Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KUALIATAS PELAYANAN TERHADAP PARTISIPSI ANGGOTA PADA KOPERASI PRIMER KARTIKA KOTA SALAK PADANGSIDIMPUAN Mariyatul Kubtiyah Ritonga; Sri Hartini; Erlina Sari
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.073 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i3.3844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara Kualitas Pelayanan terhadap partisipasi anggota pada Koperasi Primer Kartika Kota Salak Padangsidimpuan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif yakni untuk melihat pengaruh gambaran kedua variabel. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Pengumpulan data dengan cara angket (kuesioner), observasi, . Sampel dalam penelitian ini berjumlah 80 orang dari populasi anggota keseluruhan yang berjumlah 694 orang . Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap partisipasi anggota pada koperasi Primer Kartika Kota Salak dikarenakan nilai fhitung> ftabel atau 53,825 > 3,09 nilai signifikan yang dihasilkan 0,000 lebih kecil dari level of signifikan 0,05. Kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap partisipasi anggota karena nilai thitung>ttabel atau 3,154 >1.984 dan nilai signifikan yang dihasilkan 0,002 < 0,05.
PERBANDINGAN TINGKAT PENDAPATAN SEBELUM DAN SESUDAH MENGGUNAKAN E-COMMERCE PADA SHELLY YUMMI SIDIMPUAN KOTA PADANGSIDIMPUAN Sri Hartini; Mariyatul Kubtiyah Ritonga; Toharuddin Harahap; Erlina Sari; Mai Rahayu
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i2.5876

