Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan antara tingkat intensitas latihan fisik dengan prevalensi rhinitis pada mahasiswa Universitas Tarumanagara berusia 18-24 tahun Graciela Aprilia Djohan; Sari Mariyati Dewi
Tarumanagara Medical Journal Vol. 2 No. 2 (2020): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v3i1.9729

Abstract

Rhinitis merupakan salah satu gejala gangguan saluran pernafasan yang sering terjadi pada orang dewasa muda.  Latihan fisik adalah aktivitas fisik yang dilakukan secara terencana, terstruktur, dan berulang-ulang dengan tujuan mengembangkan atau mempertahankan kesehatan. Beberapa studi terdahulu mengindikasikan bahwa olahraga dengan intensitas sedang yang dilakukan secara teratur dapat menurunkan terjadinya gangguan saluran pernafasan. Studi cross-sectional ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat intensitas latihan fisik terhadap prevalensi rhinitis pada mahasiswa Universitas Tarumanagara. Subyek studi berjumlah 192 responden dengan rentang usia 18-24 tahun yang direkrut secara konsekutif dan data subyek dikumpulkan dengan menggunakan Google form.  Studi ini mendapatkan pada kelompok yang tidak melakukan latihan fisik rutin risiko rhinitis sebesar 1,61 kali lebih besar dibandingkan dengan mereka yang melakukan latihan fisik rutin; namun hubungan antara latihan fisik dan prevalensi rhinitis tersebut tidak bermakna secara statistik (PR=1,61; P=0,14).  Latihan fisik rutin kemungkinan berkontribusi untuk menurunkan kejadian rhinitis.