Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Influence of Family Income Level to Mother's Knowledge and Attitude About Papsmear as Early Detection of Cervical Cancer Yuni Prastyo Kurniati; Reza Ika Meliani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.978 KB)

Abstract

Pendahuluan : Kanker servik merupakan penyebab kematian utama kanker wanita di dunia. Penyakit ini menempati urutan ke-10 dunia dengan 569.847 orang penderita dan angka rata-rata kematian sebesar 3,3%, sehingga termasuk kelompok penyakit yang mematikan. Faktor yang mempengaruhi terjadinya kanker ini karena para ibu sering enggan memeriksakan diri, disebabkan masih rendahnya tingkat pendidikan dan pengetahuan masyarakat serta ketiadaan biaya. Pap smear dapat mendeteksi kanker serviks dengan hasil yang akurat mencapai 90% dan spesifitas 90%-95%. Namun, cakupan deteksi dini kanker ini di Indonesia, masih sangat rendah yaitu sekitar 5%. Tujuan : menganalisis pengaruh tingkat pendapatan keluarga terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang papsmear sebagai deteksi dini kanker servik. Metode : Desain penelitian cross sectional, dengan tehnik purposive sampling memperoleh sebanyak 148 responden. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil: Sebanyak 66,2% keluarga responden berpendapatan tinggi. Uji Chi-square mendapatkan nilai Odds Ratio sebesar 2.130 dengan nilai p-value 0.044. Hasil analisis bivariat tentang pengaruh tingkat pendapatan keluarga terhadap sikap tentang pap smear sebagai upaya deteksi dini kanker serviks, didapatkan nilai Chi-square hitung Odds Ratio (OR) sebesar 0.359 dengan nilai p-value 0.023. Uji regresi logistik pengaruh tingkat pendapatan keluarga terhadap pengetahuan didapatkan OR sebesar 0.526 dengan nilai p-value sebesar 0.033. Nilai OR pendapatan keluarga 2.068, maka apabila pendapatan keluarga meningkat, maka sikap responden tentang pap smear akan meningkat 2.068 kali lipat dibandingkan tingkat pendapatan rendah yang secara statistik signifikan (p-value 0.000). Kesimpulan: Terdapat pengaruh tingkat pendapatan keluarga terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang pap smear.
Hernia Reza Ika Meliani; Mada Sukma Dytho
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Data WHO tahun 2016 menunjukkan prevalensi hernia mencapai 350/1000 penduduk, Riset Kesehatan Daerah tahun 2017 menuturkan bahwa hernia merupakan penyakit urutan kedua setelah batu saluran kemih dengan kasus sebanyak 2.245. Hernia merupakan masalah kesehatan yang tidak bisa lepas sosial, banyak orang dengan hernia pergi kedukun untuk mencari pengobatan sebelum mereka pergi ke dokter, hal ini dikarenakan sebagaian besar masyarakat merasa malu karena memuluku hernia. Metode: desain literatur review dengan beberapa database yang dicari menggunakan katakunci “hernia”. Hasil: Hernia adalah penonjolan abnormal isi suatu rongga melalui defek atau bagian yang lemah dari dinding yang bersangkutan.Penegakan diagnosis hernia berdasarkan anamnesis yang sangat mengarah adalah adanya benjolan yang muncul yang awalnya bersifat dapat keluar masuk, pemeriksaan fisik dengan palpasi dan beberapa Teknik pemeriksaan sederhana, serta pemeriksaan dengan pencitraan sangat menunjang diagnosis hernia. Tatalaksana bergantung dari keparahan penyakit dapat dilakukan dengan konservatif atau operasi. Simpulan: Komplikasi dari hernia paling berat adalah adanya nekrosis pada jaringan yang mengalami herniasi. Pendekatan diagnosis dapat dilakukan secara dini memberikan hasil dan prognosis yang lebih baik pada pasien hernia.