Yang melatarbelakangi penelitian ini adalah pemberlakuan surat edaran mengenai penerapan model blended learning di semua tingkat satuan pendidikan karena dampak virus pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Minat Belajar PJOK Pada Masa Pandemi Dengan Model Blended Learning di SMAN 1 Rawamerta. Jenis pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian survei. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN 1 Rawamerta. Sampel penelitian yang terdiri dari 83 orang siswa menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara menggunakan kuesioner secara tertutup. Teknik pengolahan data menggunakan Program Microsoft Excel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa survei minat belajar PJOK pada masa pandemi dengan model blended learning di SMAN 1 Rawamerta adalah sedang dengan pertimbangan frekuensi terbanyak berada pada kategori sedang sebanyak 35 orang siswa atau 42,00%. Selanjutnya, pada kategori sangat tinggi sebanyak 7 orang siswa atau 8,00%, pada kategori tinggi sebanyak 15 orang siswa atau 18,00%, kategori rendah sebanyak 22 orang siswa atau 27,00%, dan pada kategori sangat rendah sebanyak 4 orang siswa atau 5,00%.