Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Keandalan Sistem Informasi Losi (Lost Item) oleh Unit Aviation Security pada Penanganan Barang Tertinggal di Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Putri Hasna Kamila; Dhiani Dyahjatmayanti
HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v1i2.2641

Abstract

Bandar Udara mempunyai sarana dan prasarana dalam menunjang berbagai kegiatan kebandarudaraan pada setiap Bandar Udara yang ada di Indonesia. Bukan hanya penumpang yang memerlukan fasilitas dan penanganan yang baik, tetapi juga penanganan barang mereka. salah satunya yaitu petugas Aviation Security (AVSEC) menangani barang tertinggal (Lost Item) yang ditemukan di area sisi darat (Landside) Bandar Udara. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui sistem informasi Lost Item (LOSI) efektif atau tidak dalam penanganan barang penumpang yang tertinggal atau tercecer, seberapa besar efektifitas sistem informasi aplikasi Lost Item (LOSI), dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi. Penelitian ini adalah deskriptif menggunakan metode kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang didapatkan berupa hasil wawancara kepada petugas Avsec di Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang serta dokumen yang digunakan untuk melakukan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk prosedur pelayanan Lost Item (LOSI) adalah tanggung jawab Aviation Security dan Costumer Service terhadap pemilik barang yang tertinggal atau tercecer. Kendala yang dihadapi dalam prosedur Lost Item (LOSI) seperti keterbatasan sistem, kesulitan identifikasi, waktu respon, koordinasi antar departemen, tingkat kesadaran masyarakat, penumpang yang belum paham tentang teknologi Lost Item (LOSI) yang dimana memperlukan peningkatan sistem informasi, peningkatan koordinasi antar departemen, peningkatan layanan pelanggan dan pengomptimalan proses penanganan.
Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko di Area Apron Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo Devia Marsya Aulia; Dhiani Dyahjatmayanti
HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v1i2.2766

Abstract

Bandara merupakan suatu prasarana penting dalam sistem trasportasi modern. Bandara berperan penting dalam mendukung mobilitas global, perekonomian, dan hubungan antar kawasan. Setiap bandara memupunyai divisi masing-masing. Salah satunya yaitu unit Apron Movement Control (AMC). Yang bertanggung jawab dalam pengawasan di wilayah apron. Salah satunya yaitu pengawasan terhadap bentuk segala FOD. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi bahaya dan penilaian risiko di area apron Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, dan mengetahui upaya yang dilakukan oleh petugas AMC dan petugas Ground Handling jika terjadi bahaya di area apron Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. responden dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang yaitu petugas AMC (Apron Movement Control) dan GH (Ground Handling). Proses analisis data yang digunakan yaitu reduksi data dengan merangkum hal-hal pokok yang sesuai dengan topik penelitian, kemudian penyajian data yang disajikan berupa teks, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat delapan bahaya risiko yang mungkin bisa terjadi. Dari ke  8 (delapan)  risiko tersebut terdapat 6 (enam) risiko pada zona merah (tinggi) dan 2 (dua) risiko pada zona kuning (tingkat sedang). Dari 8 (delapan) risiko tersebut kemudian terdapat tindak lanjut pengendalian risiko karena berada pada zona merah dan kuning. Pengendalian risiko terhadap kemungkinan 8 (delapan) risiko yang berada di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo menggunakan beberapa tahap pengendalian. dalam menerapkan tahap-tahap untuk mengurangi  dan menghindari dampak risiko yang terjadi, maka hal tersebut didukung dengan adanya perlakukan risiko yang dilakukan perusahaan dan disesuaikan dengan 8 (delapan) risiko yang kemungkinan terjadi. 
Pengaruh Ketersedian Fasilitas Ruang Tunggu Keberangkatan Terhadap Kepuasan Penumpang di Bandar Udara Domine Eduard Osok Sorong Sukri Cimpe; Dhiani Dyahjatmayanti
Journal of Education Transportation and Business Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v1i2.4151

