Kompleksitas sistem layanan kesehatan dan meningkatnya bahaya pada pasien di fasilitas layanan kesehatan menjadikan keselamatan pasien sebagai prioritas utama di pelayanan kesehatan. Pasien sebagai pengamat utama pada layanan mereka, namun tidak banyak keterlibatan pasien untuk memperbaiki keselamatan pasien di rumah sakit. Patient Measure of Safety (PMOS) merupakan alat untuk mengkaji faktor yang memiliki kontribusi terhadap keselamatan pasien. Tujuan dari systemic review ini adalah untuk mengkaji kelayakan PMOS untuk mengidentifikasi faktor yang berkontribusi pada keselamatan di rumah sakit. Pencarian literatur secara online dilakukan pada Pubmed, Proquest dan Google Scholar berdasarkan guideline PRISMA dan menghasilkan 502 artikel. Artikel yang tidak berhubungan berdasarkan kriteria eksklusi dikeluargakan dan berdasarkan teks penuh, 5 artikel dipilih untuk systemic review ini. Berdasarkan artikel yang telah dipilih, PMOS mampu menemukan kelemahan laten pada pelayanan kesehatan, identifikasi faktor yang berkontribusi terhadap keselamatan berdasarkan persepsi pasien, seperti keterlambatan atau komunikasi dan Kerjasama yang tidak baik. Sebagai bagian dari pengukur terhadap sebuah intervensi, PMOS dapat mendeteksi permasalahan yang biasanya terlewatkan di manajemen rumah sakit. Oleh karena itu, keunikan umpan balik dari persepsi pasien mampu didapatkan melalui PMOS, sebagai alat yang layak, valid dan dapat diandalkan untuk mengukur faktor keselamatan melalui persepsi pasien. Kombinasi PMOS dengan alat keselamatan dan perbaikan berkelanjutan mampu menjaga dan memperbaiki keselamatan dari pelayanan kesehatan.