Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Beban Kerja Perawat dengan Kompetensi Asuhan Keperawatan Spiritual Islami di Unit Hemodialisa Rika Meliasari; Anggriyana Tri Widianti; Hayinah Rahayu
Faletehan Health Journal Vol 9 No 03 (2022): Faletehan Health Journal, November 2022
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v10i03.361

Abstract

Nurses as care providers are obliged to meet the needs of patients in a bio psychosocial and spiritual way. The high activity of nurses in serving patients affects their work results, so it is important to pay attention on the workload of nurses in providing nursing services and the competence of Islamic spiritual nursing care. The purpose of this study was to determine the relationship between the workload of nurses and the competence of Islamic spiritual nursing care in hemodialysis unit. This research was a correlational quantitative research by using a cross-sectional research design. The respondents were 24 hemodialysis nurses who were selected by using total sampling technique. The data was collected by online questionnaire. The data analysis used a non-parametric Spearman rank test. This study obtained p-value 0.001 and correlation coefficient 0.628 which indicated a significant relationship between the workload of nurses and the competence of Islamic spiritual nursing care in hemodialysis unit. The researchers recommended that nurses can provide a particular Islamic spiritual nursing care in hemodialysis units since spirituality is highly important for patients with chronic diseases and nurses as care providers are obliged to meet patient needs both psychosocially and spiritually.
Kemandirian Ekonomi Komunitas Difabel Rungu Wicara Melalui Pelatihan Produksi Roti Menuju Desa Singaparna Ramah Disabilitas Teti Rahmawati; Siti Nuke Nurfatimah; Hayinah Rahayu
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v4i1.98

Abstract

Akhir tahun 2023 Peringatan hari disabilitas yang jatuh setiap tanggal 3 Desember di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, ternodai oleh kasus tragis penganiayaan yang mengakibatkan kematian seorang disabilitas. Lebih menyedihkan lagi, pelaku penganiayaan tersebut adalah orang tua kandung dari korban. Kejadian ini menggambarkan betapa seriusnya masalah penyandang disabilitas. Untuk itu maka pemberdayaan komunitas difabel menjadi penting supaya mereka berdaya dan mandiri secara ekonomi. Pemilihan Roti dan kue kering sebagai strategi untuk meningkatkan kompetensi hidup bagi individu dengan disabilitas dipilih karena bahan-bahannya mudah diakses dan proses pembuatannya relatif sederhana. Tujuan dari pemberdayaan berbasis masyarakat difabel adalah meningkatkan akses dan partisipasi anggota komunitas difabel dalam pelatihan produksi roti dengan memperhatikan kebutuhan aksesibilitas dan penyediaan bahan pelatihan yang ramah disabilitas. Peserta pada kegiatan PKM ini adalah 20 orang Difabel rungu wicara yang tergabung dalam Komunitas Disabilitas Singaparna. Mitra yang terlibat adalah Komunitas Disabilitas Singaparna, Pemerintah Desa Singaparna, Tim Inklusi PD ‘Aisyiyah Kabupaten Tasikmalaya dan ABS Bakery Bandung. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah Pengembangan Masyarakat Partisipatif (Participatory Community Development) dengan prakteknya menggunakan metode pelatihan dan keterampilan (Training and Capacity Building). Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan praktis dalam pembuatan roti dan kue kering, tetapi juga membuka peluang bagi peserta untuk meningkatkan kemandirian ekonomi melalui keterampilan baru yang dapat mereka aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.