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Shelly Yummi Sidimpuan yang beralamat di Jl. Sikoring-koring, Kelurahan Batang Ayumi Julu, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan dengan tujuan untuk melihat 1) Gambaran e-commerce pada Shelly Yummi Sidimpuan. 2) Gambaran tingkat pendapatan Shelly Yummi Sidimpuan sebelum dan sesudah menggunakan e-commerce. 3) Apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat pendapatan Shelly Yummi Sidimpuan sebelum dan sesudah menggunakan e-commerce. Adapun jenis penelitian ini yaitu penelitian komparatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan data sekunder. Kemudian data yang diperoleh dalam penelitian ini akan diolah menggunakan SPSS versi 22 sihingga diperoleh gambaran deskripsi tingkat pendapatan Shelly Yummi Sidimpuan sebelum menggunakan e-commerce yaitu untuk total pendapatan tertinggi terjadi pada bulan Agustus 2021 dengan total pendapatan sebesar Rp.32.000.000 sedangkan untuk total pendapatan terendahnya terjadi pada bulan Juni 2021 dengan total pendapatan sebesar Rp.25.600.000 dengan jumlah mean atau rata-rata total pendapatan yang diperoleh Shelly Yummi Sidimpuan sebelum menggunakan e-commerce adalah sebesar Rp.28.163.333 dan deskripsi tingkat pendapatan Shelly Yummi Sidimpuan sesudah menggunakan e-commerce yaitu Penelitian ini dilaksanakan di Shelly Yummi Sidimpuan yang beralamat di Jl. Sikoring-koring, Kelurahan Batang Ayumi Julu, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan dengan tujuan untuk melihat 1) Gambaran e-commerce pada Shelly Yummi Sidimpuan. 2) Gambaran tingkat pendapatan Shelly Yummi Sidimpuan sebelum dan sesudah menggunakan e-commerce. 3) Apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat pendapatan Shelly Yummi Sidimpuan sebelum dan sesudah menggunakan e-commerce. Adapun jenis penelitian ini yaitu penelitian komparatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan data sekunder. Kemudian data yang diperoleh dalam penelitian ini akan diolah menggunakan SPSS versi 22 sihingga diperoleh gambaran deskripsi tingkat pendapatan Shelly Yummi Sidimpuan sebelum menggunakan e-commerce yaitu untuk total pendapatan tertinggi terjadi pada bulan Agustus 2021 dengan total pendapatan sebesar Rp.32.000.000 sedangkan untuk total pendapatan terendahnya terjadi pada bulan Juni 2021 dengan total pendapatan sebesar Rp.25.600.000 dengan jumlah mean atau rata-rata total pendapatan yang diperoleh Shelly Yummi Sidimpuan sebelum menggunakan e-commerce adalah sebesar Rp.28.163.333 dan deskripsi tingkat pendapatan Shelly Yummi Sidimpuan sesudah menggunakan e-commerce yaitu untuk total pendapatan tertinggi terjadi pada bulan Desember 2022 dengan total penerimaan sebesar Rp.45.000.000 sedangkan untuk total pendapatan terendahnya sebesar Rp.32.000.000 terjadi pada bulan Januari 2022 dengan rata-rata total pendapatan Shelly Yummi Sidimpuan sesudah menggunakan e-commerce yaitu sebesar Rp.38.263.333 .Berdasarkan analisis uji komparatif melalui software SPSS versi 22 yang dilakukan diperoleh hasil perhitungan paired sample test menunjukkan bahwa nilai t-hitung yaitu 9,263 dengan signifikan sebesar 0,000 dari hasil perhitungan yang diperoleh demikian dimana 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan H1 diterima. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat pendapatan sebelum dan sesudah menggunakan e-commerce pada Shelly Yummi Sidimpuan. untuk total pendapatan tertinggi terjadi pada bulan Desember 2022 dengan total penerimaan sebesar Rp.45.000.000 sedangkan untuk total pendapatan terendahnya sebesar Rp.32.000.000 terjadi pada bulan Januari 2022 dengan rata-rata total pendapatan Shelly Yummi Sidimpuan sesudah menggunakan e-commerce yaitu sebesar Rp.38.263.333 .Berdasarkan analisis uji komparatif melalui software SPSS versi 22 yang dilakukan diperoleh hasil perhitungan paired sample test menunjukkan bahwa nilai t-hitung yaitu 9,263 dengan signifikan sebesar 0,000 dari hasil perhitungan yang diperoleh demikian dimana 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan H1 diterima. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat pendapatan sebelum dan sesudah menggunakan e-commerce pada Shelly Yummi Sidimpuan.
Pengaruh Dewan Komisaris Independen dan Komite Audit terhadap Tax Avoidance Perusahaan LQ45 Felicia Artamevia; Shella Nur Afifah; Erlina Sari; Naurah Alifia Putri Wicaksono; M. Zainul Abidin; Rohmawati Kusumaningtias; Ambar Kusumaningsih
Jurnal Ilmiah Aset Vol. 28 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah ASET Vol. 28 No. 1
Publisher : STIE Widya Manggala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37470/1.28.1.261

Abstract

This study aims to analyze the influence of the independent board of commissioners and audit committees on tax avoidance practices in companies that are members of the LQ45 index for the 2022–2024 period. The background of the research is based on the still high practice of tax avoidance that takes advantage of regulatory loopholes and the importance of good corporate governance mechanisms in supervising management policies. This study uses an explanatory quantitative approach with secondary data in the form of financial statements and annual reports. The sample was determined through purposive sampling and obtained from 28 companies. The dependent variable of tax avoidance is measured using the Effective Tax Rate (ETR), while the independent variable includes the proportion of the independent board of commissioners and the number of audit committees. Data analysis was carried out by multiple linear regression after going through the classical assumption test. The results of the study show that independent board of commissioners has a negative and significant effect on tax avoidance, which means that the higher the proportion of independent commissioners, the more tax avoidance practices tend to decrease. On the other hand, audit committees have a positive and significant effect on tax avoidance, which shows that an increase in the number of audit committee members does not necessarily increase the effectiveness of supervision. These findings indicate that the effectiveness of surveillance is determined not only by quantity, but also by quality and independence. Therefore, companies need to strengthen their supervisory function substantively to suppress tax avoidance practices.