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya penumpang di Bandar Udara Domine Eduar Osok Sorong dari tahun ke tahun. Semakin meningkatnya penumpang maka semakin besar pula kebutuhan penumpang, ini menyebabkan pihak bandara harus menyediakan berbagai fasilitas yang baik untuk penumpang. Hal ini untuk memberikan kepuasan terhadap penumpang selama berada di Bandar Udara. Tiap-tiap penumpang mempunyai persepsi yang berbeda-beda terhadap fasilitas yang memadai dan memudahkan penumpang dapat membuat penumpang itu sendiri jadi betah atau nyaman terhadap fasilitas yang ada.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketersedian fasilitas diruang tunggu keberankatan terhadap kepuasan penunpang di Bandar Udara Domine Eduard Osok Sorong. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengambilan data menggunakan kuesioner berbentuk skala likert yang meliputi variabel ketersediaan fasilitas ruang tunggu dan kepuasaan penumpang, kuisioner terdiri dari 22 pertanyaan. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang pernah melakukan perjalanan menggunakan jasa Bandar Udara Domine Edward Osok Sorong. Berdasarkan hasil penelitian pengujian hipotesis parsial (uji yang dilakukan menggunakan SPSS dapat diketahui bahwa nilai T hitung 21,876 lebih besar dari T tabel 1,985. Hasil penelitian menunjukan 83,0% dari kepuasan penumpang di Bandar Udara Domine Eduar Osok Sorong dipengaruhi oleh fasilitas ruang tunggu, sisanya sebesar 17,0% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak di teliti. Dengan demikian dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh positif antara fasilitas ruang tunggu terhadap kepuasan penumpang di Bandar Udara Domine Eduard Osok Sorong.
Pengaruh Kualitas Penanganan Delay dan Kompensasi terhadap Kepuasan Penumpang di Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma Melani Indah Cahyani; Dhiani Dyahjatmayanti
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 7 No. 4 (2026): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v7i4.11546

Abstract

Flight delays are a critical issue in the aviation industry, often directly impacting passenger experience and satisfaction. This study aims to analyze the extent to which the quality of delay handling (covering aspects such as communication, responsiveness, and facility support) and the quality of compensation (compliance with regulations, timeliness, and relevance) influence the level of passenger satisfaction at Halim Perdanakusuma International Airport (HLP). The research focuses on commercial flight passengers who have experienced delays at the airport as the study's respondents. The research method used is quantitative, with data collection conducted through questionnaires distributed to 400 respondents. Data were analyzed using multiple linear regression tests, including partial tests (t-test), simultaneous tests (f-test), and the coefficient of determination. The results show that: (1) the quality of delay handling has a significant effect on passenger satisfaction (sig. 0.000); (2) the quality of compensation has a significant effect on passenger satisfaction (sig. 0.000); (3) both variables simultaneously have a significant effect on passenger satisfaction (sig. 0.000); and (4) the coefficient of determination is 81.9%, indicating that the quality of delay handling and compensation together influence passenger satisfaction by 81.9%.
Analisis Strategi Komunikasi Air Traffic Control (ATC) di AirNav Indonesia Cabang Denpasar Ni Luh Candra Ulandari; Dhiani Dyahjatmayanti; Yune Andryani Pinem
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2693

