Ummah karimah Syarifuddin
Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN HARDNESS BERBASIS BIMBINGAN DAN KONSELING DI KALANGAN SANTRI PONDOK PESANTREN DARUL ARQAM SAWANGAN DEPOK. Ummah Karimah Syarifuddin
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 2 (2023): APRIL-JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i2.42438

Abstract

Adapun tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan wawasan luas, pengetahuan mendalam dan pemahaman baru bagi santri Darul Arqam Sawangan Depok kelas 11 dalam membentuk dan mengembangkan pribadi tangguh melalui pelatihan hardiness berbasis bimbingan   dan   konseling   di pondok pesantren agar santri dapat menjalankan kehidupan di pondok pesantren sesuai tujuan dan harapan dari dalam dirinya dan orang tuanya.. Metode  yang  digunakan  melalui pemberian modul  santri tangguh yakni 1) santri sebagai peserta  diberikan  pemahaman  tentang  teknik  yang  berkaitan dengan   menghadapi permasalahan dan  tips  yang   dilatihkan. Selanjutnya,  TIM pengabdian masyarakat memberikan pelatihan hardiness berupak teknik dalam menghadapi permasalahan di  pondok pesantren dan melakukan observasi dalam kelas untuk melihat jalannya proses pelatihan dan bagaimana sikap santri selama pelatihan,  2)  Hasilnya dipublikasikan di jurnal setelah kegiatan pelatihan ini selesai,  3)  pada  tahap terakhir pengabdian ini, selang beberapa hari kurang lebih dua pekan, santri yang menjadi peserta pengabdian diberikan instrumen tentang materi yang berkaitan tema santri tangguh untuk dilakukan analisis agar mengetahui sejauh mana efektivitas pelatihan hardiness berbasis bimbingan dan konseling,  melalui proses wawancara   kepada siswa. Adapun kegiatan ini menghasilkan:  (a) TIM pengabdian melalui pelatihan  hardiness berbasis bimbingan dan  konseling mampu meningkatkan pengetahuan santri dalam menghadapi permasalahan-permasalahan di pondok pesantren Darul Arqam Sawangan Depok, (b) membantu santri dalam mempersiapkan menghadapi problem-problem selama di santri berada di pondok pesantren.  c) dari hasil instrumen yang telah disebar ke peserta pengabdian diperoleh bahwa santri mendapatkan wawasan ketangguhan.
Harmonizing Paths: Unveiling the Dichotomy Between Islamic Education and General Education in Indonesia Fakhrurazi Fakhrurazi; Ummah Karimah Syarifuddin; Usman Alfarisi; Siti Shofiyah
Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies Vol. 20 No. 1: June 2024
Publisher : Fakultas Studi Islam dan Peradaban, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/afkaruna.v20i1.18339

Abstract

The objective of this research is to investigate the outcomes of analyzing the educational systems in Indonesia, specifically focusing on Islamic and general education. The literature study approach incorporates a total of 13 sources from books and 33 sources from scientific journals. These sources are utilized to gather data, which is subsequently evaluated in accordance with up-to-date information. The research methodology employed is qualitative. The research findings indicate that the establishment of dualism in Islamic education in Indonesia is a result of the coexistence of Islamic education and general education, which is impacted by the Indonesian political system. The emergence of dualism in Islamic education in Indonesia can be attributed to the presence of a parallel system for implementing educational concepts, particularly in the realms of religious education and general education. The implementation of general education and Islamic education is consistently conducted in accordance with their respective areas of emphasis, regardless of their location. The results of this study suggest that educational policymakers might assess the integration of dualism in Islamic and general education in order to effectively utilize both systems by connecting their knowledge.