Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Financial Integration, Technology Transfer, Labor Productivity Growth and Economic Growth on Pre-and-During COVID-19 Crisis: Evidence from G20 Countries Luki Okta Fahri; Nur Imamah; Ari Darmawan
Jurnal Keuangan dan Perbankan Vol 26, No 3 (2022): JULY 2022
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jkdp.v26i3.7923

Abstract

This study investigates the role of financial integration, technology transfer, and labor productivity growth in economic growth pre-and-during the COVID-19 pandemic crisis. The data collected is panel data from 20 countries of the G20 in the period 2018Q4–2021Q1. By using fixed-effects regression, the results showed that foreign direct investment had a significant effect on economic growth during the COVID-19 crisis, while foreign portfolio investment did not. Furthermore, labor productivity growth has been proven to play a role in moderating foreign portfolio investment, foreign direct investment, and technology transfer in pre-crisis economic growth. However, entering into the COVID-19 crisis stage, labor productivity growth is no longer proven to be moderating, due to a major lockdown policy that led to a decline in labor productivity. This study contributes to helping policymakers with various considerations and sets realistic expectations about the role of financial integration and technology transfer in the recovery of economic growth due to the global crisis.
Kinerja keuangan: pengaruh struktur kepemilikan, biaya lingkungan dan ukuran perusahaan pada sektor pertambangan Maria Goretti Wi Endang; Nur Imamah; Linvia Fitria
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 11 No. 3 (2025): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020256518

Abstract

Kinerja keuangan perusahaan merupakan variabel penting yang mencerminkan keberhasilan dan keberlangsungan hidup suatu entitas bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur kepemilikan, biaya lingkungan, dan ukuran terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor pertambangan yang (4) terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2018 hingga 2022. Variabel independent dalam penelitian ini adalah struktur kepemilikan dan biaya lingkungan, sedangkan variabel dependen yaitu kinerja keuangan, serta variabel moderasi yaitu ukuran perusahaan. (2) Penelitian ini bersifat deskriptif  dengan menggunakan metode kuantitatif, dan menggunakan 9 perusahaan pertambagan sebagai sampel penelitian, serta menggunakan partial least square dalam menganalisis data statistik. (3) Hasilnya menunjukkan bahwa struktur kepemilikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, biaya lingkungan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja keuangan, ukuran perusahaan memoderasi secara positif dan signifikan pengaruh struktur kepemilikan terhadap kinerja keuangan, dan ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan tidak memoderasi secara signifikan pengaruh biaya lingkungan terhadap kinerja keuangan. (5) Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur kepemilikan berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan, sehingga secara normatif manajemen perlu meninjau kembali komposisi kepemilikan perusahaan. Manajemen disarankan untuk menciptakan struktur kepemilikan yang seimbang antara pemegang saham pengendali dan non-pengendali guna mengurangi potensi konflik kepentingan, pertambangan yang dapat menurunkan kinerja keuangan.
ACCOUNTING ARTISTIC RENAISSANCE IN THE DIGITAL-RENEWABLE ERA Indra Lukmana Putra; Mochammad Junus; Nur Imamah; Rosy Aprieza Puspita Zandra; Rully Aprilia Zandra
RISTANSI: Riset Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2026): RISTANSI: Riset Akuntansi, Volume 7,Issue 1, May 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/ristansi.v7i1.2938

Abstract

Transformation of digital technologies, distinctive nature of artistic practices, and urgency of transition toward renewable energy introduce new conceptual challenges to accounting practices. Research examines how technology-mediated art curation, within the context of organizational governance and renewable energy projects, disrupts conventional accounting practices and broadens meaningful of accountability. Interpretive qualitative approach is employed through critical literature analysis and documentary studies of technology-based art curation practices, data visualization, and performative representations that foreground issues of value, sustainability, and accountability in the renewable energy sector. Thematic analysis is used to identify conceptual patterns interrelate accounting, art, technology, and energy. Findings demonstrate that art curation functions as an alternative form of accounting capable of representing the economic, social, and ecological value complexities of renewable energy in more narrative and reflective ways, while digital technologies amplify this disruptive capacity through visual and interactive experiences that move beyond static financial reports. Study reveals new insights showing that the integration of art, technology, and renewable energy contexts drives a shift toward multiple-narrative, more humanistic, and sustainability-oriented models of accountability. Main conclusion emphasizes that accounting should be understood as a social and cultural practice that is adaptive and responsive to environmental concerns and energy transition dynamics.
Jalan Sunyi: Memaknai Filosofi Pendidikan Vokasi Indra Lukmana Putra; Nur Imamah
Jurnal Simki Postgraduate Vol 4 No 4 (2025): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jspg.v4i4.1571

Abstract

Pendidikan vokasional memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja terampil yang mampu beradaptasi dengan dinamika industri dan perkembangan teknologi pada era transformasi digital. Riset berlatar belakang perkembangan industri berbasis teknologi, otomatisasi, serta tuntutan kompetensi kerja yang semakin kompleks menuntut lembaga pendidikan vokasional untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, literasi digital, dan adaptabilitas terhadap perubahan. Berbagai tantangan masih dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan vokasional, di antaranya ketidaksesuaian antara kurikulum dengan kebutuhan industri, disparitas kualitas pendidikan antarwilayah, serta keterbatasan kompetensi tenaga pendidik dalam mengintegrasikan teknologi dan pendekatan pembelajaran inovatif. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya strategi komprehensif untuk meningkatkan mutu pendidikan vokasional agar lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Berdasarkan permasalahan tersebut, riset  bertujuan menganalisis strategi peningkatan mutu pendidikan vokasional melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik, transformasi kurikulum berbasis kebutuhan industri, serta integrasi pendekatan deep learning dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur sistematis terhadap berbagai penelitian yang membahas pendidikan vokasional, pengembangan kompetensi pendidik, dan inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan mutu pendidikan vokasional memerlukan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, meliputi pengembangan profesional tenaga pendidik melalui pelatihan berkelanjutan, pembaruan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan industri, serta pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran. Selain itu, integrasi pendekatan deep learning dalam pembelajaran vokasional terbukti mampu mendorong peningkatan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, literasi digital, serta kesiapan kerja peserta didik. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dalam pengembangan model peningkatan mutu pendidikan vokasional yang lebih adaptif, inovatif, dan relevan dengan tuntutan dunia kerja pada era transformasi digital.