Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Siswa Tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Sekolah SMA Islam Syarif Immamuzzahidin di Kabupaten Lombok Tengah Ris Widianti; Candra Eka Puspitasari; Nadya Arianita Turisia; Neneng Rachmalia Izzatul Mukhlishah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.676 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2211

Abstract

PHBS di Lingkungan sekolah merupakan suatu perilaku yang dipraktikkan oleh siswa, guru dan masyarakat lingkungan sekolah sebagai suatu upaya untuk mencegah penyakit, meningkatkan kualitas kesehatan, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan yang sehat. PHBS disekolah merupakan tatanan awal untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas. Tujuan penyuluhan adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tatanan institusi pendidikan di SMA Islam Syarif Imamuzzahidin. Metode yang dilakukan melalui penyuluhan PHBS kepada siswa SMA Islam Syarif Imamuzzahidin dilakukan dengan menggunakan alat ukur kuesioner yang telah tervalidasi yang diberikan sebelum penyampaian materi dan setelah penyampaian materi. Setelah penyuluhan PHBS dilakukan, pengetahuan siswa tentang PHBS mengalami peningkatan (79,03%) dibandingkan pengetahuan sebelum dilakukan penyuluhan(77,11%). Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan ini dapat menambah pengetahuan siswa tentang PHBS.
Artikel review: Perawatan tradisional Indonesia bagi ibu pada masa nifas Lola Aprilia; Neneng Rachmalia Izzatul Mukhlishah
Sasambo Journal of Pharmacy Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/sjp.v4i1.206

Abstract

Indonesia is a country that has a variety of cultures. The ethnic groups that are widespread in Indonesia have diverse cultures with their own characteristics. Culture is believed to be useful in aspects of life, one of which is related to medicine. Traditional medicine in Indonesia is a unique culture passed down from time to time, from one generation to another. This treatment is more sought after by the community because it is easy to obtain and affordable. This article purpose is to provide an overview of traditional treatments in Indonesia from several regions in Indonesia from Sabang to Merauke. This review contains care for mothers in the postpartum period from the characteristics of each region by utilizing typical Indonesian plants that grow in the surrounding environment. The cultural heritage related to this treatment is still maintained and is carried out by some people.
Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Madrasah Ibtidaiyah Islahul Muta'alim Indriani, Zulfia Ika; Rinta Putri Yanuar; Tity Afriliani; Syauzatta Amani; Neneng Rachmalia Izzatul Mukhlishah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.10286

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) tidak hanya diterapkan pada lingkungan rumah tetapi lingkungan sekolah juga penting dilakukan penerapan PHBS. Salah satu masalah kesehatan yang paling sering muncul akibat tidak melaksanakan penerapan PHBS terutama pada anak usia 6-12 tahun seperti diare, tifus, penyakit kulit, cacingan, dan ISPA. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah sosialisasi dengan pemaparan materi menggunakan Powerpoint yang dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab dan diakhiri dengan demonstrasi cara mencuci tangan yang baik dan benar. Dengan dilakukannya pemaparan materi terkait PHBS di sekolah diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan minat dalam penerapan PHBS di untuk menciptakan lingkungan sekolah nyaman dan bersih.
PENGARUH TANAMAN KOPASANDA (CHROMOLAENA ODORATA) SEBAGAI TERAPI PENGOBATAN LUKA BAKAR Rifki Ahmad Eka Putra; Neneng Rachmalia Izzatul Mukhlishah
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i3.2374

