Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

POTENSI TANAMAN SALAM (Syzygium polyanthum (Wight) Walp) SEBAGAI TERAPI KANKER: TINJAUAN LITERATUR Indra Nuroso; EM Sutrisna; Riandini Aisyah; Devi Usdiana Rosyidah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.529 KB)

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi.Pengobatan kanker konvensional masih menimbulkan beragam efeksamping, sehingga pengobatan alternatif mengalami perkembangan.Tanaman salam (Syzygium polyanthum Wight) memiliki kandunganflavonoid dan eugenol yang berpotensi sebagai antikanker.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya efek antikankerpada tanaman salam terhadap sel kanker. Penulisan inimenggunakan desain tinjauan literatur dengan metode naratif daribeberapa penelitian yang sudah diterbitkan sebelumnya denganteknik identifikasi artikel mengikuti flow chart dari PRISMA. Datapenelitian ini diperoleh dari mesin pencarian pada aplikasi Googlechrome secara daring dengan menggunakan beberapa pangkalandata meliputi Google Scholar, Pubmed, Science Direct, CochcraneLibrary, Research Gate, Garuda dan CDC. Artikel penelitian yangsesuai dengan kriteria inklusi (uji in vitro dan in vivo; variabel bebasberupa sediaan langsung, ekstrak, fraksinasi, maupun isolat;menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris), kemudiandikumpulkan dan dibuat ringkasan artikel, dibahas dan dibuatkesimpulan. Hasil pengujian fitokimia ekstrak daun salam memilikikandungan seperti flavonoid, tanin, saponin, alkaloida, dan minyakatsiri. Ekstrak flavonoid daun salam memicu terjadinya apoptosisdan menekan proliferasi dari sel kanker dengan adanya peningkatanlevel ROS, ekspresi kaspase-3 dan nuclear factor-kappa B (NFkB)serta penurunan ekspresi HSP70. Ektrak daun salam juga mampumenurunkan jumlah aktivitas metabolit seluler (mitokondria) selkanker untuk memproduksi ATP. Senyawa aktif ekstrak daun salammemiliki potensi sebagai terapi kanker dalam pengujian in vitro.Perlu diteliti lebih lanjut secara in vivo sehingga pengembanganuntuk terapi kanker dapat tercapai.
Hidropneumotoraks pada Laki-Laki 49 Tahun: Laporan Kasus Indra Nuroso; Juono Prabowo
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidropneumotoraks merupakan salah satu kegawatdaruratan medis, dimana terdapat udara dan cairan berada di dalam rongga pleura yang mengakibatkan kolapsnya jaringan paru. prevalensi hidropneumothorak belum ada pencatatan, namun kejadian pneumotoraks berkisar 2,4-17,8 per 100.000 penduduk per tahun. Standar kompetensi dokter Indonesia, lulusan dokter harus mampu mendiagnosis dan memberikan tatalaksana awal pada keadaan gawat darurat, kemudian menentukan rujukan untuk penanganan pasien selanjutnya. Pada kasus ini, seorang laki-laki 49 tahun datang ke Poli Bedah Rumah Sakit Umum Daerah Karanganyar dengan keluhan sesak sejak 2 minggu sebelumnya. Keluhan penyerta berupa batuk kronik dan nyeri dada. Pemeriksaan fisik didapatkan pergerakan dada yang asimetris, pelebaran di sela iga dan penggunaan otot bantu saat bernafas, vocal fremitus pada paru kiri lemah, terdapat retraksi dada, redup pada paru kiri setinggi sic 4 dan peralihan jantung di sic 2/3, serta adanya penurunan suara nafas paru kiri. Pemeriksaan penunjang radiologi didapatkan jantung yang sulit dinilai, adanya perselubungan homogen pada hemithorak kiri disertai air fluid level di dalamnya. Pasien didiagnosis hidropneumotoraks dan dilakukan tindakan operatif darurat yaitu Water Seal Drainage.
Laporan Kasus Penatalaksanaan dan Pendekatan Kedokteran Keluarga pada Lansia dengan Diabetes Melitus Tipe II Tidak Terkontrol dengan Hipertrigliseridemia Faiz Maulana; Dwi Nonita Nugraheni; Indra Nuroso; Hafid Adi Nugroho; Isnan Aldisa; S Setyaningsih; Yusuf Alam Romadhon
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang laki-laki lanjut usia berusia 62 tahun terdiagnosis diabetes melitus tipe II tidak terkontrol dengan hipertrigliseridemia. Diagnosis tersebut diketahui pada tahun 2014 ketika pasien memeriksakan dirinya dengan gejala klasik (poliuri, polidipsi, dan polifagi). Tidak terdapat riwayat keluarga dengan yang dialami pasien saat ini. Pasien mengaku sering mengonsumsi minuman manis seperti teh manis yang dikonsumsi setiap pagi dan sering mengonsumsi makanan berlemak seperti lontong sate. Tipe keluarga extended family dan memasuki stadium enam menurut Duval. Hubungan antar anggota keluarga harmonis, APGAR Family menunjukkan fungsional sehat. Fungsi SCREEM tidak ada yang menonjol dan tidak mempengaruhi penyakit pasien. Diagnosis biomedik: diabetes melitus tipe II tidak terkontrol dengan hipertrigliseridemia, berat badan lebih. Diagnosis holistik: secara psikoemosional tidak merasa khawatir berkaitan dengan apa yang akan terjadi pada penyakitnya dimasa yang akan datang. Perilaku rawat anggota keluarhga baik, namun diet tidak berimbang. Intervensi yang diberikan yakni terapi farmakologi dari Puskesmas, dan dari tim penulis, memberikan edukasi pentingnya teratur minum obat, dan dibuatkan program diet berimbang. Hasil pemeriksaan GDP, asam urat dan trigliserida turun pada kunjungan ketiga secara berurutan GDP 269 mg/dL, Asam Urat: 6,8 mg/dL, Trigliserid 874 mg/dL dan GDP 193 mg/dL, Asam Urat: 6,3 mg/dL, Trigliserid 612 mg/dL.