David Kiki Baringin MT Samosir
Universitas Buddhi Dharma

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Cash Holding, Profitabilitas dan Kebijakan Dividen Terhadap Income Smoothing (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2017-2021) Leni Marlina; David Kiki Baringin MT Samosir
Global Accounting Vol. 1 No. 3 (2022): Global Accounting
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.186 KB)

Abstract

Income Smoothing atau perataan laba merupakan perbuatan secara sengaja dimanipulasi oleh manajemen kepada fluktuasi pendapatan yang dilaporkan untuk menjaga pendapatan industri pada tingkatan yang diasumsikan normal ataupun stabil sesuai terhadap prinsip akuntansi serta manajemen yang sehat sesuai kebutuhan perusahaan. Pada riset ini mempergunakan teori sinyal dan teori agensi. Pelaksanaan riset mempunyai tujuan guna melakukan pengujian Cash Holding, Profitabilitas dan Kebijakan Dividen kepada Income Smoothing dalam industri subsektor makanan maupun minuman yang terdaftarkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2021. Penyelenggaraan riset berikut mempergunakan metode purposive sampling dalam menentukan sampelnya mempergunakan Teknik analisis regresi linier berganda dengan 9 sampel industri manufaktur yang telah terdaftarkan dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2021 melalui website www.idx.co.id. Variabel yang diteliti adalah Cash Holding, Profitabilitas, Kebijakan Dividen dan Income Smoothing. Yang pengolahan datanya mempergunakan aplikasi Statistical Package for Sosial Scienses (SPSS) Versi 25. Hasil pengujian yang diperoleh dari riset ini menyimpulkan bahwasanya: Cash Holding mempunyai pengaruh kepada Income Smoothing, Profitabilitas mempunyai pengaruh kepada Income Smoothing, Kebijakan Dividen mempunyai pengaruh kepada Income Smoothing. Dan secara simultan Cash Holding, Profitabilitas serta Kebijakan Dividen mempunyai pengaruh kepada Income Smoothing.
Pengaruh Kebijakan Dividen, Komisaris Independen dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Pada Periode 2017-2021) Adhitya Asyari; David Kiki Baringin MT Samosir
Global Accounting Vol. 2 No. 2 (2023): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif, dengan populasi penelitian sejumlah 46 perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2017-2021. Metode pemlihan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling, sehingga jumlah sampel yang didapatkan sejumlah 8 perusahaan. Data diolah menggunakan program SPSS 27 dengan teknik analisis data yang digunakan yaitu uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji anlisis regresi linier berganda dan uji hipotesis.                 Berdasarkan hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan Kebijakan Dividen berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan dengan memperoleh nilai signifikansi senilai 0,004 < 0,05. Komisarisn Independen tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan dengan memperoleh nilai signifikansi senilai 0,920 > 0,05. Profitabilitas berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan dengan memperoleh nilai signifikansi senilai 0,000 > 0,005. Kebijakan dividen, komisaris independen dan profitabilitas secara bersama – sama berpengaruh terhadap Nilai perusahaan dengan memperoleh nilai signifikansi senilai 0,000 < 0,05
a Herya Okthan; David Kiki Baringin MT Samosir
Global Accounting Vol. 5 No. 1 (2026): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset ini bertujuan untuk menguji pengaruh Cash Covertion Cycle, Dividend Payment, Investment Opportunity Set dan Net Working Capital terhadap Cash Holding pada perusahaan sektor barang dan konsumsi yang terdaftar di BEI tahun 2021-2024. Riset  dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam riset ini adalah data sekunder. Total sampel dalam riset ini sebanyak 48 sampel dari 12 perusahaan. Metode  pemilihan sampel dalam Riset ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik deskriptif, tes asumsi klasik, penerapan koefisien determinasi, tes analisis regresi linear berganda, uji T, dan  F. Pengujian data ini dilakukan dengan menggunakan bantuan aplikasi IBM SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 25. Berdasarkan hasil uji analisis pada penelitian ini secara parsial Cash Covertion Cycle berpengaruh tidak signifikan terhadap Cash Holding dengan memiliki nilai signifikan 0,149 > 0,05. Dividend Payment berpengaruh signifikan terhadap Cash Holding dengan memiliki nilai signifikan 0,012 < 0,05. Investment Opportunity Set berpengaruh tidak signifikan terhadap Cash Holding dengan memiliki nilai signifikan 0,099 > 0,05. Net Working Capital berpengaruh signifikan terhadap Cash Holding dengan memiliki nilai signifikan 0,000 < 0,05.Sedangkan hasil penelitian secara simultan menunjukan bahwa Cash Convertion Cycle, Dividend Payment, Investment Opportunity Set dan Net Working Capital memiliki nilai signifikan 0,001 < 0,05 maka secara silmultan mempunyai pengaruh signifikan terhadap Cash Holding.
a Marsha Viola Winata; David Kiki Baringin MT Samosir
EMaBi: Ekonomi Dan Manajemen Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): EMaBi: Ekonomi Dan Manajemen Bisnis
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara profitabilitas, solvabilitas, likuiditas, dan aktivitas yang berkaitan dengan peningkatan laba untuk bisnis properti dan real estat yang terdaftar di IDX dari tahun 2022 hingga 2024. Pendekatan kuantitatif dilakukan menggunakan SPSS 25, dan sebelas perusahaan dipilih sebagai sampel menggunakan strategi pengambilan sampel bertujuan. Serangkaian uji statistik dijalankan, termasuk uji normalitas, heteroskedastisitas, autokorelasi, multikolinearitas, regresi linier berganda, R2, uji-t, dan uji-F. Nilai R2 yang disesuaikan sebesar 0,331 ditunjukkan oleh uji R2, yang berarti bahwa variabel independen menyumbang 33,1% dari peningkatan laba, sedangkan 66,9% dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak termasuk dalam penelitian. Nilai t terhitung sebesar 3,623 > ttable 2,048 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 menunjukkan bahwa profitabilitas memiliki dampak substansial terhadap laba dalam uji t. Nilai t estimasi sebesar 3,022 > ttable 2,048 dan nilai signifikansi 0,005 < 0,05 menunjukkan bahwa solvabilitas signifikan. Dengan nilai signifikansi 0,170 > 0,05 dan nilai t terukur sebesar 1,409 < ttable 2,048, likuiditas ditemukan tidak penting. Nilai t estimasi sebesar 2,838 > ttable 2,048 dan nilai signifikansi 0,008 < 0,05 menunjukkan bahwa aktivitas signifikan. Nilai F terhitung sebesar 3,662 > Ftable 2,714 dengan nilai signifikansi 0,016 < 0,05 dilaporkan dalam uji F. Menurut angka-angka ini, profitabilitas, solvabilitas, likuiditas, dan aktivitas semuanya berperan dalam pengaruh keseluruhan terhadap pertumbuhan laba.