Sofinatun Sofinatun
Universitas Prof. Dr. Hamka

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Program Baca Tulis dan Hafalan Qur’an (BTHQ) dI SMP Muhammadiyah 30 dengan menggunakan Model CIPP Sofinatun Sofinatun; Musringudin Musringudin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4876

Abstract

Salah satu tujuan Nasional pendidikan adalah agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Untuk mencapai tujuan tersebut SMP Muhammadiyah 30 menyelenggarakan program bimbingan BTHQ (baca, tulis dan hafalan Al-Quran). Sebagai program yang diunggulkan program ini belum menunjukkan kemajuan yang signifikan oleh karena itu diperlukan adanya penelitian tentang evaluasi program. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode CIPP (context, inpot, proses, product). Alat pengumpul data yang digunakan adalah wawancara mendalam, pengamatan dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada awal pelaksanaan BTHQ di tahun 2018/2019 program ini menunjukkan hasil yang memuaskan karena dari target pencapaian siswa yaitu hafal juz 30 ada beberapa yang melampaui sampai dengan juz 29 dan 28. Setelah terjadinya pandemic COVID 19 di tahun pelajaran 2019/2020 kegiatan BTHQ mengalami penurunan dalam pencapaian target hafalan maupun proses pembelajaran. Hal ini berlangsung sampai dengan akhir tahun 2021/2022. Setelah pembelajaran tatap muka diizinkan bertahap, pada pertengahan semester genap tahun pelajaran 2021/2022 proses pembelajaran menjadi lebih baik karena adanya penambahan sesi pembelajaran dan hasil pencapaian kemampuan membaca Al-Qur’an siswa 90% membaik, namun untuk pencapaian hafalan belum mencapai target yang diharapkan sekolah.