Abstract

AbstrakUntuk memastikan penerbangan yang lancar, aman dan nyaman adalah tanggungjawab petugas Air Traffic Control (ATC). Dalam operasionalnya, petugas ATC melakukan komunikasi secara rutin dengan pihak lain menggunakan media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dan kendala komunikasi petugas ATC di AirNav cabang Denpasar. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data primer dari wawancara 3 petugas ATC dan observasi, serta data sekunder berupa dokumentasi. Uji validitas menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi oleh petugas ATC dilakukan dengan (1) pengecekan transmisi rutin, (2) penggunaan Aviation English serta (3) mengontrol faktor psikologis petugas. Beberapa kendala komunikasi disebabkan oleh (1) material error, (2) lingkungan, (3) obstacle dan (4) kondisi petugas. Temuan tersebut dapat digunakan sebagai informasi bagi perusahaan sebagai kontrol efektifitas komunikasi petugas ATC cabang Denpasar. Kata kunci: Hambatan Komunikasi, Strategi Komunikasi, Air Traffic Control Abstract Air Traffic Controllers (ATCs) are in charge of assuring smooth, safe, and comfortable traffic at the airport. To do so, ATCs communicate regularly with other officers using media. This research aim is to find communication strategies and barriers by ATCs in AirNav, Denpasar. This is qualitative research employing primary data from respondents’ interviews (n=3) and observation as well as document research as secondary data. Triangulation is applied to test the credibility of the data by source. This research shows communication strategies fostered by ATCs are (1) regular transmission checks, (2) Aviation English use, and (3) ATCs’ psychological maintenance. Some communication barriers are caused by (1) material error, (2) circumstances, (3) obstacles, and (4) officers’ conditions. The finding of this research is beneficial as input to control communication effectiveness by ATCs in Denpasar.   Keywords: Communication Barriers, Communication Strategies, Air Traffic Control
Pengaruh Kualitas Pelayanan Ruang Tunggu Dan Fasilitas Terminal Keberangkatan Terhadap Kepuasan Penumpang Di Yogyakarta International Airport R.A Nafameryl Saragih; Dhiani Dyahjatmayanti
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2695

Abstract

AbstrakDengan seiring berjalanya perkembangan yang terjadi terhadap lalu lintas udara, maka perlu diimbangi dengan fasilitas yang tersedia harus mampu memadai agar dapat memproses pergerakan penumpang. Tujuan penelitian untuk menganalisis apakah ada pengaruh kualitas pelayanan dan fasilitas ruang tunggu secara simultan terhadap kepuasan penumpang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Dimana data yang dikumpulkan berupa hasil dari data kuesioner, dengan responden yaitu penguna jasa bandara dan analisis data yang di gunakan seperti uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinieritas dan heteroskedasitas, analisis regresi linear berganda , uji-T, uji-F, koefisien determinasi(R2), pengujian terhadap hipotesis, hasil dan jugak kesimpulan H_0 dapat di terima atau di tolak.Dari pembahasan X1 dan X2 terhadap Y dapat dilihat ke-2 variabel kualitas penumpang dan fasilitas tersebut sama sama dapat mempengaruhi variable Y atau kepuasan penumpang. Berdasarkan output di atas dapat diketahui R Square sebesar 0,781, hal ini menggandung arti bahwa pengaruh variable X1 dan X2 secara simultan terhadap variable Y adalah sebesar 78,1% sedangkan 21,9% lagi dipengaruhi oleh variable lainnya yang tidak tercantum dalam penelitian ini.Kata Kunci: kualitas pelayanan, fasilitas, kepuasan penumpang. AbstractAlong with the developments that occur in air traffic, it is necessary to balance it with the available facilities that must be adequate in order to be able to process passenger movements. The purpose of this study is to analyze whether there is an effect of service quality and waiting room facilities simultaneously on passenger satisfaction. The research method used in this research is to use a quantitative approach. Where the data collected is the result of questionnaire data, with respondents, namely airport service users and data analysis used such as validity, reliability, classical assumptions which include normality, multicollinearity and heteroscedasticity tests, multiple linear regression analysis, T-test, test- F, coefficient of determination (R2), testing of hypotheses, results and conclusions H_0 can be accepted or rejected. From the discussion of X1 and X2 against Y, it can be seen that the 2 passenger quality variables and these facilities can equally affect the Y variable or satisfaction passenger. Based on the output above, it can be seen that R Square is 0.781, this implies that the influence of variables X1 and X2 simultaneously on variable Y is 78.1% while 21.9% is influenced by other variables not listed in this study.Keywords: service quality, facilities, passenger satisfaction.
Analisis Implementasi Digitalisasi Layanan Angkasa Pura Kargo (TERKA) Terhadap Mobilitas Pengiriman Kargo Udara Selama Pandemi Covid-19 Di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang Puteri Meidya Qatrunada; Dhiani Dyahjatmayanti
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2744

