Totok Budioko
Universitas Teknologi Digital Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELATIHAN NODEMCU UNTUK PENGENDALIAN LAMPU DAN PEMBACAAN SENSOR DI SMKN 1 TEMPEL SLEMAN Totok Budioko; Lucia Nugraheni Harnaningrum
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia. Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2890.004 KB) | DOI: 10.26798/jpm.v1i1.567

Abstract

Pengetahuan dan ketrampilan siswa SMK khususnya keminatan Teknik Komputer dan Jaringan padabidang pengendalian dan monitoring jarak jauh berbasisInternet of Thingssangat kurang. Untuk mengu-rangi kondisi seperti ini perlu dilakukan kegiatan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilandi bidang tersebut. Kegiatan pengabdian untuk siswa SMKN 1 Tempel Sleman Yogyakarta merupakansalah satu kegiatan yang akan ditujukan untuk peningkatan pengetahuan dan ketrampilan bidang tersebut.Kegiatan ini diselenggarakan di laboratorium komputer SMKN 1 Tempel Sleman selama satu hari denganmateri pengenalanInternet of Things, pembuatan alat pembaca sensor dan pengendali sensor berbasisnodeMCU dan aplikasiAndroid Blynk. Kegiatan ini terselenggara dengan baik, siswa dapat membuatalat pengendali lampu dan pembacaan sensor yang dikendalikan dan dimonitor melalui aplikasiAndroidBlynk 
Node Sensor Pada Sistem Monitoring Tinggi Permukaan Air Sungai Berbasis FreeRTOS dan MQTT Totok Budioko
JuTI "Jurnal Teknologi Informasi" Vol 1, No 1 (2022): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.091 KB) | DOI: 10.26798/juti.v1i1.643

Abstract

Monitoring tinggi permukaan air sungai dapat dimanfaatkan untuk peringatan dini bahaya banjir maupun untuk pemantauan tingkat pendangkalan sungai. Salah satu bagian dari Sistem Monitoring tinggi permukaan air sungai adalah Node Sensor yang berfungsi untuk mengukur, menampilkan dan mengirim tinggi permukaan air sungai. Informasi tinggi permukaan air sungai dibutuhkan tidak hanya pada lokasi titik ukur namun juga digunakan ditempat lain sehingga dibutuhkan media transmisi dan protokol yang sesuai. Pada penelitian ini dirancang dan diimplementasi Node Sensor dari sistem Monitoring tinggi permukaan air sungai. Node Sensor menggunakan SoC ESP32, modul sensor ultrasonik HC-SR04, dan LCD. Perangkat lunak Node Sensormenggunakan RTOS FreeRTOS dan framework Arduino. Protokol komunikasi data antara Node Sensor dengan Node Monitor menggunakan protokol MQTT. Berdasarkan hasil verifikasi dengan menguji bagian-bagianNode Sensor dan pengujian pada sistem model, didapatkan bahwa semua task dieksekusi sesuai dengan rancangan dan memenuhi deadline masing-masing task. Node Sensor dapat terkoneksi dengan broker MQTT,mengirimkan alamat Node Sensor dan tinggi permukaan air dan dapat diterima pada node Monitor menggunakan aplikasi Android MyMQTT dan aplikasi desktop MQTT Explorer. Berdasrkan pengujian modul sensorultrasonik HC-SR04 mampu mengukur dengan kesalahan rata-rata 0,17.
Sistem IoT Pengubah Informasi Running Text Berbasis MQTT dan FreeRTOS Totok Budioko; Berta Bednar
JURNAL INFORMATIKA DAN KOMPUTER Vol 9, No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jiko.v9i2.1934

Abstract

One of the media that is often used to provide information is Running Text. Running Texts that are many in number and far away, it will be difficult if you have to change the information that appears because the changes are made with local Wifi, or Bluetooth. The IoT system to change running text information based on MQTT and FreeRTOS consists of running text implemented using ESP32, FC-16 Dot matix LED module type FC-16, MQTT Borker and desktop application to change Running Text information. Changing information can be done for all Running Texts or for each Running Text. Programming on Running Text uses FreeRTOS multitasking base, while the Desktop application uses Pyhton with the TKInter library. The system was successfully designed and implemented with three Running Texts, an 8x32 dot matrix viewer, and successfully changed the information displayed using the desktop application. Based on the test results, the time to send information is not affected by the number of characters. The average sent time is 0.406 s.
PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI INTERNET OF THINGS (IoT) UNTUK SISWA SMA N 2 BANTUL PADA KEGIATAN P5 Ilham Rais Arvianto; Totok Budioko
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia. Vol 4, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jpm.v4i1.1518

Abstract

Keterbatasan SDM dan pengetahuan untuk memberikan edukasi terkait Internet of Things (IoT) dari mitra dalam rangka implementasi kegiatan P5 pada kurikulum merdeka menjadi latar belakang diadakannya kegiatan pengabdian masyarakat ini. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pendampingan kepada siswa-siswa di lokasi mitra berkaitan dengan implementasi IoT pada kegiatan P5. Terdapat 2 sasaran dalam kegiatan ini pendampingan ini yaitu (1) dihasilkannya minimal 5 prototype IoT dari masing-masing kelas, serta (2) dari produk yang dhasilkan tersebut minimal 75% memiliki kualitas baik. Luaran yang dihasilkan dalam yaitu siswa-siswa dapat menghasilkan prototype IoT pada kehidupan sehari-hari. Tahapan dalam pengabdian ini adalah analisis masalah, persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan publikasi. Saat pelaksanaan menggunakan model pembelajaran partisipatif dan Project Based Learning (PjBL). Evaluasi menggunakan penilaian proyek yang terdiri dari penilaian kinerja kelompok dan kualitas prototype produk yang dilakukan secara holistik. Hasil pengabdian menunjukkan keberhasilan yang ditandai dari 2 buah capaian yaitu (1) terdapat 6 prototype IoT yang dihasilkan dari setiap kelas; dan (2) kualitas prototype yang dihasilkan 100% masuk kategori baik. Peluang pengembangan prototype IoT masih terbuka lebar, karena prototype IoT ini merupakan jawaban dari beberapa masalah atau peningkatan dari sistem yang sudah ada, sehingga sangat memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut ke arah produksi.