p-Index From 2021 - 2026
0.835
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kewarganegaraan
Jamaludin Jamaludin
Universitas Tadulako Palu

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemanfaatan Teka Teki Silang Sebagai Media Pembelajaran PPKn Sukmawati Sukmawati; Jamaludin Jamaludin; Kumbara Kumbara; Irna Irna; Cahya Cahya; Madina Madina; Olha Olha; Nanang Nanang
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2608

Abstract

AbstrakSetelah sempat tidak ada tatap muka selama beberapa waktu yang diakibatkan oleh pandemic Covid-19, kini pemerintah mengizinkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Hal ini tentu saja merupakan kabar yang menyenangkan bagi peserta didik karena setelah sekian lama belajar secara daring kini akhirnya dapat belajar secara tatap muka dan dapat bertemu dengan teman-teman. Namun tentu ada saja masalah yang di hadapi oleh para guru di awal pertemuan tatap muka,karena siswa yang terlalu lama atau sudah terbiasa belajar daring tentu saja harus beradaptasi dengan pembelajara tatap muka selain itu juga itu menambah minat belajar siswa juga harus dapat di lakukan oleh seorang guru bukan hanya memberikan materi semata. Karena pada saat pembelajaran daring tentu siswa setelah belajar akan sibuk dengan gadget mereka seperti bermain game,bersosial media dan lain-lain. Dan hal ini menyebabkan siswa betah belajar secara daring. Sekarang bagaimana cara guru agar siswa semangat dalam belajar tanpa harus bergantung pada gadget mereka.menyelingi permainan disaat jam pembelajaran dapat menjadi solusinya.media pembelajaran TTS dapat digunakan sebagai opsi untuk mengevaluasi belajar siswa apakah siswa sudah paham atau belum mengenai materi yang telah di berikan.selain dapat menambah minat beajar siswa TTS juga dapat meningkatkan Kerjasama antar siswa karena dalam menyelesaikan TTS ini dapat secara kelompok,dan dapat mempererat silaturahmi antara siswa karena lama tidak bertemu di karena kan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).Kata kunci: TTS, Media Pembelajaran, Teknologi Pendidikan AbstractAfter having had no face-to-face meetings for some time due to the Covid-19 pandemic, the government is now allowing Face-to-face Learning (PTM). This is, of course, good news for students because after so long online learning, they are now finally able to learn face-to-face and meet friends. But of course there are problems faced by teachers at the beginning of face-to-face meetings, because students who take too long or are used to studying online, of course, have to adapt to face-to-face learning. The teacher does not only provide material. Because at the time of online learning of course students after studying will be busy with their gadgets such as playing games, social media etc. And this causes students to feel at home learning online. Now how do teachers make students enthusiastic about learning without having to rely on their gadgets. Interspersing games during learning hours can be the solution. TTS learning media can be used as an option to evaluate student learning whether students already understand or not about the material that has been given. can increase interest in learning TTS students can also increase cooperation between students because in completing this TTS can be in groups, and can strengthen the relationship between students because they haven't seen each other for a long time because of Distance Learning (PJJ).Keywords: TTS, Instructional Media , Education Technology
Penerapan Media Pembelajaran Role Playing Dalam Pembelajaran PPKn Sukmawati Sukmawati; Jamaludin Jamaludin; Kembarini Kembarini; Rahmadani Rahmadani; Saparudin Saparudin; Fitra Fitra; Siti Siti; Josua Josua; Ali Ali
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2611