Abstract

ABSTRAK Kopasanda atau Chromolaena odorata merupakan tanaman obat tradisional yang sering digunakan untuk penyembuhan luka. Secara khusus, bagian dari tanaman ini telah digunakan dalam pengobatan luka, infeksi kulit, dan luka bakar. Selain itu, juga telah terbukti memiliki sifat antikanker, anti-inflamasi, antimikroba, dan antioksidan. Sedangkan tujuan dari karya tulis ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kopasanda pada proses penyembuhan luka bakar. Metode review jurnal yang digunakan dengan mengumpulkan jurnal - jurnal yang telah dipublikasikan melalui database elektronik seperti PubMed, Google Scholar, Research Gate. Penelusuran jurnal dilakukan dengan menggunakan keyword “Chromolaena odorata untuk luka bakar” dan “Chromolaena odorata as a wound treatment. Luka bakar merupakan kerusakan kulit yang disebabkan oleh trauma panas atau trauma dingin. Pengobatan dari luka bakar dapat dilakukan secara medis maupun tradisional. Salah satu tanaman yang sering digunakan sebagai ob at tradisional untuk penyembuhan luka adalah Kopasanda (Chromolaena odorata). Tanaman ini memiliki kandungan seperti flavonoid, saponin, tanin dan alkaloid yang dapat bermanfaat sebagai anti inflamasi, antioksidan dan antibakteri sehingga dapat digunakan sebagai pengobatan tradisional penyembuhan luka. Kata Kunci : Chromolaena odorata, Luka bakar, Terapi, Kopasanda ABSTRACT kopasanda or Chromolaena odorata is a traditional medicinal plant that is often used for wound healing. In particular, parts of this plant have been used in the treatment of wounds, skin infections, and burns. In addition, it has also been shown to have anticancer, anti-inflammatory, antimicrobial, and antioxidant properties. While the purpose of this paper is to determine the effect of Kopasanda extract on the healing process of burns. The journal review method used is by collecting journals that have been published through electronic databases such as PubMed, Google Scholar, Research Gate. Journal searches were carried out using the keywords “Chromolaena odorata for burns” and “Chromolaena odorata as a wound treatment. Burns are skin damage caused by heat trauma or cold trauma. Treatment of burns can be done medically or traditionally. One of the plants often used as traditional medicine for wound healing is Kopasanda (Chromolaena odorata). This plant has ingredients such as flavonoids, saponins, tannins and alkaloids which can be used as anti-inflammatory, antioxidant and antibacterial so that it can be used as a traditional wound healing treatment. Keywords: Chromolaena odorata, burns
Pengaruh Perbedaan Metode Ekstraksi Terhadap Aktivitas Antibakteri (Pseudomonas aeruginosa) pada Daun Teh Hijau (Camellia sinensis L.) Baiq Rani Salsabiella; Lina Permatasari; Neneng Rachmalia Izzatul Mukhlishah; Metta Octora
Acta Chimica Asiana Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : The Indonesian Chemical Society, Chapter Nusa Tenggara and The University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/aca.v9i1.261

Abstract

Pseudomonas aeruginosa is an opportunistic gram-negative bacterium and is often the most common cause in people with immunocompromised problems. Infections by this bacterium, especially in patients with impaired immunity, are difficult to treat due to a number of antibiotic resistance mechanisms. The polyphenol compound Epigallocatechin Gallate (EGCG) contained in Camellia sinensis L. is known to have antibacterial activity against several bacteria so that it has the potential as an antibiotic to overcome the problem of antibiotic resistance in Pseudomonas aeruginosa. To obtain this compound, extraction with the right method is needed. In addition, the EGCG was dominant extracted at the ethyl acetate fraction. This study aims to analyze the effect of extraction methods on EGCG content and antibacterial activity (Pseudomonas aeruginosa) of ethyl acetate fractions of green tea leaves (EAFGL). The research design is an experimental laboratory using a true experimental posttest only control group design. Green tea leaf powder was extracted with 96% ethanol using the sonication and maceration methods, then fractionated evenly with n-hexane, chloroform and ethyl acetate solvents. The EGCG content of EAFGL was determined using High Performance Liquid Chromatography (HPLC). Antibacterial activity of EAFGL at the concentration 12.5; 50; 100; and 200 mg/mL were carried out using the disc diffusion method. Positive and negative control groups used Aztreonam and 10% DMSO, respectively. The antibacterial activity of EAFGL was analyzed using the Kruskal-Wallis and Mann-Whitney test. The results showed that EAFGL extracted using maceration revealed significantly higher EGCG content (170,97 ±17,51 µg EGCG/mg fraction). The EAFGL at a concentration of 200 mg/mL, obtained through maceration, exhibited the significantly (p<0.05) highest antibacterial activity against P. aeruginosa with the inhibition zone of 16.7 mm. Therefore, maceration is an appropriate method for extracting green tea leaves, as it can produce optimal EGCG content and antibacterial activity.