaku yang menyimpang/ugal-ugalan dan tidak terampil (walau punya SIM) serta tidak punya SIM.