Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA MANAJEMEN DIRI DENGAN TINGKAT STRESS PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR S1 KEPERAWATAN DALAM MENYELESAIKAN TUGAS AKHIR SEBAGAI SYARAT KELULUSAN WISUDA DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KUDUS Umi Faridah; Anny Rosiana; Siti Mahmudah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.97 KB)

Abstract

Di Indonesia kasus stress sangat tinggi, prevalensi stress menurutRiskesdas pada tahun 2013 menunjukkan 6% untuk usia 15 tahun keatas atau sekitar 14 juta penduduk di indonesia mengalami gangguanmental. Berdasrakan hasil survey penahuluan pada 8 Januari 2019 diUniversitas Muhammadiyah Kudus , hasil wawancara dari 10mahasiswa dengan 14 pertanyaan tentang gejala stress, di antaranya 3mahasiswa meraskan 50 % dari gejala, 3 mahasiswa 57% dari gejala,dan 4 mahasiswa merasakan 43% dari 14 gejala stress. Tujuanpenelietian ini untuk mengidentifikasi hubungan antara manajemendiri dengan tingkat stress pada mahasiswa tingkat akhir S1Keperawatan dalam menyelesaikan tugas akhir sebagai syaratkelulusan wisuda di Universitas Muhammadiyah Kudus. Jenispenelitian analitik korelasi dengan desain penelitian Cross Sectional.Populasi sebanyak 84 dan sampel sebanyak 46 respondenmenggunakan rumus Solvin dan metode Simple Random Sampling.Alat ukur dan uji hubungan menggunakan uji Spearman Rank. Hasilpenelitian didapatkan hasil hubungan negatif yang signifikan denganharga korelasi -0.398 dan nilai p value 0.008 < ( < 0.01). Dari 46responden paling banyak 17 responden (37%) yaitu manajamen diriyang cukup baik dengan tingkat stress yang masih normal.Kesimpulannya Ha diterima dan Ho ditolak.
Hubungan Dukungan Sosial dan Kepatuhan OAT terhadap Kesembuhan Pasien TBC Purwodadi II Dewi Nuraini; Dewi Hartinah; Anny Rosiana
Jurnal Kesehatan dan Farmasi Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan dengan angka kejadian dan putus pengobatan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan dukungan sosial dan kepatuhan minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) dengan tingkat kesembuhan pasien TBC di wilayah kerja Puskesmas Purwodadi II. Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional melibatkan 32 responden. Instrumen yang digunakan adalah MSPSS untuk dukungan sosial dan MARS untuk kepatuhan, sedangkan data kesembuhan diperoleh dari rekam medis. Hasil menunjukkan 90,6% responden memiliki dukungan sosial baik, 87,5% patuh minum OAT, dan 93,8% dinyatakan sembuh. Uji Spearman’s Rho menunjukkan hubungan sangat kuat antara dukungan sosial dan kesembuhan (r=0,830; p=0,000) serta hubungan kuat antara kepatuhan dan kesembuhan (r=0,683; p=0,000). Dukungan sosial dan kepatuhan minum OAT berperan signifikan dalam meningkatkan peluang kesembuhan pasien TBC.