Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya implementasi pembelajaran Bahasa Jawa untuk menanamkan pendidikan karakter melalui keterampilan berbicara siswa sekolah dasar di tengah menurunnya penggunaan bahasa daerah dan nilai-nilai budaya lokal.Pembelajaran bahasa daerah, khususnya bahasa Jawa, memiliki peran penting dalam penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pola pembelajaran bahasa Jawa, menganalisis efektivitas keterampilan berbicara bahasa Jawa dalam pembentukan karakter, serta mengungkap hasil implementasi pembelajaran bahasa Jawa melalui kegiatan berbicara pada siswa Sekolah Dasar Penabur Kebumen. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penilaian keterampilan berbicara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Jawa dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terstruktur, dengan penekanan pada penggunaan unggah-ungguh basa. Kegiatan berbicara terbukti efektif meningkatkan karakter sopan santun, rasa hormat, tanggung jawab, dan sikap religius siswa. Implementasi pembelajaran melalui dialog, role playing, dan pembiasaan komunikasi krama mampu membentuk perilaku siswa yang lebih santun dalam interaksi sehari-hari baik di sekolah maupun lingkungan keluarga. Dengan demikian, pembelajaran bahasa Jawa berperan signifikan sebagai wahana internalisasi nilai karakter melalui praktik berbahasa yang kontekstual dan berkelanjutan.