Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYEDIAAN TAMAN KOTA SEBAGAI RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KAWASAN KAIDIPANG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA Abdul Mannan
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 3 No 1 Februari 2018
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.54 KB) | DOI: 10.33096/losari.v3i1.65

Abstract

Ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah perkotaan memiliki fungsi yang penting diantaranya terkait aspek ekologi, sosial budaya, dan estetika. Adapun dalam penyediaannya, haruslah memenuhi kriteria ruang publik yang ideal seperti lokasi yang mudah dijangkau, nyaman, dan memberikan rasa aman bagi penggunanya. Masih kurangnya ketersediaan jumlah RTH publik khususnya hutan kota dan taman kota pada kawasan pusat kota Kaidipang sedikit banyak mempengaruhi fungsi hutan kota dan taman kota tersebut sebagai ruang terbuka hijau (RTH) publik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji fungsi dan kriteria penyediaan sebagai ruang terbuka hijau (RTH) publik pada hutan kota dan taman kota serta memberikan rekomendasi dalam peningkatan kualitas hutan kota dan taman kota sebagai ruang terbuka hijau (RTH). Jenis pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Sementara itu, proses analisis data yang dilakukan membutuhkan fakta yang berhubungan dengan fenomena aktual di hutan kota dan taman kota sebagai RTH publik kawasan pusat kota Kaidipang. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil analisis tersebut, didapatkan hasil bahwa ruang terbuka hijau (RTH) publik yang cocok digunakan adalah RTH publik yang berfungsi sebagai peneduh dan paru-paru kota, yang dapat menjadi pusat interaksi dan komunikasi masyarakat serta sarana rekreasi. Selain itu, masyarakat memilih RTH publik yang dapat memberikan kenyamanan misalnya dengan menyediakan fasilitas yang memadai.
Pusat Pendidikan Dan Pelatihan Kerja Dalam Kawasan Industri Jasa Di Kota Bitung Dengan Pendekatan Arsitektur Modern Agung Wijaksono; Abdul mannan; Arifuddin Arifuddin
Venustas Vol 5 No 2 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik - Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/9ybvbv30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) lokasi atau tapak yang sesuai dengan perancangan bangunan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kerja Dalam Kawasan Industri Jasa, (2) konsep arsitektur modern yang sesuai dengan Perancangan Bangunan, dan (3) bentuk bangunan yang mempunyai kesan sebagai bangunan Pusat Pendidikan dan Latihan Kerja. Metode penelitian yang digunakan dalam proses perancangan yaitu pengamatan secara langsung, pengumpulan dokumentasi, penelitian kepustakaan, dan melalui studi internet. Konsep perancangan yang digunakan adalah pendekatan Arsitektur Modern. Arsitektur modern merupakan suatu konsep arsitektur yang digunakan untuk lebih mengutamakan bentuk dan fungsi bangunan dibandingkan dengan ornamen atau hiasan. Berdasarkan hasil penelitian nilai pembobotan, maka lokasi yang dipilih untuk perancangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kerja Dalam Kawasan Industri Jasa di Kota Bitung yaitu berlokasi di Jl. 2 Saudara Bitung, Kelurahan Manembo-Nembo Atas, Kecamatan Matuari. Luas lahan yang digunakan untuk perancangan seluas + 15.000m². Prinsip arsitektur modern pada konsep bangunan adalah dapat memberikan kesan bahwa bangunan tersebut terlihat elegan dan sangat mengutamakan fungsi bangunan dibandingkan dengan adanya tambahan hiasan di dalam bangunan. Bentuk bangunannya mempunyai gambaran sebagai sarana yang dapat mewadahi minat masyarakat Kota Bitung terhadap bidang industri jasa. Selain itu, dirancangnya Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kerja Dalam Kawasan Industri Jasa ini dapat memberikan alternatif lain bagi masyarakat di bidang industri yang juga bersifat edukasi yang saat ini sangat dibutuhkan di Kota Bitung.