Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGGUNAAN SUMBER BELAJAR DENGAN PENDEKATAN MULTILITERASI SISWA KELAS IX-C SMP NEGERI 27 TEBO PADA MATA PELAJARAN PPKN Reski Wilarsih; Dona Sariani; Irwan Irwan
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.309 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1994

Abstract

AbstrakBerdasakan hasil observasi awal yang dilakukan peneliti di SMP Negeri 27 Tebo menunjukkan masalah pada penggunaan sumber belajar dengan pendekatan multiliterasi siswa. Masalah yang dimaksud yaitu pada penggunaan sumber belajar untuk mendukung pembelajaran khususnya pada mata pelajaran PPKn, di mana siswa masih berpedoman pada Lembar Kerja Siswa (LKS) dan buku paket yang dimiliki siswa dari sekolah, tanpa didukung dengan referensi lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan sumber belajar dengan pendekatan multiliterasi siswa kelas IX-C SMP Negeri 27 Tebo. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 27 Tebo pada 07 September s/d 07 November 2020. Informan penelitian ini adalah guru mata Pelajaran PPKn, waka bidang kurikulum, dan siswa kelas IX-C (8 orang). Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah pengumpulan data kualitatif yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sumber belajar dengan pendekatan multiliterasi siswa kelas IX-C SMP Negeri 27 Tebo pada mata pelajaran PPKn masih berpedoman pada buku cetak dan LKS dari pemerintah. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa Penggunaan sumber belajar dengan pendekatan multiliterasi siswa kelas IX-C SMP Negeri 27 Tebo pada mata pelajaran PPKn belum efektif. Sumber belajar yang digunakan masih berpedoman pada buku cetak dan LKS dari pemerintah.Kata Kunci: Sumber Belajar, Multiliterasi, Pembelajaran PPKn AbstractBased on the results of initial observations made by researchers at SMP Negeri 27 Tebo showed problems in the use of learning resources with a multiliteration approach of students. The problem in question is the use of learning resources to support learning, especially in VAT subjects, where students are still guided by Student Worksheets (LKS) and package books owned by students from school, without being supported by other references. The purpose of this study is to describe the use of learning resources with the multiliteration approach of students of class IX-C of State Junior High School 27 Tebo. This research was conducted at SMP Negeri 27 Tebo on September 07 to November 7, 2020. Informants of this study are teachers of PPKn subjects, waka curriculum field, and students of class IX-C (8 people). The method of data collection in this study is qualitative data collection, namely observation, interview, and documentation. This research data analysis technique is qualitative descriptive. The results showed that the use of learning resources with the multiliteration approach of students of class IX-C of State Junior High School 27 Tebo in VAT subjects is still guided by printed books and LKS from the government. The conclusion of this study is that the use of learning resources with the multiliteration approach of students of class IX-C of State Junior High School 27 Tebo on VAT subjects has not been effective. The learning resources used are still guided by printed books and LKS from the government. Keywords: Learning Resources, Multiliteration, VAT Learning
PELATIHAN PEMBUATAN VIDEO SCREEN RECORDER SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA GURU PKN SMP NEGERI 1 MUARO JAMBI TAHUN 2022 Tohap Pandapotan Simaremare; Heri Usmanto; Irwan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.878 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3390

Abstract

Abstrak: Berdasarkan informasi yang diperoleh dari para guru pendidikan kewarganegaraan di SMP Negeri 1 muaro Jambi, masalah yang dihadapi dapat diidentifikasikan sebagai berikut. Sesuai dengan permasalahan yang ada di analisi situasi diatas, makan dapat dismpulkan bahwa permasalahan yang mendasar adalah: (1) Kurangnya kreafitas para guru disekolah terutama dalam mengembangkan media pembelajaran yang interktif. (2) Kurangnya kemauan para guru untuk bersungguh-sungguh dalam membuat media pembelajaran, karena para guru hanyak menggunakan media tradisonal saja. (3) Guru-guru belum memhami secara keseluruhan dalam merumuskan dalam membuat media pembelajaran Video Screen Recorder. tujuan agar dapat membantu para guru yang mendapatkan kesulitan dalam membuat dan merancang alat pembelajaran terutama dalam membuat media pembelajaran yang efektif dan menarik sehingga dapat membantu siswa dan siswi dalam kegiatan belajar mengajar. Dengan guru diberikan pelatihan pembuatan media pembelajaran ini diharapkan dapat meingkatkan semangat dalam melakukan kegiatan belajar mengajar baik pembelajaran daring atau luring. Dalam kegaiatan ini tim pengabdian memberikan pelatihan kepada guru PPKn di SMP Negeri 1 muaro Jambi cara membuat media pembelajaran Video Screen Recorder yang nantinya media ini dapat membantu meningkatkan motivasi dan hasil belajar para siswa dan siswi di sekolah tersebut. Metode kegiatan ini adalah melakukan persiapan, kemudian pelaksanaan, penyajian materi, penugasan praktik serta reflesi beserta evaluasi kegaiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah guru mampu membuat media pembelajaran video Screen record setelah mengikuti rangkaian kegaiatan dalam pengabdian yang dilakukan oleh tim pengabdian selama dua kari kegiatan. Keywords: Video Scren Record, Media dan Pembelajaran
PELATIHAN PEMBUATAN VIDEO SCREEN RECORDER SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA GURU PKN SMP NEGERI 1 MUARO JAMBI TAHUN 2022 Tohap Pandapotan Simaremare; Heri Usmanto; Irwan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3390

Abstract

Abstrak: Berdasarkan informasi yang diperoleh dari para guru pendidikan kewarganegaraan di SMP Negeri 1 muaro Jambi, masalah yang dihadapi dapat diidentifikasikan sebagai berikut. Sesuai dengan permasalahan yang ada di analisi situasi diatas, makan dapat dismpulkan bahwa permasalahan yang mendasar adalah: (1) Kurangnya kreafitas para guru disekolah terutama dalam mengembangkan media pembelajaran yang interktif. (2) Kurangnya kemauan para guru untuk bersungguh-sungguh dalam membuat media pembelajaran, karena para guru hanyak menggunakan media tradisonal saja. (3) Guru-guru belum memhami secara keseluruhan dalam merumuskan dalam membuat media pembelajaran Video Screen Recorder. tujuan agar dapat membantu para guru yang mendapatkan kesulitan dalam membuat dan merancang alat pembelajaran terutama dalam membuat media pembelajaran yang efektif dan menarik sehingga dapat membantu siswa dan siswi dalam kegiatan belajar mengajar. Dengan guru diberikan pelatihan pembuatan media pembelajaran ini diharapkan dapat meingkatkan semangat dalam melakukan kegiatan belajar mengajar baik pembelajaran daring atau luring. Dalam kegaiatan ini tim pengabdian memberikan pelatihan kepada guru PPKn di SMP Negeri 1 muaro Jambi cara membuat media pembelajaran Video Screen Recorder yang nantinya media ini dapat membantu meningkatkan motivasi dan hasil belajar para siswa dan siswi di sekolah tersebut. Metode kegiatan ini adalah melakukan persiapan, kemudian pelaksanaan, penyajian materi, penugasan praktik serta reflesi beserta evaluasi kegaiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah guru mampu membuat media pembelajaran video Screen record setelah mengikuti rangkaian kegaiatan dalam pengabdian yang dilakukan oleh tim pengabdian selama dua kari kegiatan. Keywords: Video Scren Record, Media dan Pembelajaran