Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Variasi Bahasa Idiolek pada Tuturan Percakapan Remaja di Angkringan Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang Satria Tanu Wijaya; M Januar Ibnu Adham; Sinta Rosalina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4903

Abstract

Penelitian ini berlandaskan adanya penggunaan bahasa yang tidak homogen. Teknik analisis berupa teknik dasar Pilah Unsur Penentu (PUP) dengan alat penentu berupa referen (Metode Padan Referensial) dan teknik lanjutan yaitu Teknik Hubung-Banding Menyamakan (HBS). Berdasarkan hasil yang didapatkan dari hasil analisis 3 buah rekaman percakapan remaja di angkringan, ditemukan 162 data yang terdiri dari Kosakata baku (KB), Kosakata Remaja (KR), Kosakata Konotatif (KK), Kosakata Daerah (KD), dan Kosakata Asing (KA). Terdapat dua faktor utama yang memengaruhi terjadinya variasi bahasa dalam penelitian ini, yaitu alih kode dan campur kode. Ditemukan sebanyak 17 data yang termasuk ke dalam alih kode dan 92 data yang termasuk ke dalam campur kode. Penggunaan kalimat campur kode lebih banyak digunakan dikarenakan pesan yang ingin disampaikan oleh penutur bukan merupakan suatu kalimat utuh hanya berupa kata atau frasa saja. Pemanfaatan hasil penelitian ini berupa modul ajar untuk pembelajaran teks debat pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas kelas 10 pada Fase E kurikulum Merdeka.
Analisis Ketepatan Penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia Dalam Teks Deskripsi Karangan Siswa Kelas VII SMP 1 Cilebar Mia Munawaroh; Sinta Rosalina; M Januar Ibnu Adham
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.562

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya perhatian terhadap penggunaan ketepatan ejaan Bahasa Indonesia yang terdapat didalam sebuat teks karangan siswa. Tujuan dari artikel ini yaitu untuk Mendeskripsikan ketepatan pengunaan ejaan pada teks deskripsi siswa kelas VII SMPN 1 Cilebar dengan menggunakan metode deskriptif kualitataif. Hasil menunjukan terdapat kesalahan penggunaan huruf kapital ditemukan 78 kesalahan ejaan dengan rincian kesalahan huruf kapital, kesalahan kata dan penggunaan tanda baca. Kesalahan huruf kapital ditemukan sebanyak 52 kata, seperti kesalahan huruf kapital di awal kalimat ditemukan sebanyak 17 kata, lalu kesalahan huruf kapital ditengah kalimat ditemukan sebanyak 35 kata. Sehingga dapat disimpulkan masih banyak siswa yang belum bias menggunakan ejaan bahasa indonesia dengan benar sehingga memerlukan bimbingan dalam menulis.
Internalisasi Budaya Sekolah 3S (Senyum, Sapa dan Salam) dalam Meningkatkan Nilai Kesopanan di MTsN 2 Ponorogo Diah Ayu Nazira; S. Maryam Yusuf; M Januar Ibnu Adham
ASANKA : Journal of Social Science and Education Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/asanka.v4i2.7865

Abstract

The background of this study originated from the found lack of politeness value of students in class IX MTsN 2 Ponorogo. From the results of observations that have been carried out previously, researchers found several students who behave rudely and speak impolitely, ethics in madrasa students have not been fully implemented, lack of friendly attitudes and respectful attitudes, some students lack a caring attitude towards their surroundings. This study aims to describe the internalization of the 3S school culture (Senyum, Sapa, and Salam) in increasing the value of politeness at MTsN 2 Ponorogo. This research uses a qualitative approach with a case study research type. While the data analysis technique used is the Miles, Huberman, and Saldana method which consists of 4 stages, namely data collection, data condensation, data presentation, and verification. The results of the study found that 1) the internalization of 3S culture at MTsN 2 Ponorogo begins with habituation. All madrasah residents are accustomed to implementing a culture of smiles, greetings, and greetings while in the madrasah environment. 2) The inhibiting factors for the internalization of the 3S culture are the effectiveness of teachers who are not optimal, environmental factors and peers. While the supporting factors are cooperation and support from madrasah stakeholders and parents who participate in assisting in the implementation of the program. 3) The impact of internalizing the 3S culture is the behavior of madrasah residents who increasingly show exemplary and as expected. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan internalisasi budaya sekolah 3S (Senyum, Sapa, dan Salam) dalam meningkatkan nilai kesopanan di MTsN 2 Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sementara teknik analisis data yang digunakan adalah dengan metode Miles, Huberman, dan Saldana yang terdiri dari 4 tahap yakni pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa 1) internalisasi budaya 3S di MTsN 2 Ponorogo dimulai dengan pembiasaan. Seluruh warga madrasah dibiasakan untuk menerapkan budaya senyum, sapa, dan salam selama dilingkungan madrasah. 2) faktor penghambat internalisasi budaya 3S yakni efektifitas guru yang belum maksimal, faktor lingkungan dan teman sebaya. Sedangkan faktor pendukung nya yakni kerja sama dan dukungan dari para stakeholder madrasah dan orangtua yang turut serta membantu dalam pelaksanaan program. 3) dampak internalisasi budaya 3S adalah perilaku warga madrasah yang semakin menunjukkan keteladanan dan sesuai dengan yang diharapkan.