Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Education on Prevention of Physical and Psychological Problems From Study From Home During the Covid-19 Pandemic Arif Pristianto; Hairuniza Panggabean; Atikah Itsna Zulfatirrohman; Fenisa Nurul Hidayah; Firya Khoirunisa Ulayya; Nur Intan Mulyawati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.427 KB)

Abstract

Penyebaran virus Corona atau Covid-19 secara global terjadi di seluruh dunia. Infeksi virus tersebut dapat menyebabkan sindrom pernapasan akut ringan hingga parah. Berbagai kebijakan terkait kondisi pandemi dilakukan termasuk pada sistem pembalajaran di instansi pendidikan yaitu Study From Home (SFH). Perubahan pola membuat masyarakat tidak siap menghadapinya baik secara fisik maupun psikologis. Di antara kondisi psikologis yang dialami masyarakat adalah rasa anxiety atau kecemasan penularan virus Covid dan tidak siap dengan keadaan yang tiba-tiba berubah. Selain itu dengan kondisi pembelajaran yang dilakukan secara daring (online) juga menimbulkan masalah dengan ksehatan fisik. Belajar di depan layar selama beberapa jam dengan posisi yang cenderung statis dan dilakukan dalam waktu yang lama tentunya menyebabkan keluhan pada mata dan punggung. Hal ini mengakibatkan permasalahan bagi para remaja atau mahasiswa. Metode kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan menggunakan sistem webinar melalui Google Meet dan grup Whatsapp. Aplikasi Whatsapp digunakan untuk mengarahkan peserta mengenai metode yang dilakukan sebelum, saat, dan sesudah kegiatan webinar berlangsung, sedangkan aplikasi Google Meet digunakan untuk pelaksanaan kegiatan webinar. Pemberian edukasi terkait anxiety dan kesehatan mata selama masa SFH dan materi terkait postural yang baik dan upaya mengatasi keluhan postural selama SFH. Peserta yang bergabung dalam kegiatan penyuluhan sejumlah 48 orang yang berasal dari beberapa instansi pendidikan dan organisasi remaja. Hasil evaluasi pre test dan post test menunjukkan peningkatan pengetahuan dan upaya menanggulangi terkait kecemasan, permasalahan penglihatan, dan postural serta exercise saat Study From Home dari pre test rata rata 51% menjadi 77% saat post test.
Penatalaksaan Program Fisioterapi pada Pasca Operasi Ligamen Medial Patellofemoral Kiri: Studi Kasus Hairuniza Panggabean; Monalisa Meidania; Suryo Saputra Perdana
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Medial Patellofemoral Ligament (MPFL) adalah struktur jaringan lunak yang paling sering cedera setelah dislokasi patela lateral, yang telah terjadi pada lebih dari 90% individu yang mengalami dislokasi patela akut. Salah satu struktur yang membantu menjaga stabilitas patela adalah Medial Patellofemoral Ligament. Tujuan: Peneliti bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi latihan pada kasus Post Op Medial Patellofemoral Ligament Repair Sinistra Metode: Peneliti menggunakan metode penelitian berupa studi kasus (case study) yang dilakukan pada bulan Desember 2022 dengan memberikan intervensi fisioterapi dalam 3 kali pertemuan fisioterapi memberikan intervensi berupa Kompres Es, Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), Terapi Latihan (Isometric Exercise, ROM Exercise dan Strengthening Exercise) untuk mengurangi nyeri, menambah lingkup gerak sendi, meningkatkan kekuatan otot, meningkatkan stabilitas sendi, dan mengoptimalkan kemampuan fungsional. Hasil: : Hasil yang didapat setelah diberikan intervensi fisioterapi, didapatkan adanya penurunan nyeri, peningkatan Lingkup Gerak Sendi, terjadi perubahan massa otot yang diukur dengan antropometri, belum terjadi perubahan kekuatan otot MMT, serta peningkatan kemampuan fungsional. Kesimpulan: Dibandingkan dengan latihan tradisional, terapi latihan aktif setelah operasi Medial Patellofemoral Ligament (MPFL) bermanfaat untuk pemulihan awal fungsi sendi lutut dan pengurangan atrofi otot.