Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALYSIS OF AVAILABILITY AND NEED FOR HEALTH FACILITIES BASED ON POPULATION GROWTH IN SEI RAMPAH URBAN Feby Milanie; Bety Zannatun; Jericho Alpasyakh Hutabarat; Muhammad Arief Kurniawan; Ramayani Marpaung
Bulletin of Engineering Science, Technology and Industry Vol. 3 No. 4 (2025): December
Publisher : PT. Radja Intercontinental Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59733/besti.v3i4.150

Abstract

This study aims to analyze the availability and future needs of health facilities based on population growth in the Sei Rampah urban area, Serdang Bedagai Regency. The continuous increase in population demands adequate health infrastructure to ensure equal access to healthcare services for all residents. The research employs the compound interest projection method using secondary time-series data from 2020 to 2025 obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS) of Sei Rampah District. The results show that the population of Sei Rampah Urban Area is projected to reach 60,799 people by 2045. Based on the Indonesian National Standard (SNI) 03-6981-2004, the required number of health facilities by 2045 is estimated at 93 units with a total land area of ​​approximately 3,864 hectares. The projected needs consist of 49 integrated health service posts (Posyandu), 24 community health centers, 2 maternity clinics, 1 primary health center (Puskesmas), 12 private medical practices, 2 pharmacies, and 2 auxiliary health centers (Pustu). The findings of this study are expected to serve as a reference for local governments in planning the provision of health facilities proportionally and sustainably in line with future population growth.
Implementasi Web Service Pada Integrasi Aplikasi Rental Mobil Online Muhammad Arief Kurniawan; Ragil Saputra
Jurnal Masyarakat Informatika Vol 9, No 2 (2018): JURNAL MASYARAKAT INFORMATIKA
Publisher : Department of Informatics, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.739 KB) | DOI: 10.14710/jmasif.9.2.31484

Abstract

Rental mobil merupakan salah satu prasarana untuk menunjang kebutuhan masyarakat dimana dapat menjadi alternatif kendaraan pribadi yang merupakan sarana transportasi yang dapat mengatasi mobilitas tinggi dan waktu yang terbatas. Tidak banyak perusahaan jasa rental mobil yang telah menggunakan teknologi informasi sebagai sarana pelayanan terhadap konsumen. Pemesanan sebuah mobil pada layanan rental mobil biasa dilakukan dengan cara konvensional yaitu dengan menghubungi agensi rental terkait atau mendatangi kantor penyedia jasa rental mobil. Hal tersebut menimbulkan masalah misalnya ketika seseorang secara mendadak membutuhkan jasa perseewan mobil dimana waktu operasional kantor telah selesai, atau ketika berada diluar kota dan tidak memiliki cukup informasi untuk melakukan persewaan mobil. Teknologi web service merupakan salah satu alternatif untuk menjembatani permasalahan tersebut. Dengan web service sistem mampu melakukan komunikasi antar sistem, sehingga dimungkinkan melakukan pemesanan pada penyedia jasa rental mobil dengan menghubungkan sebuah aplikasi pencarian dan pemesanan mobil secara online dengan sebuah aplikasi pengelolaan pemesanan pada penyedia jasa rental. Integrasi Aplikasi Rental Mobil Online menggunakan web service dibangun untuk mencari dan melakukan pemesanan mobil pada jasa rental mobil secara online melalui website. Sistem ini dibangun menjadi dua bagian yaitu aplikasi client dan aplikasi server. Aplikasi client merupakan aplikasi pencarian dan pemesanan mobil, sedangkan aplikasi server merupakan aplikasi yang berfungsi sebagai penyedia data. Aplikasi dibangun menggunakan DBMS MySQL, metode pengembangan Unified Process, kerangka kerja Laravel, dan dengan bahasapemrograman PHP. Setelah pengembangan selesai dilakukan, dilanjutkan proses pengujian menggunakan blackbox dan pengujian usability. Berdasarkan hasil pengujian blackbox, semua pengujian terkait fungsionalitas sistem dan web service dapat diterima dan berjalan sesuai yang diharapkan. Dari hasil pengujian usability, diperoleh persentase nilai keseluruhan 90,11%, sehingga dapat disimpulkan bahwa Aplikasi Rental Mobil Online dinyatakan memiliki kualifikasi sangat baik dan berhasil.
Resort di Pulau Nusa Lembongan Dengan Pendekatan Green Architecture dan Pola Rumah Adat Bali Yana Adi Pratama Putra; Muhammad Arief Kurniawan
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 2, Nomor 2 (2020): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v2i2.22

Abstract

Fenomena pariwisata yang ada di indonesia. Wisata di negeri ini ditandai dengan makin meningkatnya minat orang untuk pergi traveling yang berpengaruh terhadap naiknya jumlah kunjungan di berbagai destinasi wisata. Keadaan tersebut juga berimbas pada berputarnya roda perekonomian di pelosok-pelosok negeri. Ekowisata di Indonesia mulai serius dikembangkan pada tahun 1990-an dengan dibangunnya daerah wisata yang berlandaskan alam. Pada tahun 2002, pemerintah Indonesia menetapkannya sebagai Tahun Ekowisata Indonesia (Hakim, 2004:58). Salah satu contoh pengembangan ekowisata di Indonesia adalah Pulau Bali. Nusa Lembongan merupakan salah satu bagian dari propinsi Bali yang letaknya terpisah dari daratan Pulau Bali dan berada di sebelah tenggara Pulau Bali. Nusa Lembongan terkenal sebagai pulau penghasil rumput laut di Bali, dan menjadi komoditas ekspor hingga saat ini. Mayoritas masyarakatnya, termasuk masyarakat Desa Jungutbatu bekerja sebagai petani rumput laut dan sebagian lainnya merantau mengadu nasib ke daerah lain terutama ke Pulau Bali. Namun sejak berkembangnya pariwisata di Desa Jungutbatu, sebagian masyarakat lokal telah beralih dengan bekerja di sektor pariwisata. Pariwisata (ekowisata khususnya) di Jungutbatu saat ini telah menjadi bagian dari hidup masyarakat desa dan juga menjadi salah satu sumber ekonomi. Nusa lembongan merupakan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN), selain budaya daya tarik di pulau ini adalah alamnya yang sangat asri. konsep yang di usulkan adalah green architecture dan pola rumah adat Bali agar dapat menampilkan suasan Bali yang kental dan meminimalkan kerusakan lingkungan dari pembangunan resort tersebut.