Abstract

AbstrakDewasa ini partisipasi siswa dalam proses belajar dan mengajar dapat dikatakan cukup kurang terutama dalam pembelajaran PPKn,hal ini tentu dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Rendahnya hasil belajar siswa ini biasanya dapat disebabkan karna dalam proses pemberian materi guru lebih sering membirikan metode ceramah selain itu pembelajaran PPKn yang lebih banyak berisikan materi dibandingkan dengan praktek mengakibatkan siswa menjadi jenuh dan bersikap pasif dalam proses pembelajaran, tidak heran jika dalam proses pemberian materi siswa kadang tidak fokus. Selain itu untuk anak-anak di era sekarang ini pemberian materi akan lebih dapat tersampaikan jika dibarengi dengan praktek sedangkan materi dalam pembelajaran PPKn lebih banyak menggunakan metode ceramah dengan materi yang cukup banyak kita dapat menggunakan alternatif media pembelajaran  role playing dalam kegiatan belajar dan menggajar dalam media pembelajaran  role playing ini kita dapat mengevaluasi apakah penyampaian materi yang kita berikan dapat diterima dengan baik oleh siswa selain itu media pembelajaran  role playing ini juga dapat menambah gairah belajar siswa karna siswa dituntut harus mampu menggingat materi apa saja yang sudah diberikan. Media pembelajaran  role playing ini juga dapat melatih kerja sama antara siswa sehingga akan terjalin komunikasi bukan hanya antara siswa dan guru saja tetapi antara siswa dengan siswa juga sehingga siswa akan menjadi aktif didalam kelas. Kata kunci:  role playing,Media Pembelajaran,Pembelajaran PPKn AbstractToday's student participation in the learning and teaching process can be said to be quite lacking, especially in Civics learning, this of course can affect student learning outcomes. The low student learning outcomes can usually be caused because in the process of providing material the teacher more often gives lecture methods in addition to PPKn learning which contains more material than practice causes students to become bored and passive in the learning process, it is not surprising that in the process of giving material students sometimes do not focus. In addition, for children in this era, the provision of material will be more conveyable if accompanied by practice, while the material in PPKn learning uses the lecture method with quite a lot of material, we can use alternative  role playing learning media in learning activities and teaching in this  role playing learning media, we can evaluate whether the delivery of the material The teaching method is well received by students. In addition, this  role playing learning media can also increase students' learning passion because students are required to be able to remember what material has been given. This  role playing learning media can also train collaboration between students so that communication will be established. not only between students and teachers but between students and students as well so that students will be active in the classroom. Keywords:  role playing, Learning Media, Civics Learning
Penerapan Media Pembelajaran “Mading Pancasila” Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran PPKn Sukmawati Sukmawati; Jamaludin Jamaludin; Miftahul Jannah; Hilwa Hilwa; Deansi Deansi; Fani Fani; Nurfaisa Nurfaisa
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2710

Abstract

AbstrakDalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, guru dituntut mampu menjalankan tugasnya secara inovatif, kreatif, dan kritis dalam proses pembelajaran. Sehingga dengan adanya media pembelajaran mading pancasila yang kreatif mampu menarik perhatian peserta didik dalam proses pembelajaran. Dalam hal ini guru berperan sebagai fasilitator yang menunjang keberhasilan peserta didik dalam memahami materi yang disampaikan, untuk itu guru harus mampu menyesuaikan dengan media pembelajaran yang digunakan, hal ini berrtujuan agar siswa mampu fokus terhadap materi yang diberikan.Kata Kunci: Pancasila, kreatif, Perkembangan Teknologi, Tantangan Guru AbstractIn the development of science and technology, teachers are required to be able to carry out their duties innovatively, creatively, and critically in the learning process. So that with the existence of creative mading pancasila learning media, it is able to attract the attention of students in the learning process. In this case, the teacher acts as a facilitator who supports the success of students in understanding the material presented, for this reason, the teacher must be able to adjust to the learning media used, this is intended so that students are able to focus on the material provided.Keywords: Pancasila, creative, Technological Development, Teacher Challenge
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Norma-Norma Yang Ada Di Masyarakat Dituangkan Ke Dalam Media Surat Sukmawati Sukmawati; Jamaludin Jamaludin; Tedy Yudiansa; Rahmat Rahmat; Gersiani Appang Allo; Anjeli Ayu Ranteallo; Riskina Saputri; Tri Nurfallah; Lilla Amalia
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2730