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat digitalisasi layanan kargo udara Bandar Udara Soekarno Hatta. Selain itu juga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengoptimalisasian fungsi dari sistem digitalisasi layanan kargo udara bagi para pengguna jasa, serta memahami langkah-langkah pengembangan teknologi digitalisasi layanan kargo di Bandar Udara Soekarno-Hatta Tangerang. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui bagaimana digitalisasi layanan dapat mempengaruhi mobilitas pengirirman kargo udara selama pandemic Covid-19 di Bandar Udara Soekarno Hatta Tangerang. Hal ini tentunya menjadi perhatian bagi masyarakat sehingga mereka dapat melakukan efisiensi waktu dan efektivitas tenaga terutama bagi penyedia jasa dan pengguna jasa. Dalam hal ini  para penyedia jasa transportasi tentunya harus menyediakan pra sarana bagi para pengguna jasa untuk mempermudah para stakeholder baik dari pihak consignee maupun shipper. Dikarenakan hal ini penulis melakukan penelitian yang dilakukan pada tanggal 20 November 2021 sampai dengan 20 Desember 2021, di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang. Penelitian dilakukan di beberapa unit khusus seperti IT dan CSC KSO (LOD) dengan menggunakan data sekunder dan data primer. Meliputi data yang diperoleh dari dokumen perusahaan dan melalui wawancara yang dilakukan pada unit IT, kantor pusat, dan CSC KSO (LOD) serta data yang juga diambil dari unit-unit terkait. Teknik analisis data yang digunakan penulis adalah dengan melakukan reduksi data, penyajian data, dan conclusion drawing/ verification. Angkasa Pura Kargo Bandar Udara Soekarno Hatta Tangerang juga bekerja sama dengan pesawat Garuda Indonesia untuk penanganan kargo udara dari bulan Agustus tahun 2019. Dari hasil penelitian yang didapatkan oleh penulis, dapat disimpulkan bahwa aplikasi tersebut merupakan proyek yang dikembangkan oleh user sebagai fasilitas pelayanan pandemic Covid-19 di Angkasa Pura Kargo Bandar Udara Soekarno Hatta. Aplikasi ini juga telah di implementasikan sejak tahun 2020 dan masih dalam tahap pengembangan. Pada tahun 2021 aplikasi ini telah digunakan oleh shipper dan consignee sebagai bentuk realisasi pencegahan pandemic Covid-19 di Angkasa Pura Kargo Bandar Udara Soekarno Hatta Tangerang.Kata Kunci: Digitalisasi Layanan, Mobilitas Pengiriman, Pandemi Covid-19 AbstractThe purpose of this study was to determine the benefits of digitizing air cargo services at Soekarno Hatta Airport. In addition, this study aims to analyze the optimization of the function of the air cargo service digitization system for service users, as well as to understand the steps for developing cargo service digitization technology at Soekarno-Hatta Airport, Tangerang. This study also aims to find out how digitizing services can affect the mobility of air cargo delivery during the Covid-19 pandemic at Soekarno Hatta Airport, Tangerang. This is certainly a concern for the community so that they can make time efficiency and energy effectiveness, especially for service providers and service users. In this case, the transportation service providers must of course provide pre-facilities for service users to make it easier for stakeholders, both from the consignee and the shipper. Due to this the author conducted a research conducted on November 20, 2021 to December 20, 2021, at Soekarno-Hatta International Airport, Tangerang. The research was conducted in several special units such as IT and CSC KSO (LOD) using secondary data and primary data. Includes data obtained from company documents and through interviews conducted at the IT unit, head office, and CSC KSO (LOD) as well as data also taken from related units. The data analysis technique used by the author is to perform data reduction, data presentation, and conclusion drawing/verification. Angkasa Pura Kargo Soekarno Hatta Airport Tangerang is also working with Garuda Indonesia aircraft to handle air cargo from August 2019. From the research results obtained by the author, it can be concluded that the application is a project developed by the user as a Covid-19 pandemic service facility at Angkasa Pura Kargo Soekarno Hatta Airport. This application has also been implemented since 2020 and is still in the development stage. In 2021 this application has been used by shippers and consignees as a form of realization of the prevention of the Covid-19 pandemic at Angkasa Pura Kargo Soekarno Hatta Airport Tangerang.Keywords: Service Digitization, Delivery Mobility, Covid-19 Pandemic.
Penerapan Organisasi Pembelajar (Learning Organization) pada Maskapai Citilink di Bandar Udara Internasional Lombok Putri Sakinah; Dhiani Dyahjatmayanti
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3310

