Wajihan Nihaya
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Kebijakan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka: Dampak terhadap Kualitas Pendidikan Selamat Pohan; Melandamayanti Melandamayanti; Ishak Kamaruz Zaman; Wajihan Nihaya
LOKAKARYA Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/lokakarya.v5i1.5362

Abstract

mengatasi learning loss serta meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia di tengah tuntutan abad ke-21. Mengadopsi pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dan analisis isi terhadap literatur sekunder (buku, jurnal, kebijakan Kemendikbudristek), kajian mengeksplorasi struktur, tujuan, metode pembelajaran, penilaian, serta dampak pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hasil menunjukkan K13 efektif membangun fondasi kompetensi nasional via KI-KD dan pendekatan saintifik, dengan peningkatan literasi, meski terhambat rigiditas RPP, kepadatan materi, dan penurunan retensi kognitif pasca-pandemi. Sebaliknya, Kumer superior melalui desentralisasi Capaian Pembelajaran (CP) berbasis fase, Projek P5, dan PBL, mencapai lonjakan partisipasi literasi-numerasi, empati, serta keterampilan motoric, selaras Profil Pelajar Pancasila dan Masyarakat 5.0. Kelebihan Kumer mencakup fleksibilitas kontekstual dan penilaian autentik, sementara kekurangannya adalah ketergantungan SDM, disparitas regional, dan subjektivitas deskriptif.
Kontribusi Pendekatan Deep Learning terhadap Penguatan Karakter Siswa: Studi Library Research Tahun 2020–2025 Melandamayanti Melandamayanti; Teuku Aulia; Khairani Khairani; Wajihan Nihaya
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pendekatan Deep Learning terhadap penguatan karakter peserta didik berdasarkan hasil penelitian tahun 2020–2025. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan library research, yang sumber data utamanya adalah jurnal nasional dan internasional tahun 2020–2025, serta sumber sekunder berupa buku, prosiding, dan dokumen kebijakan pendidikan. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Deep Learning berkontribusi signifikan terhadap penguatan lima karakter utama peserta didik: tanggung jawab, kemandirian, integritas, gotong royong, dan karakter religius. Deep Learning dalam pendidikan berfokus pada tiga elemen utama: meaningful learning (pembelajaran bermakna), mindful learning (pembelajaran sadar), dan joyful learning (pembelajaran menyenangkan). Temuan utama menunjukkan bahwa Deep Learning efektif diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai pendekatan strategis untuk membentuk karakter siswa secara holistik. Penelitian ini memiliki implikasi penting bagi pendidikan masa depan, di mana Deep Learning diprediksi akan menjadi faktor utama yang dapat mengubah cara belajar, mengajar, dan mengakses informasi. Kontribusi utama Deep Learning terhadap karakter peserta didik adalah melalui pendekatan yang mendalam, reflektif, dan bermakna, bukan sekadar transmisi informasi.