Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Buah Ceremai (Phyllanthus Acidus) terhadap Penggumpalan Susu Sapi Jenis FH (FRIESH HOLLAND) dalam Pembuatan Keju Chevi Ardiana,M.PKim
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.618 KB)

Abstract

AbstrakSusu merupakan nutrisi tambahan yang dibutuhkan oleh manusia. Kebutuhan akan susu terus meningkat. Susu yang sering dikonsumsi oleh manusia sebagian besar berasal dari susu sapi. Hasil olahan dari susu sapi diantaranya keju. Keju dihasilkan dari hasil pemisahan antara whey dan curd melalui proses fermentasi. Proses ini melibatkan aktivitas mikroba yang berlangsung secara aerob dan anaerob. Pembuatan keju melibatkan proses penggumpalan susu dengan bantuan enzim rennet. Enzim rennet tergolong sukar untuk didapatkan dan harganya relatif mahal. Sehingga diperlukan pengganti dari enzim tersebut dalam proses penggumpalan susu. Ekstrak buah ceremai (Phyllanthus Acidus) dapat digunakan dalam proses penggumpalan susu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak buah ceremai ((Phyllanthus Acidus) yang optimal berpengaruh terhadap proses penggumpalan susu sapi jenis FH (Friesh Holland) dalam pembuatan keju dilihat dari waktu penggumpalannya. Ekstrak buah ceremai (Phyllanthus Acidus) diperoleh dengan cara menghancurkannya dengan menggunakan blender sampai halus, kemudian dituangkan ke dalam saringan dan diperas untuk mendapatkan cairannya (ekstrak). Ekstrak ini digunakan untuk 5 perlakuan dengan variasi konsentrasinya 50%, 60%, 70%, 80%,dan 90%. dengan 5 pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konsentrasi ekstrak buah ceremai 90% menghasilkan waktu penggumpalan yang optimal dengan rata-rata waktu penggumpalannya 5,4 menit. Berdasarkan fakta tersebut menunjukkan bahwa ekstrak buah ceremai (Phyllanthus Acidus) berpengaruh terhadap waktu penggumpalan susu sapi dalam pembuatan keju sehingga dapat dijadikan bahan alternatif pengganti enzim rennet dalam pembuatan keju dari susu sapi. Kata-kata kunci: konsentrasi, ekstrak buah ceremai, susu sapi.
Isolasi dan Karakterisasi Selulosa Mikrokristal dari Nata De Coco untuk Bahan Pembuatan Tablet Chevi Ardiana,M.PKim
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.499 KB)

Abstract

AbstrakNata de coco merupakan salah satu produk makanan hasil fermentasi Acetobacter xylinum dalam substrat air kelapa yang mengandung gula yang merupakan selulosa bakteri, yang identik dengan selulosa yang berasal dari tumbuhan. Selulosa merupakan suatu bahan yang penting untuk membuat berbagai sediaan farmasi. Hasil penelitian memperlihatkan, isolasi dengan metode ekstraksi menggunakan natrium hidroksida 18% menghasilkan a-selulosa dengan rendemen sebesar 93,48%, kemudian dilanjutkan dengan hidrolisa a-selulosa menggunakan 2,5N asam klorida dan menghasilkan mikrokristalin selulosa dengan rendemen sebesar 78,79%. Karakterisasi selulosa yang diperoleh meliputi pH, susut pengeringan, berat jenis, kompresibilitas dan daya serap air. Pengukuran derajat keputihan, ukuran partikel dan analisis menggunakan spektrofotometer inframerah, scanning electron microscope (SEM) serta difraktometer sinar-x dilakukan terhadap selulosa mikrokristal. Berdasarkan data yang diperoleh dapat dikatakan bahwa selulosa mikrokristal dan Avicel PH-102 mempunyai spektrum inframerah dan difraksi sinar-x yang mirip serta rumus kimia yang sama yaitu (C6H10O5)n. Kata – kata kunci: Isolasi, Selulosa Mikrokristal, Nata De Coo, Ekstraksi.