Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan hipertensi terhadap kejadian infark miokard akut di RSUD Cengkareng Medwin Adrian Riyanto; David Dwi Ariwibowo
Tarumanagara Medical Journal Vol. 2 No. 2 (2020): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v3i1.9742

Abstract

Infark miokard merupakan salah satu penyebab kematian utama di dunia. Berbagai macam faktor menunjukan keterlibatannya dalam menimbulkan infark miokard, salah satu faktor utamanya adalah hipertensi. Oleh sebab itu, studi ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara hipertensi dan infark miokard pada RSUD Cengkareng Jakarta Barat. Studi ini bersifat analitik cross-sectional yang dilakukan pada 200 responden. Pengumpulan data menggunakan metode random sampling. Data diambil dengan menggunakan data rekam medis pasien yang sesuai sampel lalu diolah dan dilakukan uji Chi-square. Dari studi ini ditemukan subyek dengan hipertensi sebesar 116 (58%) orang, subyek dengan infark miokard sebesar 99 (49,5%) orang, dan subyek hipertensi dengan infark miokard sebesar 77 (66,4%) orang. Dari penelitian ini ditemukan adanya hubungan yang bermakna antara hipertensi terhadap infark miokard (p-value < 0,001). Responden yang memiliki riwayat hipertensi memiliki resiko 2,54 kali lebih besar (RR = 2,54) terkena infark miokard dibandingkan responden tanpa riwayat hipertensi.