Ida Bagus Made Suryawisesa
Divisi Bedah Onkologi, Departemen Ilmu Bedah, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Denpasar, Bali

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Association of P16 Expression with Clinicopathological Features of Oral Cavity Squamous Cell Carcinoma Patients in Bali Ampur, O. Y.; Sudarsa, I Wayan; Suryawisesa, Ida Bagus
BALI MEDICAL JOURNAL Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : BALI MEDICAL JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.425 KB)

Abstract

Background: Oral cavity cancer is considered as a major health problem worldwide and has been associated with high recurrence rate and poor prognosis. Oral cavity squamous cell carcinoma (OCSCC) in Sanglah General Hospital Denpasar contributed to 71.7% of all head and neck cancer from 2002-2011 with an increasing trend annually. Advances in our understanding of OCSCC have not improved the outcome in OCSCC management significantly. Therefore, many studies have focused on the roles of biomolecular markers in OCSCC. One of biomolecular marker that has been the focus of many OCSCC studies is p16. Method: This was an analytic cross sectional study with 31 samples to determine the association of p16 expression with age group, tumor location, stage, and grade in OCSCC. Data was analyzed descriptively and the association between variables were evaluated with Chi-Square or Fisher’s Exact Test with a p value
Hubungan Ekspresi Tumor Infiltrating Lymphocytes dengan Klinikopatologi pada Subtipe Luminal A dan Triple Negative Kanker Payudara di Bali I Gede Tuban Eling Tulus Widiana; Ida Bagus Made Suryawisesa; I Ketut Widiana
JBN (Jurnal Bedah Nasional) Vol 4 No 2 (2020): JBN (Jurnal Bedah Nasional)
Publisher : Program Studi Ilmu Bedah, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.714 KB) | DOI: 10.24843/JBN.2020.v04.i02.p02

Abstract

Tujuan: Untuk membuktikan adanya hubungan ekspresi TIL dengan klinikopatologi pada subtipe luminal A dan subtipe TNBC beserta ada tidaknya perbedaan antara kedua subjek tersebut. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional, dirancang secara potong-lintang di RSUP Sanglah Denpasar. Kriteria inklusi adalah penderita kanker payudara subtipe luminal A dan subtipe TNBC (triple negative breast cancer) sebagai subjek penelitian. Hasil: Pada penelitian ini terdapat 31 subjek dengan Luminal A dan 40 subyek dengan TNBC. Penelitian ini didapatkan hubungan signifikan antara stadium dengan kadar TIL pada kanker payudara subtipe TNBC (p=0,01). Pada kanker payudara subtipe TNBC stadium tinggi, kemungkinan TIL tinggi 3 kali dibandingkan dengan subjek dengan stadium I-II. Adanya hubungan yang bermakna pada penderita dengan TIL tinggi dengan stadium lanjut pada subtype TNBC dan luminal A (p=0,028; PR 1,8; 95%CI 0,54-5,9). Simpulan: Tidak terdapat hubungan signifikan yang diperoleh antara TIL dengan ukuran tumor, stadium klinis, grade histopatologi pada kanker payudara subtipe luminal A maupun TNBC. Tidak terdapat pula hubungan ukuran tumor dan grading tumor antara kanker payudara dengan subtipe TNBC dan luminal A yang memiliki TIL yang tinggi, tetapi terdapat perbedaan pada stadium tumor.
Hubungan antara platelet lymphocyte ratio (PLR) dengan subtipe kanker payudara pada pasien kanker payudara di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Denpasar I Gusti Ngurah Ari Aditya Satriya Wibawa; Ida Bagus Suryawisesa; I Ketut Widiana; I Gede Budhi Setiawan
Intisari Sains Medis Vol. 11 No. 3 (2020): (Available online: 1 December 2020)
Publisher : DiscoverSys Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.082 KB) | DOI: 10.15562/ism.v11i3.834

Abstract

Background: Breast cancer is one of the most diagnosed malignancies, as well as the leading cause of cancer mortality in women worldwide. The research objective was to analyze the relationship between PLR and breast cancer subtypes in breast cancer patients in Bali.Methods: This study used a cross sectional design to assess how PLR could predict cancer subtypes in breast cancer patients involving 52 respondents by consecutive sampling.Result: age ? 51 years is the most respondents, 69.7% with p-value 0.218. The location of the left breast tumor was found to be more than 63.2% with a p-value of 0.416. The best cut-off point lies at 162.1. PLR ? 162.1 with the luminal subtype of breast cancer, there were 22 respondents 66.7% with an OR of 4.3 (CI: 1.29-14.50) and a p-value of 0.015. The results of logistic regression analysis showed that PLR is the dominant factor causing the luminal subtype of breast cancer.Conclusion: Age and location of the tumor were not associated with breast cancer subtypes. PLR was significantly positive, and the strength of the association was moderate with the non-luminal subtype of breast cancer. PLR values tended to be higher in non-luminal cancer subtypes compared to luminal cancer subtypes. PLR has a dominant effect on the age and location of the tumor on the non-luminal subtype of breast cancer. Latar Belakang: Kanker payudara adalah salah satu keganasan yang paling banyak didiagnosis, serta penyebab mortalitas akibat kanker terbanyak pada wanita di seluruh dunia. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan PLR dengan subtipe kanker payudara pada penderita kanker payudara di bali.Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional untuk menilai bagaimana PLR dapat memprediksi subtipe kanker pada pasien kanker payudara yang melibatkan 52 responden secara consecutive sampling.Hasil: umur ? 51 tahun merupakan responden terbanyak (69,7%) dengan p-value 0,218. lokasi tumor mammae kiri didapatkan lebih banyak (63,2%) dengan p-value 0,416. Cutt off point terbaik terletak pada angka 162,1. PLR ? 162,1 dengan subtipe luminal kanker payudara didapatkan sebanyak 22 responden (66,7%) dengan OR 4,3 (IK: 1,29-14,50) dan p-value 0,015. Hasil analisis regresi logistik didapatkan PLR merupakan faktor dominan yang menyebabkan subtipe luminal kanker payudara.Kesimpulan: Umur dan lokasi tumor tidak berhubungan dengan subtipe kanker payudara. PLR berhubungan positif secara signifikan dan kekuatan hubungan moderate dengan subtipe non luminal kanker payudara. Nilai PLR cenderung tinggi didapatkan pada subtipe kanker non luminal dibandingkan dengan subtipe kanker luminal. PLR mempunyai pengaruh dominan dibandingkan dengan umur dan lokasi tumor terhadap subtipe non luminal kanker payudara.