Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL HERITAGE

KOMUNIKASI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER BERINTEGRITAS di WEBCOMIC “TRICKSTER” EPISODE 1-53 LINE WEBTONE R.M Joko Priono; RB. Hendri Kuswantoro

Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v11i2.3245

Abstract

ABSTRAK Ketika pendidikan karakter tidak tertanam dengan baik misalnya dalam penggunaan teknologi, maka akan sulit menyaring tindakan-tindakan yang benar dan salah. Pemahaman mengenai konsep karakter menjadi sangat penting ketika hal tersebut diwujudkan dalam suatu misi atau muatan pesan yang akan disampaikan dalam suatu produk media massa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggambaran nilai-nilai pembentuk karakter apa saja dalam sebuah komik cerita di aplikasi social media webcomic “Trickster” Episode 1 sampai dengan 53 di Line Webtoon. Analisis isi dimaksudkan untuk menggambarkan secara detail suatu muatan pesan tentang nilai-nilai pembentuk karakter, dalam suatu teks tertentu, kata-kata, kalimat, pernyataan, ungkapan dalam kumpulan dialog di episode 1 sampai dengan 53 webcomic Trickster. Hasil penelitian dan pembahasan ditemukan bahwa secara umum pesan Nilai-Nilai Pembentuk Karakter dalam Webtoon / webcomic Trickster Episode 1 - 53 menunjukkan adanya pesan nilai-nilai pembentuk karakter yaitu nilai karakter religious, nilai karakter nasionalis, nilai karakter kemandirian, nilai karakter gotong royong, serta nilai karakter berintegritas. 47% untuk pesan nilai karakter religius yang berjumlah 11 pesan, 19. 73% untuk pesan nilai karakter nasionalis yang berjumlah 15 pesan, dan 39. 47% untuk pesan nilai karakter Integritas yang berjumlah 30 pesan, 9. 21% untuk pesan nilai karakter mandiri yang berjumlah 7 pesan dan 17. 10% untuk pesan nilai karakter gotong royong yang berjumlah 13 pesan. Kata Kunci : Nilai Karakter, komik, Webcomic ABSTRACT When character education is not well embedded, for example in the use of technology, it will be difficult to filter out right and wrong actions. Understanding the concept of character becomes very important when it is realized in a mission or message content that will be conveyed in a mass media product. This research aims to determine the depiction of character-forming values in a comic story on the webcomic social media application "Trickster" Episodes 1 to 53 on Line Webtoon. Content analysis is intended to describe in detail a message content about character-forming values, in a particular text, words, sentences, statements, expressions in a collection of dialogues in episodes 1 to 53 of the Trickster webcomic. The results of the research and discussion found that in general the message of character-forming values in the Webtoon / webcomic Trickster Episodes 1 - 53 shows that there are messages of character-forming values, namely religious character values, nationalist character values, independence character values, mutual cooperation character values, and the value of character with integrity. 47% for religious character value messages totaling 11 messages, 19.73% for nationalist character value messages totaling 15 messages, and 39.47% for Integrity character value messages totaling 30 messages, 9.21% for independent character value messages which amounted to 7 messages and 17.10% for the mutual cooperation character value messages which amounted to 13 messages. Keywords: Character Value, comics, Webcomic
Manajemen Penyiaran Berita Dalam Menghadapi Persiangan Media Pada Era Digital di TVRI Jawa Timur Siti, Siti Sarifah; Purwanto; RB. Hendri Kuswantoro

Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v10i2.3412

Abstract

Perubahan dari analog ke digital membawa perubahan dari berbagai aspek, seperti peralatan, pemancar, coverage area, dapat menampung lebih dari 10 chanel TV dari satu lokasi, persaingan disini dapat berupa alat dan pelayanan, durasi. Di sini dibutuhkan orang orang yang kreatif terutama dalam bidang pemasaran, hal ini berkaitan dengan kreasi dankemampuan keuangan juga. Siaran Berita sebagai salah satu aspek dari TVRI Jawa Timur yang harus ditingkatkan, dengan program acara berita tersebut, dalam penelitian ini ingin diketahui bagaimana manajemen siaran berita dalammenghadapi persaingan media pada era digital di TVRI Jawa Timur. Tujuan penelitian ini untuk menemukanbagaimana penerapan manajemen pada penyiaran Berita dalam menghadapi persaingan dan era digital di TVRI JawaTimur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dilakukan untuk melihat bagaimana mengelola sebuahperusahaan media di era sekarang ini, secara khusus melihat bagaimana Manajemen Siaran Berita dalam menghadapipersaingan media pada era digital di TVRI Jawa Timur. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Manajemen PenyiaranBerita dalam Menghadapi Persaingan Media pada Era Digital telah dilakukan TVRI Stasiun Jawa Timur denganmenambah media Multiplatform dan upload content melalui berbagai Media Sosial serta menambah satu BagianProgram Konten Media Baru.
KOMUNIKASI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER BERINTEGRITAS di WEBCOMIC “TRICKSTER” EPISODE 1-53 LINE WEBTONE R.M Joko Priono; RB. Hendri Kuswantoro
HERITAGE Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v11i2.3245

Abstract

ABSTRAK Ketika pendidikan karakter tidak tertanam dengan baik misalnya dalam penggunaan teknologi, maka akan sulit menyaring tindakan-tindakan yang benar dan salah. Pemahaman mengenai konsep karakter menjadi sangat penting ketika hal tersebut diwujudkan dalam suatu misi atau muatan pesan yang akan disampaikan dalam suatu produk media massa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggambaran nilai-nilai pembentuk karakter apa saja dalam sebuah komik cerita di aplikasi social media webcomic “Trickster” Episode 1 sampai dengan 53 di Line Webtoon. Analisis isi dimaksudkan untuk menggambarkan secara detail suatu muatan pesan tentang nilai-nilai pembentuk karakter, dalam suatu teks tertentu, kata-kata, kalimat, pernyataan, ungkapan dalam kumpulan dialog di episode 1 sampai dengan 53 webcomic Trickster. Hasil penelitian dan pembahasan ditemukan bahwa secara umum pesan Nilai-Nilai Pembentuk Karakter dalam Webtoon / webcomic Trickster Episode 1 - 53 menunjukkan adanya pesan nilai-nilai pembentuk karakter yaitu nilai karakter religious, nilai karakter nasionalis, nilai karakter kemandirian, nilai karakter gotong royong, serta nilai karakter berintegritas. 47% untuk pesan nilai karakter religius yang berjumlah 11 pesan, 19. 73% untuk pesan nilai karakter nasionalis yang berjumlah 15 pesan, dan 39. 47% untuk pesan nilai karakter Integritas yang berjumlah 30 pesan, 9. 21% untuk pesan nilai karakter mandiri yang berjumlah 7 pesan dan 17. 10% untuk pesan nilai karakter gotong royong yang berjumlah 13 pesan. Kata Kunci : Nilai Karakter, komik, Webcomic ABSTRACT When character education is not well embedded, for example in the use of technology, it will be difficult to filter out right and wrong actions. Understanding the concept of character becomes very important when it is realized in a mission or message content that will be conveyed in a mass media product. This research aims to determine the depiction of character-forming values in a comic story on the webcomic social media application "Trickster" Episodes 1 to 53 on Line Webtoon. Content analysis is intended to describe in detail a message content about character-forming values, in a particular text, words, sentences, statements, expressions in a collection of dialogues in episodes 1 to 53 of the Trickster webcomic. The results of the research and discussion found that in general the message of character-forming values in the Webtoon / webcomic Trickster Episodes 1 - 53 shows that there are messages of character-forming values, namely religious character values, nationalist character values, independence character values, mutual cooperation character values, and the value of character with integrity. 47% for religious character value messages totaling 11 messages, 19.73% for nationalist character value messages totaling 15 messages, and 39.47% for Integrity character value messages totaling 30 messages, 9.21% for independent character value messages which amounted to 7 messages and 17.10% for the mutual cooperation character value messages which amounted to 13 messages. Keywords: Character Value, comics, Webcomic
Manajemen Penyiaran Berita Dalam Menghadapi Persiangan Media Pada Era Digital di TVRI Jawa Timur Siti, Siti Sarifah; Purwanto; RB. Hendri Kuswantoro
HERITAGE Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v10i2.3412

