Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tamasya Edukasi Daring (TARING) Sebagai Kegiatan Edukasi Di Luar Kelas Saat Pandemi Covid-19 Miftakhul Rizqi; Indah Chairun Annisa; Andi Kurniawan Dwi Putra; Premitha Evi Noviana; Ettyani Etty; Risdiana Chandra Dhewy
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1507.177 KB) | DOI: 10.33366/japi.v7i2.3410

Abstract

Di masa pandemi Covid-19 ini pembelajaran tetap harus dilakukan meskipun melalui daring. Oleh karena itu peserta didik perlu diberikan berbagai pilihan media untuk mendukung proses belajarnya, salah satunya yaitu melalui tayangan video jelajah virtual Tamsya Edukasi Daring. Program ini bertujuan untuk memberikan sensasi jalan-jalan langsung bagi peserta didik di tempat-tempat wisata yang belum pernah dikunjungi. Terutama tempat-tempat wisata yang berbiaya mahal. Sasaran dari program ini yaitu Bimbel dan TPQ Amanah di Kecematan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, yang mana sebagian besar peserta didik di tempat tersebut merupakan kalangan masyarakat menengah ke bawah. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah penentuan lokasi wisata, pengambilan gambar di tempat wisata yang dituju, penyatuan gambar menjadi bentuk video, pengisian suara, penyuntingan akhir video, penayangan hasil video ke peserta didik, dan pengisian angket respons oleh peserta didik. Hasil dari kegiatan ini yaitu berupa video dari berbagai tempat, dan buku pedoman pelaksanaan kegiatan pengabdian. Kemudian dengan adanya hasil video tamasya edukasi daring ini dapat menjadi salah satu media pembelajaran yang sudah disesuaikan dengan kurikulum.
A DEIXIS ANALYSIS IN JOKO WIDODO’S STATEMENT ON INDONESIA’S G20 PRESIDENCY Miftakhul Rizqi; Yulianto Sabat
Journal of English Language and Culture Vol 13, No 1 (2022): Journal of English Language and Culture
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/jelc.v13i1.3569

Abstract

Deixis is an important element in pragmatic studies to avoid misunderstandings between speakers and listeners. People will be misunderstanding a conversation when they don't understand the context. The purpose of this research was to determine the type of deixis contained in Joko Widodo's statement in the Indonesia’s G20 presidency and to determine the dominant type of deixis in Joko Widodo's statement. Yule's (1996) theory of deixis is used to justify the data or findings in this study. This research was designed using qualitative methods. Data was taken from the English version of the script from President Joko Widodo's statement. Following data collection, researchers found and selected data that showed that most phrases or words contain deixis types. The researchers reached conclusions after thoroughly identifying and evaluating many types of deixis detected in statements. From the data analysis, three types of deixis were found in Joko Widodo's statement in the Indonesia’s G20 presidency, namely person deixis, spatial deixis, and temporal deixis. The total deixis contained are 35 data. Persona Deiksis is the deixis that most often appears in Joko Widodo's statement in the Indonesia’s G20 presidency with a total of 26 data. In addition, spatial deixis found 2 data and temporal deixis found 7 data. Based on previous research, the researchers concluded that person deixis always dominates every moment when Joko Widodo delivers his statement.
Perubahan Sosial Budaya Dalam Modernisasi Dan Teknologi Dipandang Dari Proses Belajar Miftakhul Rizqi
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i4.7304

Abstract

Perkembangan modernisasi dan teknologi telah merevolusi proses belajar. Tujuan dari kajian ini adalah mendeskripsikan perubahan sosial budaya yang ada di lembaga pendidikan serta bagaimana proses pembelajaran dan penerapan literasi digital. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan kajian literatur. Hasil menunjukkan bahwa ada perubahan sosial budaya dalam lembaga pendidikan ditengah modernisasi teknologi. Perkembangan teknologi mempengaruhi metode pembelajaran di suatu lembaga pendidikan. Teknologi juga mengubah bagaimana seorang pengajar dan peserta didik mencari sumber belajar. Teknologi juga menciptakan proses pembelajaran jarak jauh bisa dilakukan dengan penggunaan platform daring. Dampak teknologi dan modernisasi telah mengubah cara siswa berinteraksi dan berkomunikasi di lingkungan sekolah. Lembaga pendidikan juga berusaha menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan masyarakat modern. Dari proses pembelajaran berbasis literasi digital juga berdampak ketika teknologi informasi internet, pengetahuan global menjadi lebih mudah diakses melui dimensi nasional dan internasional. Peran media sosial dan platform digital dalam proses pembelajaran memengaruhi cara orang menciptakan dan mempertahankan identitas digitalnya.