Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tanaman dalam Manuskrip Indonesia sebagai Bahan Rujukan Penemuan Obat Baru Widharto Widharto
Jumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara Vol 2, No 2 (2011): Desember
Publisher : Perpustakaan Nasional RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.26 KB) | DOI: 10.37014/jumantara.v2i2.140

Abstract

Naskah kuno (manuskrip) nusantara merupakan salah satu bagian dari identitas bangsa Indonesia. Akibat minimnya pemahaman masyarakat, banyak naskah kuno yang terlalu dianggap sakral atau bahkan dianggap tidak mempunyai nilai sejarah. Akibatnya, banyak nilai dan kandungan ilmu yang ada dalam naskah, yang berisi berbagai macam pengetahuan, kehidupan sosial budaya, cara pengobatan, dan praktik pemerintahan yang masih relevan apabila diterapkan saat ini, tidak bisa dimanfaatkan. Bahkan, naskah penting   yang  berisi jenis-jenis tanaman yang berkhasiat obat yang bisa dimanfaatkan untuk kehidupan saat ini, sering dilupakan. Dalam makalah ini akan dijelaskan beberapa pendekatan untuk menemukan kembali informasi tentang tanaman yang berkhasiat obat (ethnomedicine) yang ada dalam naskah kuno tersebut. Program  penelitian bidang farmakaologi, terutama ilmu-ilmu terkait dalam obat-obatan tradisional (ethnomedicine), harus didukung adanya sumber-sumber informasi  yang yang terkini, dan dengan mudah diperoleh secara cepat dan tepat terutama yang bersumber dari naskah kuno tersebut. Untuk itu, pustakawan sebagai penyalur dan pengelola informasi  memegang peranan  penting  penyediaan sumber-daya  informasi, tertama dalam penyajian informasi tanaman yang berkhasiat obat kuno maupun modern. Artikel ini  memberikan gambaran  secara rinci cara kerja dan fungsi pustakawan dan Pusat Informasi  institusi pendidikan tinggi dalam mengelola naskah kuno,  yang secara tidak langsung membantu  pengembangan  obat tradisional  tersebut di Indonesia. Dengan demikian, selain dapat menyelamatkan naskah kuno, bangsa Indonesia tidak  akan kehilangan salah satu identitas budayanya sendiri.