Abstract

Perubahan dari analog ke digital membawa perubahan dari berbagai aspek, seperti peralatan, pemancar, coverage area, dapat menampung lebih dari 10 chanel TV dari satu lokasi, persaingan disini dapat berupa alat dan pelayanan, durasi. Di sini dibutuhkan orang orang yang kreatif terutama dalam bidang pemasaran, hal ini berkaitan dengan kreasi dankemampuan keuangan juga. Siaran Berita sebagai salah satu aspek dari TVRI Jawa Timur yang harus ditingkatkan, dengan program acara berita tersebut, dalam penelitian ini ingin diketahui bagaimana manajemen siaran berita dalammenghadapi persaingan media pada era digital di TVRI Jawa Timur. Tujuan penelitian ini untuk menemukanbagaimana penerapan manajemen pada penyiaran Berita dalam menghadapi persaingan dan era digital di TVRI JawaTimur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dilakukan untuk melihat bagaimana mengelola sebuahperusahaan media di era sekarang ini, secara khusus melihat bagaimana Manajemen Siaran Berita dalam menghadapipersaingan media pada era digital di TVRI Jawa Timur. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Manajemen PenyiaranBerita dalam Menghadapi Persaingan Media pada Era Digital telah dilakukan TVRI Stasiun Jawa Timur denganmenambah media Multiplatform dan upload content melalui berbagai Media Sosial serta menambah satu BagianProgram Konten Media Baru.
Analisis Wacana Pada Pementasan Wayang Kulit Pandawa Kumpul Di Radio Gemilang - FM Edi Giantoro; RB. Hendri Kuswantoro
HERITAGE Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v11i1.3934

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan mengungkap wacana sebuah cerita dari pementasan wayang kulit berjudul Pandawa Kumpul yang dimainkan oleh dalang Ki Bayu Setiawan melalui percakapan tokoh dalam cerita. Wacana yang dibangun melalui pesan dari pementasan wayang kulit di saat pandemi Covid-19 ini diselenggarakan dan disiarkan secara langsung melalui radio Gemilang FM. Realitas kehidupan masyarakat pada dasarnya rukun dan harmonis, namun adanya konstentasi dalam kehidupan maupun sistem politik negara membawa dampak pada terjadinya pengelompokkan di masyarakat sesuai pemahaman masing-masing kelompok individu. Dalam pementasan wayang kulit dapat dikategorikan sebagai jenis hiburan namun sarat dengan pesan. Konteks naskah/teks pada pesan yang diwujudkan dalam percakapan, dapat dilihat dan ditelusuri dari realitas atas konteks dari produksi teks dan aspek sosial budaya yang mempengaruhi pembuatan teks. Kajian wacana pada penelitian ini menekankan pada analisis percakapan sebagai pesan dari penuturan lisan dalam cerita (conversation analysis). Pada hasil analisis digambarkan bahwa penuturan lisan dari dalang dalam bentuk cerita terdapat interaksi diantara para tokoh cerita dan terdapat pesan dari pemegang kebijakan pemerintah daerah. Pada praktik wacana terdapat kepentingan pemangku kekuasaan dalam penyampaian pesan dari persoalan isi pesan, fungsi pesan dan makna pesan bagi sosial kemasyarakatan untuk menata kembali harmoni kehidupannya demi menjaga stabilitas keamanan sehingga mendorong kehidupan ekonomi masyarakat.