Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KADAR VITAMIN D DAN PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS Ratnasari Bondan Wijayanti; Iin Novita; Riandini Aisyah; Erika Diana Risanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.708 KB)

Abstract

Diabetes melitus atau disebut Diabetes merupakan penyakit gangguan metabolik akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan secara efektif insulin yang diproduksi. Kelebihan sekresi glukagon oleh sel alfa dan insulin yang tidak dapat diproduksi atau tidak berperan secara efektif oleh sel beta menyebabkan peningkatan kadar glukosa dalam darah (hiperglikemia). Pemberian vitamin D meningkatkan transkripsi gen reseptor insulin untuk mengurangi kenaikan hiperglikemik dengan menginduksi sel β pankreas. Tujuan: Menganalisis peran vitamin D dalam menurunkan kadar glukosa darah penderita Diabetes melitus. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis studi literatur review dengan menggunakan sumber artikel terbitan dari tahun 2015 sampai November 2020 pada database PubMed dan Science Direct dengan menggunakan kata kunci "vitamin d" OR "ergocalciferols" OR vitamin D AND "glucose" AND "Diabetes mellitus". Analisis data berupa kalimat naratif yang dimulai dengan pemilihan artikel yang sesuai kriteria inklusi, kriteria eksklusi dan relevansi penelitian, yang selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil: Artikel yang direview sebanyak 7 artikel yang berasal dari negara-negara seperti Mesir, Pakistan, Arab Saudi, Iran dan Taiwan. Uji klinis pada beberapa penelitian menunjukkan hasil bahwa vitamin D berperan dalam menurunkan glukosa darah pada pasien dengan penyakit diabetes yang secara signifikan menurunkan HbA1c. Kesimpulan: Vitamin D berperan dalam menurunkan kadar glukosa darah penderita Diabetes melitus.
Cholelithiasis dengan Cholesystitis Akut: Laporan Kasus Ratnasari Bondan Wijayanti; Musrifah Budi Utami
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cholelithiasis adalah penyakit hepatobiler kronik yang disebabkan oleh terganggunya metabolisme dari kolesterol, bilirubin dan asam empedu yang ditandai dengan pembentukan batu empedu dalam saluran empedu hepatik atau di dalam empedu. Sedangkan kolesistitis akut (radang kandung empedu) adalah reaksi inflamasi akut dinding kandung empedu yang disertai keluhan nyeri perut kanan atas, nyeri tekan, dan demam. Gejala klinis kolelitiasis sering tanpa gejala, ikterus pada 20% kasus dan nyeri kolik kuadran kanan atas. Pencitraan pilihan pertama untuk mendiagnosis batu kandung empedu adalah Ultrasonography (USG). Pada kasus ini kami melaporkan pasien perempuan 43 tahun yang didiagnosis cholelithiasis dengan cholesystitis akut yang didapatkan dari anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang. Pada anamnesis ditemukan gejala nyeri perut sebelah kanan atas, mendadak dan hilang timbul. Pada pemeriksaan fisik inspeksi mata dan tulit tampak ikterik, palpasi abdomen didapatkan nyeri tekan regio hipokondriac dextra. Pemeriksaan penunjang darah rutin dan kimia darah menunjukkan adanya peningkatan bilirubin total, bilirubin direk, bilirubin indirek, SGOT dan SGPT. Hasil pemeriksaan USG abdomen didapatkan multiple cholelithiasis disertai cholesystitis akut.