Anny Sovia
Universitas Negeri Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Saringgong: An Alternative Media for Slow Learner Students in Learning Mathematics Anny Sovia; Yulyanti Harisman; Ronal Rifandi
Rangkiang Mathematics Journal Vol. 1 No. 1 (2022): Rangkiang Mathematics Journal
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Padang (UNP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.906 KB) | DOI: 10.24036/rmj.v1i1.6

Abstract

The purpose of this study is to describe the traditional Indonesian game (namely Saringgong) as a medium for slow learner students in learning mathematics. Saringgong is a game that utilizes gravels as a medium. This research is a descriptive study with a qualitative approach, the method that used is ethnography. Data were collected by using ethnographic principles, such as interviews, observations, documentation, and field notes. The results of this study illustrate that the traditional game Saringgong can be used as an alternative learning medium for Slow Learner students to practice numeracy skills, increase focus and motivation of students in learning mathematics.
MISKONSEPSI MAHASISWA PADA MATA KULIAH KALKULUS DALAM PROSES PEMBELAJARAN DARING Suherman Suherman; Pipin Sumarni; Yulyanti Harisman; Sri Sumarwati; Anny Sovia; Hamdani Syaputra
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7453

Abstract

Kecepatan mahasiswa dalam memahami materi kalkulus yang dijelaskan dosen sangat bervariasi. Hal ini menyebabkan munculnya masalah miskonsepsi pada materi kalkulus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis miskonsepsi mahasiswa pada mata kuliah kalkulus yang berkuliah secara daring. Indikator miskonsepsi yang digunakan pada penelitian ini adalah Indikator Newman’s Error Analysis (NEA). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Seratus lima belas (115) orang mahasiswa pendidikan matematika Universitas Negeri Padang dijadikan sebagai subjek penelitian. Tujuh soal tes pada materi kalkulus dan wawancara terbuka dijadikan sebagai instrumen penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh mahasiswa yang mengalami miskonsepsi berdasarkan klasifikasi NEA adalah:  reading error 60%, comprehention error 67%, transformation error 93%, process skill error 67%, dan encoding error 91%.  Banyak faktor yang mempengaruhi miskonsepsi mahasiswa seperti cara mengajar dosen, faktor dari dalam diri mahasiswa, dan bahan ajar yang disiapkan oleh dosen.
Desain Lintasan Belajar Konsep Fungsi Linear Berbasis PjBL untuk Membangun Kemampuan Berpikir Komputasional Peserta Didik Jenjang SMP Nadila Ramadhan; Puspita Sari; Anny Sovia
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.101.07

Abstract

Pembelajaran fungsi linear selama ini cenderung berfokus pada pencapaian konsep matematis tanpa mengintegrasikan kemampuan berpikir komputasional (Computational Thinking/CT). Padahal, CT dapat dikembangkan seiring dengan pembelajaran materi tersebut. Pembelajaran berbasis proyek (PjBL) diketahui efektif dalam membangun kemampuan CT, namun penerapannya dalam konteks fungsi linear masih terbatas. Hingga kini, belum ada lintasan belajar yang secara spesifik dirancang untuk mengembangkan kemampuan CT dalam materi fungsi linear. Penelitian ini bertujuan merancang lintasan belajar yang valid pada materi fungsi linear berbasis PjBL untuk membangun kemampuan CT peserta didik. Kemampuan CT yang dikembangkan meliputi dekomposisi, berpikir algoritmik, generalisasi, dan abstraksi. Metode penelitian ini adalah design research dengan tiga tahapan yaitu: 1) Preliminary Design (observasi, wawancara, dan kajian literatur), 2) Teaching Experiment (implementasi HLB), dan 3) Retrospective Analysis (evaluasi dan perbaikan HLB). Subjek penelitian ini adalah 36 peserta didik kelas VIII SMP 275 Jakarta. Validasi lintasan belajar dilakukan melalui expert review dan validasi empiris pada tahap teaching experiment. Temuan penelitian menunjukkan lintasan belajar yang dikembangkan dapat memfasilitasi peserta didik dalam mengembangkan kemampuan CT secara bertahap melalui aktivitas kontekstual berbasis proyek. Lintasan ini tervalidasi secara teoritis dan empiris serta dapat dijadikan hipotesis lintasan belajar yang menjadi rujukan dalam pengembangan pembelajaran fungsi linear berbasis projek di kelas matematika tingkat SMP.