Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan adiksi internet dan kecemasan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2017 Edlin Gisela; Arlends Chris
Tarumanagara Medical Journal Vol. 2 No. 1 (2020): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v2i2.7835

Abstract

Sekarang ini internet berkembang dengan pesat, bahkan memicu pada suatu adiksi baru yang disebut adiksi internet. Adiksi internet adalah penggunaan internet secara berlebihan. Adiksi internet dapat menyebabkan berbagai gangguan psikologis seperti kecemasan. Kecemasan merupakan suatu gangguan psikologis berupa perasaan takut yang berlebihan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara adiksi internet dan kecemasan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan metode potong lintang. Responden dari penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2017. Responden diminta untuk mengisi 2 kuesioner, yaitu kuesioner Internet Addiction Test untuk mengukur tingkat adiksi internet dan Beck Anxiety Inventory untuk mengukur tingkat kecemasan. Dari 132 responden yang terdiri dari 44 mahasiswa laki-laki dan 88 mahasiswa, 47 (35.6%) responden tidak mengalami adiksi internet, 61 (46.2%) mengalami adiksi internet tingkat mild, 23 (17.4%) mengalami adiksi internet tingkat moderate, dan 1 (0.8%) mengalami adiksi internet tingkat severe. Sedangkan untuk kecemasan 50 (37.9%) responden mengalami kecemasan minimal, 24 (18.2%) mengalami kecemasan tingkat mild, 9 (29.5%) tingkat moderate, dan 19 (14.4%) mengalami kecemasan tingkat severe. Hasil analisa data tidak ditemukan adanya hubungan bermakna secara statistk tetapi hubungan positif kuat secara epidemiologi antara adiksi internet dan kecemasan (p value >0.005; PR 1.274).