Yudis Ghifari
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis effectiveness of online learning during the COVID-19 pandemic Yudis Ghifari; Diva Aulia Amanda; Angga Hadiapurwa
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 1 No. 2 (2022): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v1i2.48796

Abstract

The COVID-19 pandemic has forced all countries to implement distance learning and distance restrictions to break the chain of transmission. This article researches the effectiveness of online learning during the Covid-19 pandemic and its impact on student's ability to participate in learning. The research was conducted using a survey method with a quantitative approach. The subjects of this study were active students of the Education Technology study program at the Indonesian Education University class of 2018-2020. The survey data was analyzed by measuring the variables determined using numbers and then analyzed with the applicable statistical procedures. The results showed that online learning was considered less effective because the learning materials were not delivered properly to students. This causes students not to understand the task at hand. Another point that shows the ineffectiveness of online learning is that many issues occur during online learning sessions, for example, internet connection issues, limited interaction, lack of literacy skills, and lack of motivation and productivity of students in its implementation. The level of effectiveness of online learning still can increase if the issues that occur are minimized. Student learning motivation needs to be improved so that the effectiveness of online learning can also increase.   Abstrak Adanya pandemi COVID-19 memaksa seluruh negara untuk melakukan pembelajaran jarak jauh dan harus melakukan pembatasan jarak agar memutus rantai penyebaran. Artikel ini bertujuan untuk meneliti keefektifan pembelajaran daring yang dilakukan pada masa pandemi COVID-19 dan dampaknya terhadap kemampuan siswa dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dari penelitian ini adalah mahasiswa aktif program studi Teknologi Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia angkatan tahun 2018-2020. Analisis data survei yang diperoleh dilakukan dengan cara mengukur variabel yang telah ditentukan menggunakan angka untuk kemudian dianalisis dengan prosedur statistik yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran daring dinilai kurang efektif karena materi pembelajaran tidak tersampaikan dengan baik terhadap peserta didik. Hal ini menyebabkan peserta didik kurang paham dengan tugas yang dimiliki. Hal lain yang menunjukan ketidak efektifan pembelajaran daring adalah banyaknya hambatan saat pembelajaran daring, misalnya gangguan koneksi, keterbatasan interaksi, kurangnya kemampuan literasi, serta kurangnya motivasi dan produktivitas peserta didik dalam pelaksanaannya. Tingkat keefektifan pembelajaran daring masih memiliki kemungkinan untuk mengalami peningkatan jika kendala yang terjadi dapat diminimalisasi. Motivasi belajar mahasiswa perlu ditingkatkan agar efektivitas pembelajaran daring juga dapat meningkat. Kata Kunci: Efektivitas pembelajaran; pandemi COVID-19; pembelajaran daring 
Professional analysis of Educational Technology students with appropriate specializations Lintang Putri Nurchalia; Yudis Ghifari; Jeremy Artistico Limbong; Linda Setiawati
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 2 (2023): Inovasi Kurikulum, August 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v20i2.53904

Abstract

Mahasiswa jurusan Teknologi Pendidikan memiliki keahlian dalam menganalisis, mendesain, mengembangkan, menerapkan, mengevaluasi, dan mengatur penggunaan teknologi untuk membantu menyelesaikan masalah pembelajaran. Namun, tidak semua mahasiswa Teknologi Pendidikan memiliki minat yang sama dalam memilih peminatan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profesi mahasiswa teknologi pendidikan yang memilih peminatan pilihan sesuai dengan minat dan kemampuan mereka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan mewawancarai kepada tiga orang mahasiswa teknologi pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa teknologi pendidikan memilih peminatan pilihan yang sesuai dengan minat dan kemampuan mereka. Kesesuaian peminatan yang dipilih oleh mahasiswa Teknologi Pendidikan dengan minat dan kemampuannya serta tuntutan pasar kerja di bidang pendidikan merupakan faktor penting yang mempengaruhi profesi yang akan diambil setelah lulus. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa mahasiswa teknologi pendidikan yang memilih peminatan pilihan yang sesuai dengan minat dan kemampuan mereka cenderung lebih percaya diri dan merasa lebih terbantu dalam menentukan profesi yang akan mereka tekuni setelah lulus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya memilih peminatan pilihan yang sesuai dengan minat dan kemampuan bagi mahasiswa teknologi pendidikan dalam menentukan profesi yang akan mereka tekuni setelah lulus.