Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS Yanti Anggraini
National Conference on Applied Business, Education, & Technology (NCABET) Vol. 1 No. 1 (2021): The 1st National Conference on Applied Business, Education & Technology (NCABET
Publisher : Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.306 KB) | DOI: 10.46306/ncabet.v1i1.54

Abstract

Learning English is considered a difficult task as it requires more practice in various skills. Media learning plays an important role in increasing the desire and interest of students to learn by creating a pleasant atmosphere. In this digital era, learning models utilize technology as a learning medium to provide wider access and opportunities for students to build their own knowledge. The use of technology plays a key role in learning English at their own pace, helps in self-understanding, does not stop interaction with the teacher, and creates high motivation in learners for effective learning of English skills
JIGSAW: STRATEGI PEMBELAJARAN DALAM MEMPERKAYA KOSAKATA BAHASA INGGRIS PADA SISWA Yanti Anggraini
DESANTA (Indonesian of Interdisciplinary Journal) Vol. 3 No. 1 (2022): September 2022
Publisher : Desanta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran kosakata sejauh ini memainkan peran penting bagi banyak siswa karena ini adalah dasar dari pembelajaran bahasa Inggris mereka. Namun, itu bisa menjadi tugas yang menantang karena sering dianggap membosankan dan sulit. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui strategi pembelajaran Jigsaw dalam membangun stok kosakata siswa. Jadi, telah disimpulkan bahwa teknik kolaboratif terutama teknik Jigsaw dapat meningkatkan pembangunan kosakata baru karena meningkatkan hafalan, akuisisi, dan pemahaman mereka. Teknik Jigsaw ini sangat dianjurkan untuk siswa dengan tingkat rendah atau tingkat tinggi di kelas karena mereka dapat berbagi pendapat mereka pada topik yang berbeda. Saat berdiskusi dengan teman sebayanya, semua siswa bisa menjadi ahli tetapi di masing-masing ide atau topik.