Diyan Kurniawati, Diyan
Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur Jalan Batu Cermin Nomor 25, Sempaja Utara, Samarinda

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Aksara

PEMILIHAN IDENTITAS PEREMPUAN DI RUANG PUBLIK DALAM CERPEN-CERPEN KALIMANTAN TIMUR Kurniawati, Diyan
Aksara Vol 26, No 2 (2014): Aksara, Edisi Desember 2014
Publisher : Balai Bahasa Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1408.391 KB) | DOI: 10.29255/aksara.v26i2.160.201-208

Abstract

Tulisan ini membahas posisi perempuan di ruang publik yang ditampilkan dalam cerpen-cerpen Kalimantan Timur. Dengan perspektif feminisme, penelitian ini menganalisis proses perempuan dalam melakukan pemilihan identitas. Analisis dilakukan dengan membahas bagaimana perempuan diposisikan dalam sebuah konstruksi sosial dan sikap perempuan terhadap posisi tersebut. Hasil analisis menunjukkan perempuan diposisikan secara marginal di ruang publik. Perempuan mengambil sikap meresistensi atau menolak perlakuan tersebut. Analisis juga menunjukkan bahwa ada pula perempuan yang tidak dapatkeluar dari perlakuan patriarki dikarenakan posisinya yang lemah secara sosial ekonomi. Perlakuan patriarki tersebut juga menimbulkan konflik diri. Proses pemilihan identitas berlangsung rumit.
SISTEM LOU DAN HUMA DALAM MASYARAKAT DAYAK BENUAQ: MEMBACA NOVEL API AWAN ASAP KARYA KORRIE LAYUN RAMPAN Kurniawati, Diyan
Aksara Vol 31, No 1 (2019): AKSARA, Edisi Juni 2019
Publisher : Balai Bahasa Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.29255/aksara.v31i1.334.39-53

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan sistem lou dan huma yang terdapat dalam novel Api Awan Asap karya Korrie Layun Rampan. Masalah penelitian adalah bagaimana sistem lou dan huma, baik sistem sosiologis atau budaya, dan filosofis. serta posisi masyarakat dalam menghadapi faktor eksternal, yaitu perusahaan kayu, yang menganggu lou dan huma. Untuk memecahkan masalah dan tujuan penelitian digunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif, yaitu dengan cara mendeskripsikan sistem lou dan huma, dan posisi masyarakat dalam menghadapi faktor eksternal. Penelitian ini menggunakan teori sosiologi sastra dan didukung dengan teori identitas dan ekokritik. Hasil penelitian membuktikan sistem sosiologis lou ditampilkan melalui bentuk rumah lou yang dibuat agar masyarakat yang tinggal di dalamnya merasa aman. Lou juga menjadi tempat pewarisan tradisi berupa kesenian dan produk budaya, serta tempat meneruskan garis keluarga. Secara filosofis, lou menunjukkan sistem kekerabatan dan keeratan perasaan di antara masyarakat. Sistem sosiologis huma adalah konsep pengelolaan hutan dan tanah yang memperhatikan ekosistem. Secara filosofis, huma dalam pembagian hutan. menunjukkan ketaatan masyarakat Dayak Benuaq kepada adat. Perusahaan kayu menyebabkan masyarakat mengalami trauma dan instropeksi terhadap kelegalan kepemilikan tanah. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa lou dan huma bukan hanya sebuah bangunan fisik dan pola mata pencaharian, tetapi merupakan penghubung masyarakat dengan tradisi. Masyarakat Dayak Benuaq berupaya mempertahankannya dari eksploitasi perusahaan kayu.