Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan pola jajan kariogenik dengan karies pada siswa sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas III Denpasar Selatan, Bali 2016 Ni Made Sirat; Asip Arifin Senjaya; I Nyoman Wirata
Intisari Sains Medis Vol. 8 No. 3 (2017): (Available online: 1 December 2017)
Publisher : DiscoverSys Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.441 KB) | DOI: 10.15562/ism.v8i3.146

Abstract

Karies gigi merupakan salah satu penyakit gigi dan mulut yang paling sering dijumpai di masyarakat. Karies gigi erat hubungannya dengan konsumsi makanan yang kariogenik. Pola jajan terdiri dari jenis dan frekuensi konsumsi makanan. Anak-anak memiliki kegemaran untuk mengkonsumsi jenis makanan jajanan manis secara berlebihan, khususnya anak-anak usia sekolah dasar (6-12 tahun). Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis hubungan pola jajan kariogenik  dengan karies pada siswa sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas III Denpasar Selatan Tahun 2016. Desain penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling yang berjumlah 550 responden. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian diperoleh 363 orang kariogenik (66%) dan tidak kariogenik 187 orang (34%), Rerata pola jajan kariogenik sebesar 1,93 ± 3,02 jajan setiap hari, 369 orang karies (67,1%) dan 181 orang tidak karies (32,9%) serta Rerata karies gigi sebesar 3,20 ± 3,45 karies. Kesimpulan yaitu terdapat hubungan antara konsumsi makanan kariogenik dengan karies gigi dengan p = 0,000. Diharapkan pihak sekolah mengetahui dampak dari konsumsi makanan kariogenik dan mengurangi penjualan makanan yang bersifat kariogenik di area sekolah
Hubungan Pengetahuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Keterampilan Menyikat Gigi pada Ibu PKK Tahun 2024 ni wayan arini; I Nyoman Wirata; Ni Nyoman Dewi Supariani; Ni Luh Putu Tia Maha Lestari
Jurnal Kesehatan Gigi (Dental Health Journal) Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jkg.v13i1.5045

Abstract

Oral health is an integral part of overall health that can affect a person's quality of life. One of the causes of neglected dental and oral health problems is a lack of knowledge about oral hygiene. Research was to determine the level of knowledge of dental and oral health maintenance and teeth brushing skills among PKK mothers in Banjar Saih, Peguyangan Kaja Village, North Denpasar District in 2024. Data collection method was by giving a questionnaire with 20 questions. Frequency of knowledge of dental and oral health maintenance PKK mothers was mostly with sufficient criteria, 24 people (52%). Frequency of tooth brushing skills was mostly with very good criteria as many as 15 people (33%). Average knowledge score was 72.93 with sufficient criteria and average tooth brushing skill score was 70.97 with good criteria. Average knowledge of dental and oral health maintenance based on education level is 81.6 with good criteria for Diploma III education. Spearman test results with a Sig value (2-tailed) of 0.001. The conclusion is that there is a relationship between the level of dental and oral health maintenance knowledge and tooth brushing skills.