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan organisasi pembelajaran (Learning Organization) pada Maskapai Citilink di Bandara Udara Internasional Lombok. Selain itu tujuan penelitian ini juga untuk mengetahui apa saja kendala yang dihadapi Maskapai Citilink dari penerapan pembelajar (learning organization) di Bandara Udara Internasional Lombok. Penelitian dilakukan pada tanggal 30 Maret 2022 sampai tanggal 02 April 2022 Pada Maskapai Citilink di Bandar Udara Internasional Lombok. Penelitian menggunakan desain penelitian kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari kuesioner organisasi pembelajaran dan wawancara mendalam. Sementara data sekunder berasal dari dokumen Maskapai Citilink seperti profil dan struktur organisasi maskapai Citilink. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner dan wawancara mendalam. Data yang diperoleh diuji keabsahannya dengan triangulasi dan validasi responden. Data dianalisis dengan analisis isi(content analysis). Hasil penelitian ini menunjukan seluruh komponen organisasi pembelajaran sudah mencapai hasil median. Jadi bisa disimpulkan bahwa perusahaan Citilink sudah menerapkan organisasi pembelajaran (learning organization) pada perusahaannya. Kendala-kendala yang dihadapi oleh perusahaan salah satunya di era pandemic saat ini, dimana terhambatnya pelayanan operasional yang disebabkan oleh pengecekan dokumen-dokumen penumpang dan pemakaian alat pelindung diri yang memperhambat pekerjaan.Kata Kunci: Organisasi Pembelajar (learning organization), Lingkungan Belajar Suportif, Proses dan Praktik Belajar, Kepemimpinan, Maskapai Citilink. AbstractThe purpose of this study was to analyze the application of the learning organization (Learning Organization) on Citilink Airlines at Lombok International Airport. In addition, the purpose of this study is also to find out what are the obstacles faced by Citilink Airlines from the implementation of learning organizations at Lombok International Airport. The study was conducted from March 30, 2022 to April 02, 2022 on Citilink Airlines at Lombok International Airport. The study used a qualitative research design. The data used are primary data and secondary data. Primary data comes from the learning organization questionnaire and in-depth interviews. While secondary data comes from Citilink Airline documents such as Citilink Airline profile and organizational structure. Data collection techniques with questionnaires and in-depth interviews. The data obtained were tested for validity by triangulation and respondent validation. Data were analyzed by content analysis. The results of this study indicate that all components of the learning organization have achieved the median result. So it can be concluded that the Citilink company has implemented a learning organization in its company. One of the constraints faced by the company is in the current pandemic era, where operational services are hampered due to checking passenger documents and the use of personal protective equipment that hinders work.Keywords: Learning Organization, supportive learning environment, learning process and practice, leadership, Citilink airline.
Analisis Kinerja Unit Apron Movement Control Terhadap Safety pada Masa New Normal di Bandar Udara Adi Soemarmo Solo Afnan Yusuf Rachmatialdi; Dhiani Dyahjatmayanti
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3427

