Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pendekatan Deep Learning terhadap penguatan karakter peserta didik berdasarkan hasil penelitian tahun 2020–2025. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan library research, yang sumber data utamanya adalah jurnal nasional dan internasional tahun 2020–2025, serta sumber sekunder berupa buku, prosiding, dan dokumen kebijakan pendidikan. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Deep Learning berkontribusi signifikan terhadap penguatan lima karakter utama peserta didik: tanggung jawab, kemandirian, integritas, gotong royong, dan karakter religius. Deep Learning dalam pendidikan berfokus pada tiga elemen utama: meaningful learning (pembelajaran bermakna), mindful learning (pembelajaran sadar), dan joyful learning (pembelajaran menyenangkan). Temuan utama menunjukkan bahwa Deep Learning efektif diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai pendekatan strategis untuk membentuk karakter siswa secara holistik. Penelitian ini memiliki implikasi penting bagi pendidikan masa depan, di mana Deep Learning diprediksi akan menjadi faktor utama yang dapat mengubah cara belajar, mengajar, dan mengakses informasi. Kontribusi utama Deep Learning terhadap karakter peserta didik adalah melalui pendekatan yang mendalam, reflektif, dan bermakna, bukan sekadar transmisi informasi.
Copyrights © 2026