Abstract

AbstrakTujuan dari praktek ini adalah untuk mengetahui seberapa pentingnya nilai-nilai pancasila dan norma dalam pembelajaran PPKN , karena di zaman modernisasi seperti saat ini tidak selalu membawa perubahan yang lebih baik, contohnya yaitu terjadinya degradasi moral yang tampak pada perilaku generasi muda sekarang dengan maraknya pemberitaan tawuran pelajar yang berujung kematian. Hal ini menjadi tanggung jawab orang tua dan guru karena kurangnya perhatian yang cukup untuk anak melalui edukasi nilai, norma, dan moral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, lalu instrumen yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil dari penelitian dinyatakan bahwa guru harus membimbing peserta didik agar dapat menemukan dan mengembangkan konsep, nilai, moral dan norma ke dalam ruang lingkup pembelajaran PPKN . Melalui seorang guru ini kemudian yang harus dilihat bagaimana dalam mengambangkan nilai dan moral sebagai karakterisrik pembelajaran PPKN d dan ketika hal itu mempu dilaksanakan disitulah akan terlihat bahwa dalam pembelajaran PPKN hadir untuk menanamkan nilai dan moral bagi generasi bangsa. Mengapa penanaman nilai dalam rangka pembentukan sikap warga Negara perlu diterapkan dalam kehidupan sehari – hari karena kecerdasan yang tinggi tanpa dibarengi moralitas yang baik, mungkin akan berbahaya bagi diri dan umat manusia. Bagaimana manusia bersikap, dan melakukan perbuatan lahir dan batin sebagai dorongan kehendak yang didasarkan atas putusan akal, rasa, dan kehendak sikap, perkataan dan perbuatan tersebut senantiasa diarahkan kepada kebenarandan kebaikan. Pada diri manusia harus selalu ada kemampuan untuk menyelenggarakan kerjasama akal, rasa, dan kehendak itu dalam hubungan kesatuan, akal ialah yang memberikan pengetahuan tentang perbuatan bagaimana yang harus dilakukan, rasa yang mengujinya dengan berpedoman kepada hasratnya sendiri, sedangkan kehendaklah yang menentukan sikap akan dilakukan atau tidaknya.Kata kunci : pacasila, norma, pembelajaran generasi milenialAbstractThe purpose of this study is to find out how important concepts, values, morals and norms are in teaching pancasila and civic education, because in modern times such as today do not always bring better changes, for example the occurrence of moral degradation that appears in the behavior of the younger generation now with the prevalence of reporting student brawls that lead to death. This is the responsibility of parents and teachers due to the lack of sufficient attention for children through the education of values, norms and morals. This study uses a qualitative approach, then the instruments used are observation, interviews, documentation, and questionnaires. The results of the study stated that teachers must guide students to be able to discover and develop concepts, values, morals and norms into the scope of elementary pancasila and civic education learning. Through a teacher, then what should be seen in developing values and morals as a characteristic of pancasila and civic education learning in elementary schools and when it is implemented, it will be seen that in learning pancasila and civic education is present to instill values and morals for the nation's generation, especially in the scope. Why is it necessary to inculcate values in the context of forming citizen attitudes?applied in everyday life because of high intelligence without being accompanied good morality, may be harmful to self and mankind. How Humans behave, and do physical and spiritual actions as an impulse of will which is based on the decisions of reason, taste, and will, attitudes, words and deeds is always directed to truth and goodness. In humans must there is always the ability to organize the cooperation of reason, taste, and will In a unitary relationship, reason is what gives knowledge about actions how to do it, the feeling that tested it by referring to his own desires, while it is the will that determines the attitude to be carried out or whether or not.Keywords: pancasila, norm, millennial generation learning
Penggunaan Monopoli Pancasila Dalam Pembelajaran PPKn Sebagai Media Pembelajaran Yang Kreatif Dan Menyenangkan Bagi Siswa Sukmawati Sukmawati; Jamaludin Jamaludin; Rian Rian; Husni Husni; Visca Visca; Julian Julian; Eli Eli; Silvia Silvia; Rista Rista
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2782

Abstract

AbstrakPenggunaan media permainan oleh guru kepada siswa bisa digunakan sebagai bahan belajar alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penggunaan media pembelajaran sangat penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa, karena dengan adanya media pembelajaran sangat membantu pendidik maupun peserta didik agar pembelajaran lebih efisien dan mudah dipahami. Penggunaan media pembelajaran sudah banyak diterapkan dan diimplementasikan oleh guru-guru kepada siswa untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Media pembelajaran dengan konsep permainan akan sangat disukai oleh siswa karena aktivitas pembelajaran akan menyenangkan dan tidak membosankan.Kata kunci: Media Pembelajaran, Hasil Belajar, Menyenangkan AbstractThe use of game media by teachers to students can be used as alternative learning materials to improve student learning outcomes. The use of learning media is very important in improving student learning outcomes, because the existence of learning media is very helpful for educators and students so that learning is more efficient and easy to understand. The use of learning media has been widely applied and implemented by teachers to students to improve student learning outcomes. Learning media with the concept of games will be very much liked by students because learning activities will be fun and not boring.Keywords: Learning Media, Learning Outcomes, Fun