Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penapisan Hipertensi melalui Pelayanan Pengukuran Tekanan Darah bagi Warga Desa Kampung Baros Ciherang Pacet Paska Bencana Gempa Cianjur Alexander Halim Santoso; Octavia Dwi Wahyuni; Twidy Tarcisia; Denny Denny
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Februari : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v3i1.696

Abstract

Geographically, the archipelago Indonesia is located on the Ring of Fire which is the meeting point of many tectonic plates. This condition causes Indonesia to be prone to earthquakes. The West Java Cianjur earthquake in November 2022 was a 5.6 MW earthquake with a depth of 10 km, which was caused by the movement of the Cugenang fault. Ciherang Village in the Pacet sub-district, Cianjur is one of the villages affected by the Cianjur earthquake. Victims of natural disasters are physically, psychologically and socially faced with very complex situations and circumstances. These problems cause stress for all residents and can cause hypertension. The purpose of this Community Service activity is to help ease the mental burden of Ciherang villagers who were affected by the earthquake. It is hoped that through this blood pressure measurement activity, the hypertension status of residents can be known. The results of blood pressure measurements showed that 9.7% had high blood pressure (130-139/85-89 mmHg) and 37.1% of residents had hypertension (≥140/90 mmHg).
PENGARUH AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN NYERI MUSKULOSKELETAL PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA Wirayudha, Dandhy Fiqrillah; Octavia Dwi Wahyuni
Ebers Papyrus Vol. 30 No. 2 (2024): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v30i2.32204

Abstract

Pendahuluan: Gangguan muskulosekeletal merupakan rasa sakit atau nyeri yang terjadi karena adanya masalah pada otot, tulang, sendi, dan jaringan ikat yang berdekatan yang mengakibatkan keterbatasan mobilitas. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktifitas fisik terhadap gangguan muskuloskeletal dan penanganan yang bisa dilakukan untuk mengurangi kejadian gangguan muskuloskeletal pada mahasiswa Fakultas Kedokteran di Universitas Tarumanagara. Metode: Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional study (studi potong lintang). Sampel penelitian adalah sebanyak 106 Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Pengambilan data dengan kuisioner dan analisa menggunakan uji chi square. Penelitian dilakukan 01 September – 31 September 2023. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukan tidak memiliki hubungan antara aktivitas fisik ringan dan sedang dengan gangguan muskuloskeletal, nilai p = 0,247 dimana p > 0,05, tetapi orang yang sering melakukan aktivitas fisik sedang dan ringan memiliki resiko 0,900 kali mengalami gangguan muskuloskeletal PRR (Prevalence Risk Ratio) 0,900. Demikian juga tidak memiliki hubungan antara aktivitas fisik berat dan sedang dengan gangguan musculoskeletal nilai p = 0,176 dimana p > 0,05, tetapi orang yang sering melakukan aktivitas fisik sedang dan berat memiliki risiko 0,853 kali mengalami nyeri musculoskeletal, PRR (Prevalence Risk Ratio) 0,853.
Analisis Ergonomi Posisi Duduk dan Desain Kursi terhadap Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Tarumanagara Tia Aura Caroline; Octavia Dwi Wahyuni
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v6i1.9769

Abstract

Low back pain is a musculoskeletal disorder characterized by pain in the lumbar region. The occurrence of low back pain is often associated with improper ergonomics, particularly related to sitting posture and the design of seating used. These conditions may lead to increased static load on the lumbar spine, resulting in excessive stretching of muscles and ligaments, impaired muscle circulation, and decreased strength of the back and abdominal muscles. Over time, these biomechanical changes can contribute to the development of low back pain. The aim of this study was to analyze the relationship between sitting posture ergonomics and chair design with complaints of low back pain among medical students at Tarumanagara University. This study was an observational analytic study with a cross-sectional design conducted from March to August 2025 involving 232 subjects from the Faculty of Medicine, Tarumanagara University, selected using simple random sampling. Data were collected through self-administered questionnaires using Google Forms, anthropometric measurements using a measuring tape, and photographic documentation of sitting posture taken by the researchers. This study obtained ethical clearance and research permission. Data were analyzed using SPSS with the Chi-square test. The results showed a significant association between sitting posture and complaints of low back pain (p-value = 0.042; PRR = 1.68), as well as between chair design and low back pain complaints (p-value = 0.046; PRR = 2.52).In conclusion, there is a significant relationship between sitting posture ergonomics and chair design with complaints of low back pain among medical students at Tarumanagara University.