Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Awal Risiko Kecelakaan Seaplane Pada Bandar Udara Perairan Ade Ratih Ispandiari; Ibnu Fauzi; Dewi Kartikasari; Siti Sadiah; Nurul Shabrina; Nanda Itohasi Gutami
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 6 No 2 (2022): G-Tech, Vol. 6 No. 2 Oktober 2022
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.634 KB) | DOI: 10.33379/gtech.v6i2.1682

Abstract

negara. Pergerakan seaplane selama proses keberangkatan dan kedatangan menggunakan bandar udara perairan. Fase penerbangan meliputi phase standing dan taxiing, approach dan landing, en route dan take off. Setiap  aktivitas operasi  penerbangan tidak  lepas dari resiko. Oleh karena itu, identifikasi awal resiko kecelakaan pada seaplane di bandar udara perairan perlu dilakukan. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan faktor resiko yang mempegaruhi keamanan dan keselamatan Seaplan di bandar udara perairan. Data yang digunakan bersumber dari Aviation Safety Network. Teknik analisa menggunakan metode analisis statistik dan cause Effect. Dari data tahun 2000 – 2020 tercatat 374 kecelakaan seaplane. Fase approach dan landing yang tertinggi sebesar 141 kecelakaan, enroute sebesar 114 kecelakaan, Take Off sebesar 76 kecelakaan dan Standing dan Taxiing sebesar 30 kecelakaan. Penyebab kecelakaan terbesar karena kehilangan kendali seaplane sebesar 122 kecelakaan.
Estimasi Enterance Surface Dose (ESD) pada Mata, Kelenjar Tiroid, dan Kelenjar Parotis pada Pemeriksaan Dental Panoramic di Rumah Sakit Universitas Andalas Nabila Fauzi Syafitri; Dian Milvita; Dewi Kartikasari
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.3.385-391.2024

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang estimasi Enterance Surface Dose (ESD) pada mata, kelenjar tiroid, dan kelenjar parotis pada pemeriksaan dental panoramic di Rumah Sakit Universitas Andalas. Dental Panoramic menggunakan sinar-X untuk memperoleh citra rahang atas dan bawah. Dalam pelaksaan prosedur ini, sumber sinar-X berputar setengah lingkaran di sekitar kepala pasien yang mengakibatkan sebagian radiasi sinar-X terhambur pada beberapa bagian lain dari tubuh pasien. Oleh karena itu penting untuk mengetahui perkiraan dosis yang diterima oleh pasien terutama beberapa organ kritis yang ada di sekitar kepala. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan nilai Entrance Surface Dose (ESD) dan dievaluasi berdasarkan rekomendasi Safety Series No 115 IAEA. Pengambilan data dilakukan pada 9 pasien dewasa yang menjalani prosedur dental panoramic. Pemilihan sampel terbatas pada 9 pasien dikarenakan pertimbangan kriteria pasien berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan keterbatasan data historis yang tersedia untuk penelitian ini. Hasil pengukuran nilai ESD tertinggi terdapat pada kelenjar parotis untuk ketiga variasi IMT dengan ESD rata-rata sebesar 0,1559 mGy untuk kategori kurus, 0,4044 mGy untuk kategori normal, dan 0,1361 mGy untuk kategori gemuk. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa radiasi yang diterima oleh kelenjar parotis lebih besar dibandingkan mata karena jaraknya yang lebih dekat dengan sumber radiasi. Nilai ESD tersebut masih di bawah nilai yang direkomendasikan oleh Safety Series No 115 yaitu 5 mGy.