Abstract

AbstrakPeningkatan jumlah penumpang mempengaruhi aktifitas pengawasan harus ditingkatkan. Aktifitas pengawasan meliputi beberapa aspek keamanan salah satunya adalah aspek safety. Aspek safety penting karena keselamatan penumpang dan keselamatan karyawan menjadi prioritas dalam proses penerbangan. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis kinerja unit Apron Movement Control di masa New Normal dan untuk Menganalisis penerapan aspek keamanan pada kinerja karyawan Unit Apron Movement Control di Bandar Udara Adi Soemarmo. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Subjek dari penelitian adalah 3 orang superivisor di setiap shif kerja di bagian Unit apron movement control di Bandar Udara Adisoemarmo Solo dimana dimintai informasi mengenai kinerja karyawan terhadap keamanan di lapangan. Uji keabsahan penelitian ini ada 3 yaitu triangulasi, ketekunan pengamatan, dan diskusi dengan pakar. Dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis peneliti Kinerja karyawan unit Apron movement control sangatlah dituntut untuk ketelitian dan kecepatan dalam waktu bekerja, maka itu karyawan unit apron movement control melakukan semua kerja dengan mengacu pada standar operasional pelayanan (SOP) sebagai pedoman dalam melakukan semua kegiatan pengawasan sisi udara/ Airside. penerapan aspek yang digunakan diambil dari Regulasi pemerintah, KP, Undang-undang pemerintah serta Annex yang di pakai untuk penunjang kinerja karyawan unit AMC untuk minimalisir terjadinya Incident dan Accident di sisi udara.Kata Kunci: Kinerja, Apron Movement Control, Safety AbstractThe number of visitors affecting surveillance should be increased. Surveillance activities include several aspects of security, one of which is the security aspect. The safety aspect is important because passenger safety and employee safety are a priority in the flight process. The purpose of this study was to analyze the performance of the Apron Movement Control unit in the New Normal period and to analyze the implementation of security aspects on the performance of the employees of the Apron Movement Control Unit at Adi Soemarmo Airport. The research uses qualitative methods. The subjects of the study were 3 supervisors in each work shift in the apron movement control unit at Adisoemarmo Airport Solo where they were asked for information about employee performance on security in the field. There are 3 tests of the validity of this research, namely triangulation, observation, and discussion with experts. And the data analysis techniques used in this research are data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the researcher's analysis of the performance of the apron movement control unit are easy to work for accuracy and speed in time, so the employees of the apron movement control unit do all work with reference to the operational service standard (SOP) as in carrying out all air/airside surveillance activities. The implementation of aspects used are taken from government regulations, KP, government laws and attachments that are used to support the performance of employees of the AMC unit to minimize the occurrence of incidents and accidents on the air side.Keywords: Performance, Apron Movement Control, Safety
Analisis Strategi Komunikasi Air Traffic Control (ATC) di Airnav Indonesia Cabang Denpasar Ni Luh Candra Ulandari; Dhiani Dyahjatmayanti; Yune Andryani Pinem
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3879

Abstract

AbstrakUntuk memastikan penerbangan yang lancar, aman dan nyaman adalah tanggungjawab petugas Air Traffic Control (ATC). Dalam operasionalnya, petugas ATC melakukan komunikasi secara rutin dengan pihak lain menggunakan media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dan kendala komunikasi petugas ATC di AirNav cabang Denpasar. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data primer dari wawancara 3 petugas ATC dan observasi, serta data sekunder berupa dokumentasi. Uji validitas menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi oleh petugas ATC dilakukan dengan (1) pengecekan transmisi rutin, (2) penggunaan Aviation English serta (3) mengontrol faktor psikologis petugas. Beberapa kendala komunikasi disebabkan oleh (1) material error, (2) lingkungan, (3) obstacle dan (4) kondisi petugas. Temuan tersebut dapat digunakan sebagai informasi bagi perusahaan sebagai kontrol efektifitas komunikasi petugas ATC cabang Denpasar.Kata Kunci: Hambatan Komunikasi, Strategi Komunikasi, Air Traffic Control AbstractAir Traffic Controllers (ATCs) are in charge of assuring smooth, safe, and comfortable traffic at the airport. To do so, ATCs communicate regularly with other officers using media. This research aim is to find communication strategies and barriers by ATCs in AirNav, Denpasar. This is qualitative research employing primary data from respondents’ interviews (n=3) and observation as well as document research as secondary data. Triangulation is applied to test the credibility of the data by source. This research shows communication strategies fostered by ATCs are (1) regular transmission checks, (2) Aviation English use, and (3) ATCs’ psychological maintenance. Some communication barriers are caused by (1) material error, (2) circumstances, (3) obstacles, and (4) officers’ conditions. The finding of this research is beneficial as input to control communication effectiveness by ATCs in Denpasar.  Keywords: Communication Barriers, Communication Strategies, Air Traffic Control