Galuh Suryandari
Bagian Medical Education, Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Pemeriksaan Pap Smear dan IVA Test sebagai Upaya Deteksi Kanker Serviks di Dusun Sleman III RW 10, Desa Triharjo, Sleman Ivanna Beru Brahmana; Galuh Suryandari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.818 KB)

Abstract

Latar belakang: Pemeriksaan Pap Smear dan IVA test (Inspeksi Visual Asam Asetat) sebagai upaya deteksi dini kanker serviks sudah banyak dilakukan. Namun belum semua ibu-ibu yang mungkin terpapar terkena risiko kanker serviks sudah mengenal, apalagi melakukan pemeriksaan Pap Smear dan IVA test. Tujuan: mendapatkan informasi seberapa besar ibu-bu di Dusun Sleman III RW 10, Desa Triharjo, Sleman, mengenal dan melakukan deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan Pap Smear dan IVA test, dan kemudian memberikan penyuluhan bagaimana pentingnya kedua jenis pemeriksaan tersebut untuk upaya deteksi dini kanker serviks. Metode: ceramah, diskusi dan tanya jawab, dan pengisian kuesioner. Peserta penyuluhan yang hadir sebanyak 26 peserta. Hasil dan implikasi: Hasil kuesioner menunjukkan jumlah peserta penyuluhan yang sudah pernah melakukan pemeriksaan Pap Smear saja sebanyak 11,54% (3/26) , yang sudah melakukan pemeriksaan IVA test saja sebanyak 11,54% (3/26) , yang sudah pernah melakukan pemeriksaan Pap Smear dan IVA test sebanyak 23,08% (6/26), sedangkan yang belum pernah melakukan pemeriksaan Pap Smear dan IVA test sebanyak 53,84% (14/26). Setelah dilakukan penyuluhan tentang pentingnya pemeriksan Pap Smear dan IVA test untuk deteksi dini kanker serviks sebanyak 100% (26/26) antusias untuk bisa melakukan pemeriksaan Pap Smear dan IVA test di kemudian hari. Luaran pengabdian berupa naskah publikasi di jurnal pengabdian nasional. Kesimpulan: Pemeriksaan Pap Smear dan IVA test belum banyak dikenal dan dilaksanakan oleh peserta penyuluhan. Penting dilakukan penyuluhan di tempat yang lebih luas, supaya pemeriksaan Pap Smear dan IVA test sebagai upaya deteksi dini kanker serviks bisa lebih rutin dilakukan.