Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Kualitas Pelayanan M-Health Halodoc dan Alodokter pada Mahasiswa Universitas Islam Syekh-Yusuf Tangerang Rizal Fatli Maulana
Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran Vol 1, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jpkp.v1i2.7290

Abstract

Perkembangan mobile health membuat semakin terbukanya akses mahasiswa maupun pengguna dalam mencari informasi kesehatan. Mobile Health adalah sebuah terobosan dan inovasi teknologi dibidang kesehatan secara online. Mahasiswa ikut serta berperan memanfaatkan dengan kehadiran m-health tersebut dikarenakan kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan tersebut. Dalam menjalankan m-health tersebut dibutuhkan perlengkapan eletronik berupa handphone maupun laptop dan koneksi internet sebagai proses akses layanan kesehatan tersebut. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk membandingkan pelayanan m-health pada mahasiswa UNIS antara Halodoc dan Alodokter, (2) Untuk mengetahui seberapa baik pelayanan m-health di Indonesia, (3) Sebagai sarana belajar dan menambah wawasan terkait m-health pada mahasiswa UNIS antara Halodoc dan Alodokter pada mahasiswa UNIS. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara,observasi dan dokumentasi. Lokasi penelitian berada di lingkungan kampus UNIS Tangerang. Teori yang digunakan adalah Teori Kualitas Pelayanan (Parasuraman Zethaml 2004). Hasil Penelitian (1) Mahasiswa UNIS mengetahui persoalan mobile health yaitu Halodoc dan Alodokter. Namun diantara mereka dominan mengatakan dari segi akses halodoc lebih mudah diakses dibanding Alodokter yang cenderung registrasinya lebih rumit (Tangible) (2) Mahasiswa UNIS sangat merasakan kemanfaatan dikeduanya dari aspek reliability. (Reliability) (3) Mahasiswa UNIS menunjukkan bahawsanya Alodokter dan Halodoc memberikan respon yang cukup baik soal pelayanan kesehatan (Responsiveness) (4) UNIS Tangerang melahirkan mahasiswa yang kritis dibidangnya. Para mahasiswa memberika respon baik di halodoc soal jaminan data dan biaya walaupun halodoc sempat isu obat yang mahal itu tidak menjadikan mereka untuk berhenti konsultasi di layanan halodoc. Berbeda dengan Alodokter yang ternyata pengguna maupun mahasiswa sempat di isukan adanyan penipuan dan kebocoran data pribadi. (Assurance) (5) Halodoc dan Alodokter memberi wujud kepedulian pengguna dengan banyak nya fitur kesehatan yang telah mereka cetuskan. Mereka punya terobosan dalam memberikan empati bagi penggunanya secara efektif (Empathy).
Faktor Pendukung dan Penghambat Pengelolaan Pariwisata Pantai Tanjung Kait di Kabupaten Tangerang Rizal Fatli Maulana; Muhammad Rosul Asmawi; Pri Utami
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4133

Abstract

Abstrak Pantai Tanjung Kait merupakan Pantai yang terdapat di Kabupaten Tangerang yang dikategorikan dalam tahap berkembang dan berpotensi. Kurangnya perhatian dari Disporabudpar Kabupaten Tangerang dan kualitas SDM yang kurang baik memberikan dampak terhadap pengembangan Pantai Tanjung Kait. Menyikapi persoalan tersebut adanya Rencana Strategis Disporabudpar Kabupaten Tangerang diharapkan memberi peluang bagi Pantai Tanjung Kait menjadi wisata yang lebih maju. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan pariwisata Pantai Tanjung Kait di Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan datanya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor pendukung pengelolaan pariwisata Pantai Tanjung Kait meliputi adanya dukungan penuh dari pemerintah desa dan panorama yang indah, sedangkan faktor penghambat pengelolaan pariwisata Pantai Tanjung Kait meliputi hak kepemilikan tanah yang belum sepenuhnya milik pemerintah, kurangnya sarana dan prasarana, minimnya kesadaran masyarakat, belum adanya promosi wisata. Kata Kunci: Faktor Pendukung dan Penghambat, Pengelolaan Pariwisata. Abstract Tanjung Kait Beach is a beach located in Tangerang Regency which is categorized in the developing and potential stage. The lack of attention from the Tangerang Regency Disporabudpar and the poor quality of human resources have an impact on the development of Tanjung Kait Beach. Responding to this problem, the Tangerang Regency Disporabudpar Strategic Plan is expected to provide an opportunity for Tanjung Kait Beach to become a more advanced tourism. The purpose of this study was to determine the supporting and inhibiting factors in the management of Tanjung Kait Beach tourism in Tangerang Regency. This study uses qualitative research methods by conducting observations, interviews and documentation as data collection techniques. The results of this study indicate that the supporting factors for Tanjung Kait Beach tourism management include full support from the village government and a beautiful panorama, while the inhibiting factors for Tanjung Kait Beach tourism management include land ownership rights that are not fully owned by the government, lack of facilities and infrastructure, lack of public awareness, there is no tourism promotion. Keywords: Supporting and Inhibiting Factors, Tourism Management.