Pendahuluan. Corona virus Disease 2019 (Covid-19) tengah menjadi pandemi dunia yang diketahui sudah menyebar, pertama kali ditemukan di Wuhan, China pada Desember 2019 lalu menyebar ke seluruh dunia dan menyebabkan kematian. Salah satu upaya untuk meningkatkan imunitas yang sedang menjadi trend di masa pandemi adalah olahraga yang mengkonsumsi makanan sehat dan yang tidak kalah trend di masyarakat adalah mengkonsumsi minuman jamu tradisional yang dipercaya dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh. Minuman jamu tradisional yang banyak dikonsumsi oleh banyak orang sering disebut sebagai jamu tradisional yang biasanya terbuat dari bahan-bahan herbal yang kaya akan manfaat dan dipercaya memiliki efek samping. Metode. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis yang bertujuan untuk menggambarkan perilaku, peristiwa, atau situasi di suatu tempat tertentu secara lebih rinci dan mendalam. Pengumpulan data dilakukan dengan mewawancarai 10 informan yang mulai mengonsumsi obat tradisional selama masa pandemi COVID-19. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode tematik. Hasil. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa mayoritas informan mengaku telah mengkonsumsi obat tradisional selama Hasil pandemi COVID-19. Informan terbiasa mengkonsumsi obat tradisional terutama yang berasal dari tanaman obat dan diyakini mampu menjaga daya tahan tubuh di masa pandemi COVID-19. Persepsi masyarakat terhadap penggunaan obat tradisional untuk menjaga daya tahan tubuh cukup positif, dimana masyarakat percaya bahwa dengan mengkonsumsi obat tradisional akan meningkatkan daya tahan tubuh dan tidak menimbulkan efek samping. Kesimpulan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa mayoritas informan mengaku pernah mengkonsumsi obat tradisional selama masa pandemi COVID-19.