Yus Darusman
Universitas Siliwangi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Operasional Pelatihan Pada Balai Latihan Kerja Tasikmalaya dalam Menyiapkan Tenaga Kerja Profesional Hilmi Nur Fakhira; Yus Darusman
Lifelong Education Journal Vol 2 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah ( IMADIKLUS )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.180685/lej.v2i2.126

Abstract

According to the Central Statistics Agency, the unemployment rate in Tasikmalaya City and Regency is quite high, so one solution is through training at the Job Training Center by preparing a professional workforce. For the successful implementation of a training, it is necessary to use a training model. The purpose of this study is to find out how the operational model of training at the Tasikmalaya Job Training Center in preparing a professional workforce. The research method used is descriptive qualitative, the type of data collection in this study is through observation, interviews, and documentation. The research instrument used was through observation and interview guidelines. Technical data analysis uses several stages such as data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study are the operational training model used by the Tasikmalaya Job Training Center in preparing a professional workforce, namely the Competency-Based Training Model (PBK) which means job training that will focus on the final result (Outcome). After attending the training, participants are expected to become competent and professional workers. Types of training include Institutional Training which is carried out at the Office of the Job Training Center and Mobile Training Unit (MTU) which is carried out at the residence of local residents. With the following steps: Identification of Training Needs which aims to see and determine what training will be held according to the needs of the training participants, Designing Training Programs such as making curriculum, materials, schedules and preparing props needed, Implementing Training Programs by selecting students prospective trainees and Conduct Training Evaluations in the form of vocational evaluations and program evaluations. Keywords: Training Operational Model, Job Training Center
Model Operasional Pelatihan Pada Balai Latihan Kerja Tasikmalaya dalam Menyiapkan Tenaga Kerja Profesional Hilmi Nur Fakhira; Yus Darusman
Lifelong Education Journal Vol 2 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah ( IMADIKLUS )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59935/lej.v2i2.126

Abstract

Menurut Badan Pusat Statistika, angka pengangguran di Kota maupun Kabupaten Tasikmalaya jumlahnya cukup tinggi, maka salah satu solusinya yaitu melalui pelatihan di Balai Latihan Kerja dengan menyiapkan tenaga kerja yang profesional. Untuk keberhasilan penyelenggaraan suatu pelatihan maka dibutuhkan model pelatihan yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana model operasional pelatihan pada Balai Latihan Kerja Tasikmalaya dalam menyiapkan tenaga kerja profesional. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deksriptif, jenis pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan melalui pedoman observasi dan wawancara. Teknis analisis data menggunakan beberapa tahapan seperti reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah model operasional pelatihan yang digunakan oleh Balai Latihan Kerja Tasikmalaya dalam menyiapkan tenaga kerja profesional yaitu dengan Model Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) yang artinya pelatihan kerja yang akan berfokus pada hasil akhir (Outcome). Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan menjadi tenaga kerja yang kompeten dan profesional. Jenis pelatihan diantaranya Pelatihan Institusional yang pelaksanaanya dilaksanakan di kantor Balai Latihan Kerja dan Mobile Training Unit (MTU) yang pelaksanaannya di tempat tinggal warga setempat. Dengan langkah-langkah diantaranya : Identifikasi Kebutuhan Pelatihan yang bertujuan untuk melihat dan menentukan pelatihan apa yang akan diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan peserta pelatihan, Merancang Program Pelatihan seperti membuat kurikulum, materi, jadwal dan mempersiapkan alat peraga yang dibutuhkan, Melaksanakan Program Pelatihan dengan melakukan seleksi kepada calon peserta pelatihan dan